• Home
  • Berita Lokal
  • Dua Rumah Warga Terancam Tergerus Akibat Longsor Sungai Cacaban

Lokal
Share this on:

Dua Rumah Warga Terancam Tergerus Akibat Longsor Sungai Cacaban

  • Dua Rumah Warga Terancam Tergerus Akibat Longsor Sungai Cacaban
  • Dua Rumah Warga Terancam Tergerus Akibat Longsor Sungai Cacaban

LONGSOR - Salah seorang warga menunjukkan bantaran Sungai Cacaban yang longsor di Pedukuhan Banjarwaru, Desa Karangjati. (iman teguh s./radartegal.com)

TARUB - Dua rumah milik warga di Dukuh Banjarwaru, Desa Karangjati, Kecamatan Tarub terancam tergerus akibat Sungai Cacaban longsor. Selain rumah warga, beberapa pohon bambu yang ada di bantaran sungai juga terancam rusak.

Kades Karangjati Hasanudin, Selasa (25/6) mengatakan, bantaran Sungai Cacaban yang melintang di pedukuhan telah mengancam dua rumah milik warga dan kebun bambu. Longsornya Sungai Cacaban terjadi sudah lama dan warga sudah mengadu ke desa.

Rencananya, pihak desa akan melapor soal musibah tersebut ke Pemkab Tegal dan Pengelolaan Sumber Daya Air (PSDA) Jawa Tengah.

"Saya berharap PSDA dapat merespon cepat kondisi tersebut. Jika tidak ditangani secepatnya, longsoran dapat melebar ke pemukiman warga lainnya. Mengingat saat ini kondisinya sudah mengkhawatirkan. Maka harus secepatnya ditangani," katanya.

Untuk mengatisipasi terjadinya longsor, tambah Hasanudin, desa menghendaki adanya pembangunan bronjong di sepanjang sungai tersebut. Karena selama ini tidak ada bronjong di bantaran itu. Sehingga rawan terjadi longsor dan banjir karena air sungai bisa meluap.

"Kalau sungainya meluap, pemukiman warga bisa terendam. Dan rumah warga yang berada di tepi sungai bisa terbawa arus sungai. Ini yang kami khawatirkan," tambahnya.

Sementara itu, Anggota DPRD Kabupaten Tegal Catur Buana Zanbika membenarkan kondisi tersebut. Dia mengaku kerap mendapat aduan dari warga soal Sungai Cacaban yang longsor. Makanya dewan mendesak agar PSDA segera bertindak sebelum musim hujan. Karena kalau sudah musim penghujan, longsorannya bisa semakin parah. Dan warga kembali yang akan dirugikan dengan kondisi seperti ini. (guh/ima)


Berita Sejenis

Belum Cap Tiga Jari, Ijazah Lusiana Tidak Ditahan

Belum Cap Tiga Jari, Ijazah Lusiana Tidak Ditahan

Lusiana (16), warga Jalan Tanjung Kelurahan Kejambon Kota Tegal yang sempat terganjal masuk SMA, kini sudah sekolah.


Ditabrak Avanza, Ibu Hamil Meninggal Setelah Sempat Dirawat

Ditabrak Avanza, Ibu Hamil Meninggal Setelah Sempat Dirawat

Malang tak dapat ditolak. Untung tak dapat diraih. Nasib naas menimpa Indah Fauziah, 35, warga Desa Sawojajar, Kecamatan Wanasari.


Setubuhi ABG Dua Kali, Nelayan Muda Diringkus Polisi

Setubuhi ABG Dua Kali, Nelayan Muda Diringkus Polisi

Nelayan muda berinsial KJ (17) warga Desa Sidaharja, diringkus petugas Reskrim Polres Tegal karena diduga menyetubuhi WR (13) sebanyak dua kali.


Bencana Kekeringan Melanda Empat Desa di Brebes

Bencana Kekeringan Melanda Empat Desa di Brebes

Bencana kekeringan mulai melanda pemukiman warga di beberapa desa di Kabupaten Brebes.


Jalan Rusak Desa Legok Kian Meresahkan

Jalan Rusak Desa Legok Kian Meresahkan

Warga Desa Legok, Kecamatan Bantarkawung masih menunggu perbaikan terhadap sebagian ruas jalan kabupaten Legok-Mayana yang kian rusak parah.


Waduk Penjalin Susut, Petani Berkebun di Lahan Kajog

Waduk Penjalin Susut, Petani Berkebun di Lahan Kajog

Seiring dengan menyusutnya volume air di Waduk Penjalin Desa Winduaji, Kecamatan Paguyangan, warga masyarakat sekitar waduk memanfaatkan munculnya tanah


Jenazah TKI Asal Brebes Tiba di Rumah Duka

Jenazah TKI Asal Brebes Tiba di Rumah Duka

Duka dari keluarga pejuang devisa kembali terjadi.


Warga Tolak Perubahan Status Slawi Kulon

Warga Tolak Perubahan Status Slawi Kulon

Sejumlah warga yang tergabung dalam Pemuda Karang Taruna Tuna Jaya Desa Slawi Kulon, Kecamatan Slawi menolak adanya perubahan status


Pantai Larangan Disorot, Diduga Jadi Ajang Mesum

Pantai Larangan Disorot, Diduga Jadi Ajang Mesum

Sejumlah warga di Pantura Kabupaten Tegal mulai resah.


Diantar Wakil Wali Kota, Siswa SMP yang Ijazahnya Ditahan Akhirnya Bisa Sekolah

Diantar Wakil Wali Kota, Siswa SMP yang Ijazahnya Ditahan Akhirnya Bisa Sekolah

Lusiana Irawan (16), putri Diah Repelita (43), warga Jalan Tanjung RT 2 RW 4 Kelurahan Kejambon Kecamatan Tegal Timur Kota Tegal, akhirnya bisa sekolah, Rabu (1



Maaf tidak bisa mengambil data, ada masalah dengan server kami!