Lokal
Share this on:

Dua Kades di Kecamatan Slawi Urunan untuk Biayai Pelantikannya

  • Dua Kades di Kecamatan Slawi Urunan untuk Biayai Pelantikannya
  • Dua Kades di Kecamatan Slawi Urunan untuk Biayai Pelantikannya

MENUNGGU - Calon kepala Desa Trayeman, Eko Sudiyanto berbincang-bincangsebelum dilantik, Senin (4/12). (teguh iman s/radartegal.com)

SLAWI - Siapa bilang biaya pilkades serentak ditanggung semua oleh pemerintah daerah? Nyatanya untuk pelantikan calon kepala desa terpilih harus dibiayai sendiri.

Kades Trayeman terpilih, Eko Sudiyanto, Senin (4/12), mengatakan untuk Kecamatan Slawi baru ada dua calon kades terpilih yang dilantik di Pendapa Kantor Kecamatan. Sedang dua calon kades terpilih lainnya tidak diikutsertakan dalam pelantikan.

Calon kades yang dilantik, menurutnya, harus membiayai sendiri prosesi pelantikannya. Makanya, calon kades terpilih melakukan iuran untuk menopang pembiayaannya. "Saya dan calon kades kalisapu terpilih, Maarif iuran Rp5,5 juta per orangnya. Sehingga terkumpul anggaran Rp11 juta. Saya juga kaget, ternyata biaya pelantikan ditanggung oleh calon bukan pemerintah. Padahal sudah bukan rahasia umum lagi, kalau pilkades semua dibiayai pemerintah daerah," katanya.

Untuk dua calon kades terpilih lainnya, tambah Eko, dia sama sekali tidak tahu. Tapi yang jelas untuk calon kades terpilih Dukuhsalam dan Dukuhwringin tidak masuk jadwal pelantikan hari ini.

"Saya tidak tahu penyebabnya apa, kalau ingin lebih jelas tanya langsung saja ke Bapermades. Pasti Bapermades punya alasan yang menjadi dasar pelantikan calon kades dua desa tersebut di pending. Mungkin di dua desa tersebut ada protes dari calon kades tidak terpilih," tambahnya.

Sementara itu, kades terpilih Desa Dukuhwringin, Sutarno (49) mengaku heran langkah yang diambil Pemkab Tegal dengan memending pelantikannya. “Jangan karena ada aduan dari pendukung calon kades tidak terpilih, lalu bupati memending pelantikan.” (guh/zul)

Berita Sebelumnya


Berita Sejenis

Ditinggal Nderas Aren, Pulang-pulang Rumah Terbakar

Ditinggal Nderas Aren, Pulang-pulang Rumah Terbakar

Ditinggal pemiliknya untuk menderas air aren, sebuah rumah di Dukuh Mayana Desa Legok Kecamatan Bantarkawung Kabupaten Brebes terbakar, Jumat (20/7) pagi.


Kunjungi Rumah Empat Janda Manula, Umi Azizah Pastikan Bantuan

Kunjungi Rumah Empat Janda Manula, Umi Azizah Pastikan Bantuan

Plt Bupati Tegal Umi Azizah mendatangi rumah Rukiyah warga RT 05 RW 02 Desa Tarub, Kecamatan Tarub, yang tinggal serumah dengan tiga anaknya.


Bakar Sampah, Dapur Rumah Ikut Terbakar

Bakar Sampah, Dapur Rumah Ikut Terbakar

Kebakaran menimpa rumah Sukirno (35) di Desa Kertasari Kecamatan Suradadi Kabupaten Tegal, Kamis (19/7) malam.


Masih Pakai Plat Nomor Modifikasi? Siap-siap Saja Ditilang

Masih Pakai Plat Nomor Modifikasi? Siap-siap Saja Ditilang

Upaya konkret untuk membudayakan keselamatan berlalu lintas di jalan raya terus dilakukan jajaran Satlantas Polres Tegal.


12 Tahun, di Brebes 700 Orang Idap HIV/AIDS

12 Tahun, di Brebes 700 Orang Idap HIV/AIDS

Untuk menekan jumlah penderita HIV/AIDS, Komisi Penanggulangan AIDS (KPA) Kabupaten Brebes menggelar rapat koordinasi lintas sektor.


Mundur Mendadak, Dua Jamaah Calon Haji Gagal Terbang

Mundur Mendadak, Dua Jamaah Calon Haji Gagal Terbang

Dua jamaah calon haji asal Kota Tegal batal berangkat ke tanah suci. Mereka mendadak mengundurkan diri sehari sebelum pemberangkatan.


Pamit Isi Bahan Bakar Diesel, Petani Bawang Tewas Tersengat Listrik

Pamit Isi Bahan Bakar Diesel, Petani Bawang Tewas Tersengat Listrik

Seorang petani bawang ditemukan tewas tergeletak di pematang sawah Desa Bulakwaru Kecamatan Tarub Kabupaten Tegal, Rabu (18/7) malam.


Korsleting Listrik, Rumah Hangus Terbakar

Korsleting Listrik, Rumah Hangus Terbakar

Kebakaran menimpa rumah milik Slamet (55) di Jalan Gandasari RT04 RW04 Kelurahan Debong Tengah Kecamatan Tegal Selatan Kota Tegal, Rabu (18/7).


Nyalon Lagi, Kades Incumbent Tak Harus Mundur

Nyalon Lagi, Kades Incumbent Tak Harus Mundur

Pemilihan kepala desa (pilkades) serentak akan kembali digelar di Kabupaten Tegal Desember mendatang.


2.000 Kepala Keluarga di Pantura Mulai Kesulitan Air Bersih

2.000 Kepala Keluarga di Pantura Mulai Kesulitan Air Bersih

Ribuan kepala keluarga (KK) di Desa Kedungkelor, Kecamatan Warureja, Kabupaten Tegal sudah mulai mengalami kesulitan air bersih.



Populer

Maaf tidak bisa mengambil data, ada masalah dengan server kami!