Lokal
Share this on:

Direstui Mbah Dim, Mas Ardie Diingatkan Ngopeni NU dan Rakyat

  • Direstui Mbah Dim, Mas Ardie Diingatkan Ngopeni NU dan Rakyat
  • Direstui Mbah Dim, Mas Ardie Diingatkan Ngopeni NU dan Rakyat
  • Direstui Mbah Dim, Mas Ardie Diingatkan Ngopeni NU dan Rakyat
  • Direstui Mbah Dim, Mas Ardie Diingatkan Ngopeni NU dan Rakyat

KENDAL - Usai disahkan pencalonannya sebagai pasangan calon bupati dan wakil bupati tegal oleh KPU Kabupaten Tegal, calon wakil bupati (cawabup) Sabilillah Ardie langsung menggelar tasyakuran dengan menyantuni yatim piatu dan bersilaturahmi ke kediaman KH. Dimyati Rois di Kaliwungu, Kendal.

“Kabar baik yang harus disyiarkan ke masyarakat termasuk para habib dan ulama. Bahwa di pikada Kabupaten Tegal, pasangan Umi–Ardie lolos dan akan mewakili perjuangan warga NU,” kata KH. Dimyati Rois yang karib disapa Mbah Dim ini.

Di hadapan Mbah Dim, Sabilillah Ardie yang akrab disapa Mas Ardie bersyukur dan siap menjalankan proses selanjutnya. Selain itu, di juga akan konsiten mengawal perjuangan untuk melanjutkan amanat Enthus Susmono bersama Umi Azizah.

“Alhamdulillah, sesungguhnya ini adalah awal dari perjalanan panjang. Dukungan masyarakat dan semua elemen warga Kabupaten Tegal sangat saya butuhkan, untuk meneruskan perjuangan dan cita-cita almarhum Ki Enthus,” kata Mas Ardie.

Ketika ditanya perihal persiapannya, Mas Ardie mengaku, belum memiliki banyak persiapan menghadapi kontestasi lima tahunan di Kabupaten Tegal ini. Meski begitu, dengan dukungan seluruh komponen masyarakat Kabupaten Tegal, NU, dan kekuatan doa para ulama, dia optimis akan menjadi energi yang luar biasa untuk bergerak dan berbuat yang terbaik bagi kemajuan dan kesejahteraan masyarakat di Kabupaten Tegal.

“Tidak banyak persiapan, karena sangat pendek. Tapi ini bagian takdir yang harus saya jemput. Bismillah dengan doa para ulama, habib, dan kiai, ayo warga Kabupaten Tegal kita bergandeng tangan bergerak menjemput kemenangan,” pinta putra dari Bachrudin Nasori itu.

Di kediaman Mbah Dim, Mas Ardie juga mendapatkan restu sekaligus petuah agar menjadi pemimpin yang ngopeni masyarakat dan warga NU Kabupaten Tegal. “Pesan spiritualitas dan doa yang beliau titipkan, antara lain untuk kemajuan NU dan pesantren-pesantren,” tambah Bachrudin Nasori. (far/zul)

Maaf tidak bisa mengambil data, ada masalah dengan server kami!