• Home
  • Berita Lokal
  • Dua Pekan Longsor, Jalan Provinsi dan Jembatan Putus Belum Ditangani

Lokal
Share this on:

Dua Pekan Longsor, Jalan Provinsi dan Jembatan Putus Belum Ditangani

  • Dua Pekan Longsor, Jalan Provinsi dan Jembatan Putus Belum Ditangani
  • Dua Pekan Longsor, Jalan Provinsi dan Jembatan Putus Belum Ditangani

JALAN DARURAT – Beginilah ondisi jalan darurat pengganti jalan utama yang putus akibat longsor Bukit Lio Salem, Kamis (22/2) silam. (teguh supriyanto/radar brebes)

SALEM - Masyarakat Kecamatan Salem mendesak upaya perbaikan terhadap putusnya jalan Provinsi Salem-Banjarharjo akibat bencana longsor beberapa waktu lalu agar segera mendapat penanganan. Pasalnya, keberadaan jalan yang merupakan penghubung wilayah Kabupaten Brebes selatan dengan utara yang sangat dibutuhkan ini, masih lumpuh.

Longsor Bukit Lio, Kamis (22/2) lalu, selain memutuskan jalan provinsi, juga menyebabkan 14 orang tewas dan 4 lainnya belum ditemukan. Selain itu, longsor juga merusak pemukiman warga dan sarana infrastruktur baik jalan maupun pengairan.

"Saat ini kondisi jalannya masih tidak dapat dilalui, baik kendaraan roda empat maupun dua. Sehingga praktis, kondisinya lumpuh," ungkap pengurus Paguyuban Kades Kecamatan Salem, Slamet Becco, kemarin.

Dikatakan Becco, setiap harinya, jalan Provinsi Salem-Banjarharjo menjadi akses utama masyarakat Kecamatan Salem. Selain penghubung antar desa, juga menjadi jalur utama menuju pusat pemerintah kabupaten.

"Sejak putus akibat longsor, warga tidak dapat lagi melalui jalur tersebut. Baik untuk urusan pemerintahan maupun kesehatan, " terang Kades Ciputih ini.

Untuk itu, lanjut dia, agar akses masyarakat kembali pulih aparatur desa di Kecamatan Salem meminta pihak terkait untuk segera melakukan upaya perbaikan maupun penanganan. Untuk penanganan darurat sendiri, kendalanya adalah celah bekas longsor cukup lebar.

Di samping juga memutuskan jalan, longsor juga memutuskan jembatan. "Bentanganganya lebar, sulit jika membuat jembatan darurat. Selain itu, akses masih tertutup lumpur, " kata Becco.

Untuk itu, bersama sejumlah komponen lintas kedinasan di Kecamatan Salem, diusulkan pembuatan jalur alternatif sebagai pengganti jalur utama. "Lokasinya berada disisi barat jalan utama, sepanjang 5 km melalui Desa pasirpanjang- Wanoja-Gunung Lio. Saat ini sudah ada jalan setapak sebagai rintisan," kata Becco.

Pihaknya berharap, agar jalur alternatif ini bisa secepatnya dibangun. Hal ini sebagai upaya mempercepat pemulihan akses warga terdampak bencana. "Kondisinya perlu segera mendapat perhatian, agar aktifitas masyarakat kembali pulih," imbuhnya.

Sementara Kades Pasirpanjang Toro menyampaikan, mayoritas warga Kecamatan Salem memanfaatkan jalur Salem-Banjarharjo untuk beraktifitas menuju pusat Kabupaten Brebes, ketimbang melalui jalur Salem-Bumiayu-Brebes.

"Jarak lebih dekat menjadi alasan utama menggunakan jalur ini, baik menuju Brebes maupun Majenang. Sehingga sangat dibutuhkan," imbuhnya. (pri/ism/zul)

Berita Sebelumnya

Berita Berikutnya


Berita Sejenis

H+3, Arus Mudik Masih Terlihat di Tol Brebes-Semarang

H+3, Arus Mudik Masih Terlihat di Tol Brebes-Semarang

Jalan tol fungsional Brebes-Semarang masih dipadati pemudik yang hendak pulang ke kampung halamannya.


Tiga Penyeberang Tertabrak Motor, Seorang Tewas

Tiga Penyeberang Tertabrak Motor, Seorang Tewas

Kecelakaan maut terjadi di ruas Jalan Raya Ketanggungan-Sitanggal Desa Dukuhturi Kecamatan Bulakamba Kabupaten Brebes, Sabtu (16/6) malam


Hati-hati, Sudah Tiga Motor Pemudik Celaka di Jalur Selatan

Hati-hati, Sudah Tiga Motor Pemudik Celaka di Jalur Selatan

Memasuki H-2 lebaran, sejumlah kecelakaan pemudik terjadi di jalur selatan Kabupaten Tegal. Kecelakaan-kecelakaan itu melibatkan kendaraan roda dua.


Pertigaan Flyover Dermoleng Ketanggungan Mulai Padat dan Sesak

Pertigaan Flyover Dermoleng Ketanggungan Mulai Padat dan Sesak

Hingga H-3 jumlah kendaraan di Exit Pejagan mengalami keniakan jumlah kendaraan pemudik yang keluar di Exit tol tersebut.


Tol Brebes-Semarang Mulus, Usaha di Kota Tegal Sekarat

Tol Brebes-Semarang Mulus, Usaha di Kota Tegal Sekarat

Pembangunan Jalan Tol Brebes-Semarang berimbas terhadap menurunnya perekonomian di Kota Tegal pada Lebaran tahun ini.


Begal Motor Bertato Hello Kitty di Brebes Ini Bisa Sadis Juga

Begal Motor Bertato Hello Kitty di Brebes Ini Bisa Sadis Juga

Gabungan personil Unit Reskrim Polsek Brebes dan Sat Reskrim Polres Brebes berhasil mengamankn empat pelaku pencurian dengan pemberatan, Selasa (12/6) pagi.


Ardie: Pilihan Anda Tentukan Nasib Kemajuan Kabupaten Tegal

Ardie: Pilihan Anda Tentukan Nasib Kemajuan Kabupaten Tegal

Pasangan calon bupati dan wakil bupati tegal nomor 3 Umi Azizah-Sabilillah Ardie menggelar Mudik Bareng Umi-Ardie bersama komunitas PWTB.


Roda Motor Masuk Lubang, Pemudik asal Kebumen Luka-luka

Roda Motor Masuk Lubang, Pemudik asal Kebumen Luka-luka

Kecelakaan tunggal terjadi di ruas jalur selatan tepatnya di Jalan Raya Margasari Kabupaten Tegal, Selasa (12/6) sekitar pukul 05.15 WIB.


Simpang Timur Ditutup, Bus Sulit Masuk Terminal Tegal

Simpang Timur Ditutup, Bus Sulit Masuk Terminal Tegal

Meski arus lalu lintas di Jalur Pantura Kota Tegal sebenarnya lancar, mayoritas pengurus bus dan pedagang mengeluhkan ditutupnya Simpang Timur Terminal Tegal.


Dua Hari, Konsumsi BBM di Tol Brebes-Semarang Tembus 60.259 Liter

Dua Hari, Konsumsi BBM di Tol Brebes-Semarang Tembus 60.259 Liter

Konsumsi Bahan Bakar Minyak (BBM) di ruas tol fungsional Brebes-Semarang mencapai 60.259 liter.



Maaf tidak bisa mengambil data, ada masalah dengan server kami!