Lokal
Share this on:

Dolar Naik, Harga Kedelai Mulai Melonjak

  • Dolar Naik, Harga Kedelai Mulai Melonjak
  • Dolar Naik, Harga Kedelai Mulai Melonjak

MENATA - Salah seorang pekerja sedang menata kedelai. (dedi sulastro/radar brebes)

BREBES - Harga kedelai sebagai bahan baku pembuatan tempe di Kabupaten Brebes saat ini mulai merangkak naik. Dari Rp7.200 per kilogram (kg) menjadi Rp7.400 per kg-mya.

Meski kenaikan itu belum terlalu besar, tetapi perajin tempe mengkhawatirkan naikan harga bahan baku tersebut. Pasalnya, jika kenaikan harga tidak terbendung, usaha yang mereka jalani saat ini dapat terancam gulung tikar.

Ketua Primer Koperasi Produsen Tempe Tahu Indonesia (Primkopti) Kabupaten Brebes, Untung Suparwo mengaku, sudah seminggu terakhir harga kedelai naik sebersar Rp200 per kilogramnya. Kenaikan tersebut diduga efek dari semakin menguatnya nilai dolar terhadap rupiah yang kini telah menembus di atas Rp14.000.

Harga kedelai yang mengalami kenaikan itu merupakan harga kedelai impor yang selama ini dipakai perajin untuk membuat tempe atau tahu. "Kedelai yang digunkan pengrajin kan inpor. Jadi menguatnya dollar terhadap rupiha berdampak pada harga kedelai saat ini," ujarnya.

Menurut dia, meski harga kedelai naik dari Rp7.200 per kg menjadi Rp7.400 kg, namun para pengrajin tempe dan tahu tetpa beroperasi. Meskipun keuntungan yang didapat jauh lebih kecil. Krenanya, perajin khawatir jika kenaikan harga kedelai itu tidak bisa dibendung. Artinya, harga jual kedelai terus naik.

"Kalau tidak bisa ditekan (artinya terus meningkat) akan berdmapak pada para pengusaha tempe," ungkapnya.

Lebih lanjut dia mengatakan, pihak pemerintah bisa segera melakukan upaya untuk menjaga dan membendung kenaikan dollar terhadap rupiah tidak terus berlanjut. Sehingga tidak memberatkan para perajin tahu dan tempe.

"Kita berharap penerintah segera turun tangan dalam menekan harga kedelai. Sehinga tidak terus naik," katanya.

Dia menambahkan, jika harga bahan baku kedelai dibandingankan harga jual tempe saat ini, memang peraji masih mendapatkan keuntungan meski tipis. Harga jual tempe saat ini Rp8.000 sampai 9.000 per kg.

"Kalau saat ini masih dapat untuk, walaupun kecil. Itu tadi, kalau tidak segera ditekan dikhawatirkan para pengusaha bisa terancam," pungkasnya. (ded/ism/zul)

Berita Sebelumnya

Berita Berikutnya

Satu Anggota Panwascam Tegal Barat Mundur
Satu Anggota Panwascam Tegal Barat Mundur

Berita Sejenis

Mulai Longsor Lagi, Waspadai Mahkota Longsoran Salem

Mulai Longsor Lagi, Waspadai Mahkota Longsoran Salem

Bencana longsor yang merenggut belasan korban jiwa di Desa Pasirpanjang Kecamatan Salem Kabupaten Brebes setahun silam masih menghantui warga sekitar.


Sungai Susukan Naik, 310 Rumah Terendam Banjir

Sungai Susukan Naik, 310 Rumah Terendam Banjir

Ratusan rumah di Desa Semedo Kecamatan Kedungbanteng Kabupaten Tegal terendam banjir setinggi paha orang dewasa, Kamis (31/1) sore, sekitar pukul 16.00 WIB.


Terbuat dari Karton, Kotak Suara Pemilu 2019 Mulai Dirakit

Terbuat dari Karton, Kotak Suara Pemilu 2019 Mulai Dirakit

Mendekati penyelenggaraan pemilu 2019, KPU Kabupaten Tegal akan mulai melakukan perakitan kotak suara pemilu 2019 yang terbuat dari karton.


Sepekan Nganggur, Nelayan di Tegal Mulai Kesulitan Keuangan

Sepekan Nganggur, Nelayan di Tegal Mulai Kesulitan Keuangan

Cuaca buruk yang terjadi dalam kurun waktu sepekan terkhir menyebabkan nelayan terpaksa tidak melaut.


Naik Becak, Vannessa Kejatuhan Pohon Asem di Tegal

Naik Becak, Vannessa Kejatuhan Pohon Asem di Tegal

Pohon asem di Jalan Kapten Ismail Kota Tegal roboh akibat diterjang angin kencang, Selasa (22/1) sore.


Berdua Naik Motor, Disenggol lalu Tunangan Meninggal Terlindas Trailer

Berdua Naik Motor, Disenggol lalu Tunangan Meninggal Terlindas Trailer

Sepeda motor matik Honda Beat warna merah G 5500 DU yang ditunggangi sepasang kekasih ditarbrak truk trailer bermuatan plat baja di Jalur Pantura KM 9 Desa Mar


Hati-hati, Penderita Demam Berdarah Mulai Meningkat

Hati-hati, Penderita Demam Berdarah Mulai Meningkat

Pasien penderita demam berdarah di RSUD Dr Soesilo Slawi Kabupaten Tegal mengalami peningkatan. Peningkatan terjadi sejak memasuki musim hujan.


Mantan Wali Kota dan Brigjen Purnawirawan Mulai Turun Gunung

Mantan Wali Kota dan Brigjen Purnawirawan Mulai Turun Gunung

Terancam tergusurnya bangunan SMA Negeri 1 Tegal membuat para alumninya turun gunung.


Naik Motor dan Bawa Celurit, Gerombolan Pelajar Serang Sekolah

Naik Motor dan Bawa Celurit, Gerombolan Pelajar Serang Sekolah

Aksi penyerangan yang diduga dilakukan sejumlah pelajar terhadap satu sekolah di Jalan Perintis Kemerdekaan pecah, Kamis (10/1) siang.


Jaga Stok dan Harga, Bulog Gelontorkan 56 Ton Beras

Jaga Stok dan Harga, Bulog Gelontorkan 56 Ton Beras

Bulog Sub Divisi Regional (Divre) 6 Pekalongan menggelontorkan 56 ton beras untuk menjaga ketersediaan dan harga beras di pasaran.



Maaf tidak bisa mengambil data, ada masalah dengan server kami!