• Home
  • Berita Lokal
  • Dua WNA Punya KTP Elektonik, KPU Pastikan Mereka Tidak Masuk DPT

Lokal
Share this on:

Dua WNA Punya KTP Elektonik, KPU Pastikan Mereka Tidak Masuk DPT

  • Dua WNA Punya KTP Elektonik, KPU Pastikan Mereka Tidak Masuk DPT
  • Dua WNA Punya KTP Elektonik, KPU Pastikan Mereka Tidak Masuk DPT

SLAWI - Dua warga negara asing (WNA) yang bekerja di Kabupaten Tegal sudah memiliki kartu tanda pendukuduk (KTP) elektronik. Meski begitu, Komisi Pemilihan Umum (KPU) memastikan mereka tidak masuk dalam Daftar Pemilih Tetap (DPT) pemilu 2019.

Ketua KPU Kabupaten Tegal Nurohman mengatakan, pihaknya sudah berkoordinasi dengan Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Disdukcapil) terkait data WNA yang ada di Kabupaten Tegal.

"Sebelum ada perintah dari KPU pusat, kita sudah berkoordinasi dan tanya Disdukcapil. Memang ada dua WNA yang bekerja di Kabupaten Tegal. Data dari Disdukcapil langsung kita tindaklanjuti, kita cek, mereka tidak masuk di DPT," katanya, Rabu (6/3).

Kedua WNA tersebut, menurut Nurohman, berasal dari Timur Tengah. Namun dia mengaku tidak mengetahui detail negara dan pekerjaan dan keperluan yang bersangkutan di Kabupaten Tegal. Nurohman hanya mengungkapkan kedua WNA itu sudah memiliki kartu tanda penduduk elektronik (e-KTP).

"Mereka sudah punya KTP elektronik. Tapi dari negara mana dan di sini kerjanya apa kami kurang tahu. Kami hanya mengecek nama dan NIK-nya. Dan sudah kita pastikan data keduanya tidak ada di DPT. Jadi clear tidak ada di DPT," tandasnya.

Menurut Nurohman, jika pun ada WNA yang masuk DPT, maka dipastikan akan dicoret dari DPT sehingga tidak bisa mencoblos saat pemilu presiden dan pemilu legislatif 2019.

"Saat ramai pemberitaan itu (WNA masuk DPT) langsung kita cek dan tidaklanjuti. Jadi saat sudah ada perintah dari KPU pusat, kita sudah pastikan WNA yang ada di Kabupaten Tegal tidak ada di DPT," pungkasnya. (far/zul)

Berita Sebelumnya

Berita Berikutnya

Kota Tegal Dikepung Banjir
Kota Tegal Dikepung Banjir

Berita Sejenis

Pemungutan Suara Ulang di Desa Dukuhwringin dan Blubuk Bakal Dijaga Aparat Dua Polsek

Pemungutan Suara Ulang di Desa Dukuhwringin dan Blubuk Bakal Dijaga Aparat Dua Polsek

Kapolres Tegal AKBP Dwi Agus Prianto menginstruksikan petugas Polsek Slawi dan Dukuhwaru untuk menjaga proses PSU di Desa Dukuhwringin dan Blubuk.


Relawan di Brebes Klaim Jokowi-Maruf Amin Menang

Relawan di Brebes Klaim Jokowi-Maruf Amin Menang

Sejumlah relawan pemenangan pasanga calon Presiden Joko Widodo-Maruf Amin melakukan doa bersama di halaman Kantor KPU Kabupaten Brebes, Kamis (18/4) siang.


Fasihin: Gerakan Ini Masif, Terjadi Juga di Brebes

Fasihin: Gerakan Ini Masif, Terjadi Juga di Brebes

Divisi Teknis Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Tegal mengakui ada gerakan masif yang dilakukan oknum tertentu untuk menggunakan hak pilihnya secara paksa.


Partisipasi Pemilih di Brebes Meningkat

Partisipasi Pemilih di Brebes Meningkat

Komisi Pemiluhan Umum (KPU) Kabupaten Brebes menilai terjadi kenaikan jumlah partisipasi pemilih dalam Pilpres dan Pileg 2019.


Pemilu Damai, Forum Kyai Tahlil Gelar Syukuran

Pemilu Damai, Forum Kyai Tahlil Gelar Syukuran

Forum Kyai Tahlil Kabupaten Tegal menggelar doa bersama “Pemilu Damai 2019”, Kamis (18/4) di Musala Kantor Komisi Pemilihan Umum (KPU).


Tiga Hari Lagi, KPU Gelar Pemungutan Suara Ulang di Dua TPS

Tiga Hari Lagi, KPU Gelar Pemungutan Suara Ulang di Dua TPS

Tiga hari lagi, Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Tegal akan menggelar Pemungutan Suara Ulang (PSU) di dua Tempat Pemilihan Suara (TPS).


Petani Kentang Desa Pandansari Dihantui Penyakit Busuk Daun

Petani Kentang Desa Pandansari Dihantui Penyakit Busuk Daun

Di tengah membaiknya harga kentang, petani di Desa Pandasari Kecamatan Paguyangan Kabupaten Brebes kini dihantui penyakit busuk daun pada tanaman mereka.


Sore Jelang Coblosan, KPU Brebes Bakar 21.777 Surat Suara

Sore Jelang Coblosan, KPU Brebes Bakar 21.777 Surat Suara

Sore menjelang hari 'H' coblosan, Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Brebes membakar 21.777 lembar surat suara di halaman Kantor KPU di Jalan MT Haryono.


Rokok Dibayar Uang Palsu, Pedagang Kelontong Lapor Polisi

Rokok Dibayar Uang Palsu, Pedagang Kelontong Lapor Polisi

Zainun (28) anak pemilik warung kelontong hanya bisa pasrah ketika seorang pembeli yang tidak diketahui identitasnya ternyata membeli rokoknya dengan upal.


Tidak Ada TPS Khusus, 393 Pasien RSUD Soeselo Slawi Terancam Tidak Mencoblos

Tidak Ada TPS Khusus, 393 Pasien RSUD Soeselo Slawi Terancam Tidak Mencoblos

Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Tegal ternyata tidak menyiapkan Tempat Pemungutan Suara (TPS) khusus di RSUD dr Soesilo Slawi pada Pemilu 2019.



Maaf tidak bisa mengambil data, ada masalah dengan server kami!