Lokal
Share this on:

Even Kuliner Ditutup, Dewan Panggil Disparpora

  • Even Kuliner Ditutup, Dewan Panggil Disparpora
  • Even Kuliner Ditutup, Dewan Panggil Disparpora

PENGUNJUNG - Para pengunjung kuliner kecewa karena pihak pengelola GOR Trisanja memajukan jadwal penutupan kegiatan.

SLAWI - Penutupan even kuliner yang belum mengantongi izin dari kepolisian disesalkan anggota dewan. Komisi II dalam waktu dekat akan mengundang Dinas Pariwisata Pemuda dan Olahraga (Disparpora) Kabupaten Tegal.

Anggota Komisi II Sugono, Selasa (14/10) mengatakan, dikeluarkannya izin festival kuliner oleh pengelola GOR Trisanja harusnya tidak terjadi kalau pihak pengelola GOR menanyakan izin yang dikeluarkan oleh kepolisian. Apalagi saat itu, GOR Trisanja akan dipakai untuk laga Divisi III semifinal.

"Harusnya sebelum memberi izin tanyakan dulu surat izin yang dikeluarkan oleh kepolisian. Kalau belum ada, jangan sampai keluarkan izin, apalagi lokasi tersebut juga akan ada laga semifinal Liga III," katanya.

Dalam kejadian ini, tambah Sugono, Komisi II dalam waktu dekat akan mengundang disparpora untuk menanyakan kejadian tersebut. Supaya kejadian penutupan festival kuliner tidak terulang di hari-hari mendatang. Karena tidak hanya merugikan penyelenggara saja, pihak Pemkab Tegal juga dirugikan.

"Kami sudah sepakat akan mengundang disparpora untuk mengklarifikasi kejadian tersebut. Karena Pemkab Tegal juga merasa dirugikan dengan kejadian seperti ini," tambahnya.

Kejadian ini, lanjut Sugono, diharapkan sebagai pengalaman bagi pengelola lainnya, terutama GOR dan Trasa. Karena kedua lokasi tersebut sering dijadikan lokasi kegiatan bagi masyarakat. Sikap kehati-hatian dalam mengeluarkan izin akan lebih baik, daripada bermasalah di kemudian hari. (guh/ima)

Berita Berikutnya


Berita Sejenis

Kunker Dibayar Harian, Anggota Dewan Merasa Kerja Serabutan

Kunker Dibayar Harian, Anggota Dewan Merasa Kerja Serabutan

Kebijakan baru yang diterapkan sekretariat dewan atas persetujuan pimpinan DPRD terkait honor kunjungan kerja mulai disoal.


Sebabkan Pencemaran, Dua Pabrik di Tegal Terancam Ditutup

Sebabkan Pencemaran, Dua Pabrik di Tegal Terancam Ditutup

Dua pabrik di Kelurahan Slerok Kecamatan Tegal Timur Kota Tegal terancam ditutup.


Jembatan Pemali Ditutup, Kendaraan Berat Dialihkan ke Tol

Jembatan Pemali Ditutup, Kendaraan Berat Dialihkan ke Tol

Jembatan Sungai Pemali sebelah selatan, Senin (4/11), mulai disiapkan untuk diperbaiki.


Anggota Dewan Kunker, Komisi III ke Jakarta dan Komisi IV ke Yogjakarta

Anggota Dewan Kunker, Komisi III ke Jakarta dan Komisi IV ke Yogjakarta

omisi III dan IV DPRD Kabupaten Tegal melakukan kunjungan kerja di dua tempat yang berbeda.


Komisi III Setuju Pabrik Gamping Ditutup

Komisi III Setuju Pabrik Gamping Ditutup

Wacana penutupan Pabrik Gamping mendapat dukungan dari Komisi III DPRD Kabupaten Tegal.


Libatkan 35 Klenteng se Indonesia, Festival Kuliner dan Kirab Budaya Sukses

Libatkan 35 Klenteng se Indonesia, Festival Kuliner dan Kirab Budaya Sukses

Pertama dalam sejarah berdirinya Klenteng Hok Ie Kiong digelar Festival Kuliner dan Kirab Budaya yang dihadiri 35 klenteng se Indonesia.


Komisi III Minta Lintasan KA Cibunar dan Jembayat Diberi Palang Pintu

Komisi III Minta Lintasan KA Cibunar dan Jembayat Diberi Palang Pintu

Padatnya arus lalu lintas di lintasan kereta api Desa Cibunar dan Jembayat menjadi pembahasan anggota dewan dengan Dinas Perhubungan.


Ratusan Pabrik Gamping di Margasari Terancam Ditutup

Ratusan Pabrik Gamping di Margasari Terancam Ditutup

Pabrik gamping di Desa Karangdawa dan Desa Jatilaba, Kecamatan Margasari, Kabupaten Tegal, terancam ditutup.



Perjelas Status Slawi Kulon, Komisi 1 Segera Panggil Dinas

Perjelas Status Slawi Kulon, Komisi 1 Segera Panggil Dinas

Voting perubahan status desa telah dilaksanakan oleh Badan Permusyawaratan Desa (BPD) Slawi Kulon.



Maaf tidak bisa mengambil data, ada masalah dengan server kami!