• Home
  • Berita Lokal
  • Diperintahkan Lepas Baju saat Wawancara, Empat ABG Lapor Polisi

Lokal
Share this on:

Diperintahkan Lepas Baju saat Wawancara, Empat ABG Lapor Polisi

  • Diperintahkan Lepas Baju saat Wawancara, Empat ABG Lapor Polisi
  • Diperintahkan Lepas Baju saat Wawancara, Empat ABG Lapor Polisi

DAMPINGI – MZ (tengah), terduga pencabulan terhadap calon karyawati, saat diperiksa. (m. dhia thufail/radar pekalongan)

GRINGSING - Kepolisian Resor Batang melalui Kepolisian Sektor Gringsing belum lama ini berhasil meringkus terduga pelaku praktik pencabulan. Pelaku yakni MZ (34), warga Dukuh Kayen Desa Banyuputih Kabupaten Batang, yang bekerja sebagai manajer penyedia jasa konstruksi.

MZ diringkus anggota kepolisian karena diduga telah melakukan perbuatan cabul terhadap calon karyawatinya. Tidak hanya seorang, melainkan ada empat orang karyawati yang mengaku mengalami pelecehan seksual.

Perbuatan cabul itu diketahui dilakukan MZ, Jumat (20/3) lalu, di ruangan kantor tempatnya bekerja. MZ yang telah berkeluarga dan mempunyai seorang anak itu langsung dilaporkan keempat korbannya ke Polsek Gringsing.

Kapolres Batang AKBP Edi Suranta Sinulingga melalui Kapolsek Gringsing AKP Sugiyanto menjelaskan memang RB tempat terduga MZ bekerja sedang membuka lowongan pekerjaan untuk seorang wanita sebagai tenaga administrasi.

”Lowongan itu menarik enam orang untuk mengajukan lamaran ke kantor RB. Namun, hanya ada empat orang yang dipanggil oleh MZ untuk wawancara. Yaitu Gt (21), warga Desa Kutosari Gringsing; Ad (18) dan Mir (18), warga Desa Sentul; dan DN (19), warga Desa Penundan,” jelasnya.

Terduga MZ, kata Kapolsek, sengaja mengambil hari Jumat untuk melakukan tes wawancara. Karena RB meliburkan karyawan pada hari tersebut. Dengan demikian, suasana kantor sepi.

Kesempatan itulah yang digunakan oleh terduga untuk melancarkan aksi bejatnya. ”Oleh MZ, keempat korban dipanggil satu-persatu kemudian disuruh telanjang bulat dengan alasan untuk memeriksa tato dan tindik di tubuh korban. Korban juga disuruh kencing untuk pemeriksaan air seni. Bahkan, dengan alasan agar tidak dipalsukan, terduga melihat langsung saat korban kencing,” jelasnya.

Salah seorang korban, Gt mengaku, disentuh di beberapa bagian tubuh sensitifnya. Korban merasa seperti disirap dan tidak bisa menolak perintah tersangka. Setelah di rumah, barulah korban sadar dan bercerita kepada keluarganya serta malapor ke Polsek Gringsing.

Keesokan harinya, terduga MZ masuk kantor seperti biasa dan tidak menyangka perbuatannya akan berbuntut panjang. Tidak disangka, di luar sudah berkumpul massa yang tidak terima dengan perbuatan terduga dan akan menghakimi MZ.

Beruntung, aparat bertindak sigap dengan mengamankan terduga dan membawanya ke Kantor Polsek Gringsing. Dengan demikian, tidak terjadi hal-hal yang tidak diinginkan. Di hadapan polisi, terduga mengakui semua perbuatannya dan melakukan itu untuk kepuasan seksual semata.

