• Home
  • Berita Lokal
  • Disergap Polisi, Kernet dan Sopir Truk Muat Kayu Jati Ilegal Nyebur ke Sungai

Lokal
Share this on:

Disergap Polisi, Kernet dan Sopir Truk Muat Kayu Jati Ilegal Nyebur ke Sungai

  • Disergap Polisi, Kernet dan Sopir Truk Muat Kayu Jati Ilegal Nyebur ke Sungai
  • Disergap Polisi, Kernet dan Sopir Truk Muat Kayu Jati Ilegal Nyebur ke Sungai

SLAWI - Satuan Reseserse Kriminal (Reskrim) Polres Tegal membekuk Solikhin (37), warga Desa Wlahar Kecamatan Larangan Kabupaten Brebes, Selasa (3/7) lalu. Dia diamankan karena melakukan pencurian kayu di kawasan hutan milik Perhutani.

Dari tanggannya, polisi berhasil mengamankan puluhan batang kayu jati. Solikhin alias Nanang ditangkap, setelah anggota Unit Tipiter Satreskrim Polres Tegal menyergap truk yang mengangkut kayu jati di Jalan Raya Klonengan-Larangan Desa Margayu Kecamatan Margasari Kabupaten Tegal, pada 6 Juni sekitar pukul 18.00 WIB.

Penyerapan tersebut setelah sebelum ada anggota Unit Tipiter yang sedang melakukan patroli, curiga dengan truk yang melaju dari arah selatan dengan muatan kayu bakar.‎ Setelah dikejar dan dihentikan, pengemudi dan kernet truk berwarna kuning tanpa nomor polisi itu, langsung kabur dengan cara menceburkan diri ke sungai.

‎Saat dilakukan pengecekan, truk tersebut memuat 24 batang kayu jati dengan diameter 10-20 cm. Kayu-kayu glondongan tersebut ditutupi dengan tumpukan kayu bakar untuk menyamarkan. Beserta truk, barang bukti itu kemudian diamankan di Mapolres Tegal.

Kepala Satuan Reskrim Polres Tegal AKP Bambang Purnomo mengatakan, ‎tersangka ditangkap setelah pihaknya lebih dulu mengamankan kayu jati hasil curian. "Modusnya kayu jati hasil curian ditutupi kayu bakar saat dibawa menggunakan truk," ujar Bambang, Kamis (12/7).

Akibat perbuatannya, tersangka dijerat‎ pasal 83 UU Nomor 18 Tahun 2013 tentang Pencegahan dan Pemberantasan Kerusakan Hutan dengan ancaman hukuman lima tahun kurungan penjara. (far)

Maaf tidak bisa mengambil data, ada masalah dengan server kami!