Lokal
Share this on:

Dua Tahun Dicabuli Pengasuhnya, Santri Alami Trauma Berat

  • Dua Tahun Dicabuli Pengasuhnya, Santri Alami Trauma Berat
  • Dua Tahun Dicabuli Pengasuhnya, Santri Alami Trauma Berat

BREBES - Korban pencabulan yang dilakukan oleh AN, seorang oknum pengasuh pondok pesantren (ponpes) di Kabupaten Brebes, mengalami trauma berat. Itu setelah korban harus berulang kali meladeni perilaku bejat pelaku dari 2017 silam.

Penegasan itu disampaikan kuasa hukum korban Yoyo Dwiyatmiko saat mendampingi kliennya menjalani pemeriksaan di Mapolres Brebes, kemarin. Yoyo mengakui kliennya saat ini dalam kondisi tertekan, lantaran kejadian yang menimpanya.

Karenanya, dia berharap, pelaku nantinya dijerat dengan pasal-pasal maksimal dan mendapatkan hukuman seberat-beratnya. "Dihukum berat, yakni ditambah sepertiga dari hukuman yang dijatuhkan majelis hakim nantinya," pinta dia.

Dijelaskan pula, sejak 2017 pelaku kerap meminta kliennya SA (18) untuk memijat pelaku. Di situ lalu pelaku kerap mencabuli korban, parahnya lagi tindakan itu bahkan dilakukan hampir setiap minggu.

Sebelumnya, Satreskrim Polres Brebes menahan AN yang merupakan seorang pengasuh pondok pesantren. Penangkapan itu dilakulan lantaran AN diduga telah melakukan pencabulan terhadap santriwatinya sendiri. (har/zul)

Berita Sebelumnya

Berita Berikutnya


Berita Sejenis

Bobol Atap, Dua Remaja Gasak 11 HP dan Voucher Pulsa

Bobol Atap, Dua Remaja Gasak 11 HP dan Voucher Pulsa

Polisi akhirnya berhasil meringkus dua terduga pelaku pencurian di sebuah kouner HP di Kecamatan Talang.


15 Tahun Derita Penyakit Kulit Langka, Keluarga Koriah Minta Bantuan Bupati

15 Tahun Derita Penyakit Kulit Langka, Keluarga Koriah Minta Bantuan Bupati

Sekitar 15 tahun, Koriah (30), warga Desa Begawat RT 5 RW 3 Kecamatan Bumijawa Kabupaten Tegal menderita penyakit kulit.


Pendukung Dua Capres di Slawi Tolak People Power

Pendukung Dua Capres di Slawi Tolak People Power

Di saat suhu politik memanas, pendukung dua pasangan calon capres dan cawapres di Kabupaten Tegal justru mendeklarasikan semangat perdamaian.


Jelang Tahun Pelajaran Baru, 38 Kepala SD dan SMP Kosong

Jelang Tahun Pelajaran Baru, 38 Kepala SD dan SMP Kosong

Hingga menjelang tahun pelajaran 2019-2020, di Kabupaten Tegal masih ada 38 posisi kepala Sekolah Dasar (SD) dan Sekolah Menengah Pertama (SMP) kosong.


Stok Beras Aman Hingga Setahun Mendatang

Stok Beras Aman Hingga Setahun Mendatang

Menghadapi Ramadan dan Lebaran tahun ini masyarakat diminta untuk tetap tenang dan berbelanja sesuai kebutuhan.


Fraksi PKB Soroti Bertambahnya Pengangguran di Kabupaten Tegal

Fraksi PKB Soroti Bertambahnya Pengangguran di Kabupaten Tegal

Fraksi PKB DPRD Kabupaten Tegal mengakui angka pengangguran saat ini bertambah dibanding tahun sebelumnya.


Terjerat Hutang, Dua Residivis Nekat Maling Mobil

Terjerat Hutang, Dua Residivis Nekat Maling Mobil

Dua orang diamankan polisi setelah ketahuan mencuri mobil di sebuah rumah yang tengah direnovasi di Jalan Pala Barat III Desa Mejasem Barat Kecamatan Kramat Kab


Berisik, Alasan Pelaku Tembak Dua ABG di Pos Ronda

Berisik, Alasan Pelaku Tembak Dua ABG di Pos Ronda

Penembakan yang mengakibatkan dua remaja, Arif Syawaludin Hanafi (16), warga Debong Lor, dan Zidni Ilman Muhammad (15), warga Jalan Arjuna Slerok berhasil diung


Bikin Nyaman Pemudik, Polisi Siapkan Sejumlah Pos di Dalam Tol

Bikin Nyaman Pemudik, Polisi Siapkan Sejumlah Pos di Dalam Tol

Menghadapi arus mudik tahun ini, jajaran Polres Tegal mulai menyiapkan sejumlah jalur yang akan digunakan melintas para pemudik.


Ramadan Belum Sepekan, Harga Ayam Sudah Naik Tinggi

Ramadan Belum Sepekan, Harga Ayam Sudah Naik Tinggi

Memasuki pekan pertama Ramadhan tahun ini, harga daging ayam mengalami peningkatan yang cukup tajam.



Berita Hari Ini

Video

Maaf tidak bisa mengambil data, ada masalah dengan server kami!