Pihak manajemen perusahaan juga tidak pernah memerintahkan tes seperti itu pada penerimaan karyawan. ”Terduga akan dijerat dengan pasal 294 KUHP tentang Perbuatan Cabul dengan hukuman 7 tahun penjara,” tandas Sugiyanto. (fel/fat/zul)

Berita Sebelumnya

Aliran PDAM Crat Crit Lagi
Aliran PDAM Crat Crit Lagi

Berita Berikutnya


Berita Sejenis

Produk Asal Kota Tegal Banyak yang Belum Ber-HAKI

Produk Asal Kota Tegal Banyak yang Belum Ber-HAKI

Potensi produk-produk yang dihasilkan di Kota Tegal cukup tinggi. Sayangnya, hingga saat ini produk itu belum memiliki sertifikat Hak Kekayaan Intelektual (HAKI


Mangkal di Warung Remang-remang Jalingkos, Empat PSK Dirazia

Mangkal di Warung Remang-remang Jalingkos, Empat PSK Dirazia

Pemkab Tegal melalui Dinas Sosial mengirim empat wanita yang diduga sebagai Pekerja Seks Komersial (PSK) ke Panti Sosial Karya Wanita Pasar Rebo, Jakarta.


Masuk Tahapan Kampanye Pemilu, Polisi Mulai Diterjunkan

Masuk Tahapan Kampanye Pemilu, Polisi Mulai Diterjunkan

Polres Tegal mengerahkan dua pertiga personel yang dimiliki untuk mengamankan pemilu presiden (pilpres) dan pemilu legislatif (pileg) 2019.


Amankan Pemilu 2019, 365 Polisi Disiagakan 397 Hari

Amankan Pemilu 2019, 365 Polisi Disiagakan 397 Hari

Mengamankan jalannya tahapan pemilu 2019, jajaran Polri menggelar operasi Mantap Brata 2019 di seluruh wilayah.


Simulasi Demo, Tiga Polisi Digigit Anjing Pelacak, Bahkan Ada yang sampai Dijahit

Simulasi Demo, Tiga Polisi Digigit Anjing Pelacak, Bahkan Ada yang sampai Dijahit

Polres Tegal menggelar simulasi penanganan unjuk rasa pemilu 2019 untuk mengantisipasi munculnya ketidakpuasan terhadap hasil pemilu, Rabu (19/9).


Sepeda Motornya Jatuh saat Nyalip, Dokter Tewas Seketika Terlindas Bus

Sepeda Motornya Jatuh saat Nyalip, Dokter Tewas Seketika Terlindas Bus

Kecelakaan maut terjadi di Ruas Jalan Raya Balapulang, tepatnya di Areal Hutan Jati Balapulang Kabupaten Tegal, Jumat (14/9).


 Kendalikan Sampah Plastik, Siswa Diwajibkan Bawa Alat Makan dari Rumah

Kendalikan Sampah Plastik, Siswa Diwajibkan Bawa Alat Makan dari Rumah

Salah satu sekolah di Kabupaten Brebes mewajibkan siswanya membawa alat makan sendiri untuk keperluan makan dan minum saat jam istirahat.


Buntut Kasus Bokong Semar, Empat Pejabat Pemkot Diperiksa

Buntut Kasus Bokong Semar, Empat Pejabat Pemkot Diperiksa

Empat pejabat Pemkot Tegal sejak sepekan kemarin terlihat keluar masuk ruang penyidik Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Mapolres Tegal Kota.


Oleng saat Salip Motor, Tiga Mobil Malah Tabrakan Betuntun

Oleng saat Salip Motor, Tiga Mobil Malah Tabrakan Betuntun

Kecelakaan beruntun melibatkan tiga kendaraan terjadi di Jalan Raya Tegal-Purwokerto, Desa Dukuhlo Kecamatan Lebaksiu Kabupaten Tegal, Selasa (11/9) sore.


Ketahuan Berduaan di Kamar Kos, Dua Pasangan ABG Diangkut Polisi

Ketahuan Berduaan di Kamar Kos, Dua Pasangan ABG Diangkut Polisi

Operasi Cipta Kondisi yang digelar Polres Tegal Kota bergasil mengamankan dua pasangan anak baru gede (ABG), Minggu (9/9) pagi.



Maaf tidak bisa mengambil data, ada masalah dengan server kami!