• Home
  • Berita Lokal
  • Ditegur Satpol PP, Warung Lesehan Bu Ani yang Sempat Viral Tutup

Lokal
Share this on:

Ditegur Satpol PP, Warung Lesehan Bu Ani yang Sempat Viral Tutup

  • Ditegur Satpol PP, Warung Lesehan Bu Ani yang Sempat Viral Tutup
  • Ditegur Satpol PP, Warung Lesehan Bu Ani yang Sempat Viral Tutup

SLAWI - Setelah sempat viral di media sosial, Warung Lamongan Indah Lesehan Bu Anny di depan Kantor Kecamatan Slawi, Kamis (30/5) lalu, tutup. Tutupnya warung lesehan yang menjual aneka masakan dan makanan seafood tersebut, setelah sebelumnya didatangi petugas dari Dinas Perdagangan, Koperasi dan UKM serta Satpol PP Kabupaten Tegal.

Kepala Satpol PP Kabupaten Tegal Berlian Adji mengakui anggotanya sudah mendatangi warung lesehan dimaksud, untuk melakukan klarifikasi tentang kebenaran kabar yang sempat viral di medsos. Menurut Berlian, anggotanya langsung berbicara dengan pemiliknya.

"Intinya agar saat berjualan tidak merugikan konsumen. Kalau nanti masih membandel, anggotanya akan melakukan penertiban," katanya.

Sementara itu salah seorang pemilik warung lesehan seafood di Slawi Kartono, Jumat (31/5), mengaku senang dengan ditutupnya warung lesehan yang sudah menggemparkan dan viral di media sosial, karena harganya yang sangat mahal. Dikatakan Kartono, viralnya warung itu cukup mempengaruhi omset pedagang lesehan seafood lainnya.

"Saya sangat senang kalau warung lesehan itu ditutup, syukur kalau selamanya. Karena selain sudah merugikan pedagang lain yang berjualan dengan harga standar, nama Kabupaten Tegal juga ikut jelek," ungkapnya.

Viralnya harga yang sangat mahal di lesehan itu, papar Kartono, berimbas pula pada bisnis kuliner yang ada di Kabupaten Tegal. Beruntung Dinas Perdagangan, Koperasi dan UKM langsung bertindak cepat fdengan mendatangi pemilik warung dimaksud.

"Terima kasih pada Pemkab Tegal melalui Disperkop dan UKM yang telah mendatangi pemilik warung. Ke depan, kami mememinta supaya soal harga disamakan dengan pedagang lainnya," tambahnya. (guh/zul)


Berita Sejenis

Uniknya Pelayanan di Kelurahan Sugihwaras, Warga Wajib Bawa Sampah Plastik

Uniknya Pelayanan di Kelurahan Sugihwaras, Warga Wajib Bawa Sampah Plastik

Sampah plastik menjadi persoalan pencemaran lingkungan yang sedang dihadapi. Sudah menjadi pengetahuan bersama bahwa sampah berbahan ini sulit teruai.


Proses Pemadaman Api Terkendala Minimnya Peralatan

Proses Pemadaman Api Terkendala Minimnya Peralatan

Kebakaran hutan yang terjadi di Lereng Gunung Slamet, Dusun Sawangan dan Kalipedes semakin meluas.


Tak Terlihat Tiga Hari, ABG Tewas di Rumahnya yang Terkunci

Tak Terlihat Tiga Hari, ABG Tewas di Rumahnya yang Terkunci

Nurlia Amanda Saputri (15), warga Desa Kramat, Jatibarang, Brebes ditemukan tewas di dalam rumahnya, Kamis (19/9) malam.


Polisi Bentuk Tim Atasi Kebakaran Lereng Gunung Slamet

Polisi Bentuk Tim Atasi Kebakaran Lereng Gunung Slamet

Untuk mengatasi kebakaran 18 hektare hutan lindung yang berada di Petak 48 dan 16, Polres Tegal membentuk tim penanggulangan.


Ambulans Bawa Jenazah Tabrak Truk, Empat Tewas Seketika

Ambulans Bawa Jenazah Tabrak Truk, Empat Tewas Seketika

Ambulans jenazah yang melaju dari arah Jakarta menuju ke Semarang menabrak truk di Jalan Tol PPTR Jalur A KM 300+400 tepatnya di Desa Kendayakan Kecamatan Waruj


Gelandangan di Tengah Kota, Enam Orang Gila Diamankan

Gelandangan di Tengah Kota, Enam Orang Gila Diamankan

Enam orang gila diamankan Dinas Sosial dan personel Satpol PP Kabupaten Brebes, Kamis (19/9).


Polisi Gadungan Ternyata Sudah Bawa Kabur Tiga Gadis Incarannya

Polisi Gadungan Ternyata Sudah Bawa Kabur Tiga Gadis Incarannya

Polisi gadungan Tasima (28) warga Cirebon yang membawa kabur gadis Pemalang, ternyata bukan pertama kali melakukan aksinya.


Buruh Tani Ngaku Polisi untuk Pikat Gadis Incaran, Lalu Dibawa Kabur

Buruh Tani Ngaku Polisi untuk Pikat Gadis Incaran, Lalu Dibawa Kabur

Polisi gadungan yang membawa kabur gadis Pemalang, Sari, ternyata kesehariannya berprofesi sebagai buruh tani.


Dosen dan Mahasiswa di Tegal Tolak UU KPK yang Baru

Dosen dan Mahasiswa di Tegal Tolak UU KPK yang Baru

Puluhan mahasiswa dan civitas akademika dari salah satu universitas ternama di Kota Tegal menggelar aksi penolakan disyahkannya Undang-undang (UU) KPK yang baru


Panitia Pilkades Gumayun Diduga Teledor

Panitia Pilkades Gumayun Diduga Teledor

Riak kecil mulai mengemuka di tahapan Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) serentak gelombang ketiga yang akan digelar 20 November 2019.



Maaf tidak bisa mengambil data, ada masalah dengan server kami!