Lokal
Share this on:

Dinilai Tak Adil, Pedagang Pasar Pagi Protes Putusan PN Tegal

  • Dinilai Tak Adil, Pedagang Pasar Pagi Protes Putusan PN Tegal
  • Dinilai Tak Adil, Pedagang Pasar Pagi Protes Putusan PN Tegal

TEGAL - Putusan pengadilan yang mengabulkan gugatan sederhana investor terhadap pedagang Pasar Pagi Tegal dinilai tidak adil. Pasalnya, hakim yang memutuskan perkara itu dinilai mengabaikan salah satu perjanjian pasar pagi.

Karenanya, para pedagang mengajukan keberatan atas putusan tersebut kepada Ketua PN Tegal. Sementara dari pihak pengadilan berupaya untuk menempuh jalur perdamaian terkait sengketa Pasar Pagi Tegal itu.

Ketua Paguyuban Pasar Pagi Tegal R. Chrisanto Adhitomo mengatakan aksi pedagang Pasar Pagi Blok B dan C mengatakan Putusan Pengadilan Negeri (PN) Tegal yang memenangkan gugatan investor tidak adil. Pasalnya, setelah pembayaran ganti rugi senilai Rp12,6 miliar seharusnya Pasar Pagi Tegal sudah kembali kepada Pemkot Tegal.

"Namun, pada kenyataanya, investor malah mengajukan gugatan kepada para pedagang. Dan gugatan itu dikabulkan oleh pengadilan," katanya.

Terkait itu, kata Crhisanto, pihaknya mengajukan keberatan atas keputusan itu. Sebab, tidak berazaskan keadilan dan dari beberapa hakim yang memutus perkara itu menggunakan pertimbangan hukum yang hampir identik.

Selain itu, imbuh Crhisanto, pihaknya menuntut agar hakim yang ditunjuk untuk menyidangkan keberatan bukan yang pernah terlibat dalam sidang sebelumnya. Karena dikhawatirkan keputusannya akan sama.

Menanggapi itu, Ketua Pengadilan Negeri (PN) Tegal Djoni Witanto mengatakan akan mengupayakan proses mediasi terhadap persoalan itu. Nantinya, pengadilan akan mengundang pihak-pihak terkait untuk membicarakan masalah ini.

"Kita akan upayakan jalan damai untuk persoalan ini," pungkas Djoni. (muj/zul)

Maaf tidak bisa mengambil data, ada masalah dengan server kami!