• Home
  • Berita Lokal
  • Gandeng Ibu PKK, Tanaman Jagung Diolah Jadi Makanan Bernilai Jual Tinggi

Lokal
Share this on:

Gandeng Ibu PKK, Tanaman Jagung Diolah Jadi Makanan Bernilai Jual Tinggi

  • Gandeng Ibu PKK, Tanaman Jagung Diolah Jadi Makanan Bernilai Jual Tinggi
  • Gandeng Ibu PKK, Tanaman Jagung Diolah Jadi Makanan Bernilai Jual Tinggi

PELATIHAN - Anak-anak mahasiswa Undip yang sedang KKN di Desa Kesuben memberi pelatihan pada ibu-ibu PKK.

SLAWI -

Tidak kalah dari teman KKN di desa lain yang mengajari ibu PKK memanfaatkan barang tidak berharga dan makanan tradisional menjadi memiliki nilai jual tinggi. Kali ini mahasiswa KKN Undip yang ada di Desa Kesuben, Kecamatan Lebaksiu mengajari ibu-ibu PKK memanfaatkan tanaman jagung menjadi makanan bernilai jual tinggi.

Salah satu mahasiswa KKN Undip di Desa Kesuben, Akhmad Raumulfaro Akbar, Kamis (15/8) mengatakan, mahasiswa Tim II KKN Undip menggelar

pelatihan pembuatan olahan pangan berbasis jagung. Acara ini diadakan di Pendapa Balai Desa Kesuben dimulai pada pukul 10.00 WIB. Karena jagung merupakan salah satu potensi sumber makanan yang banyak tersedia di Desa Kesuben dan dapat dikembangkan lagi untuk diolah.

"Untuk meningkatkan harga jual jagung maka mahasiswa Tim II KKN UNDIP dari jurusan teknologi pangan menginisiasikan program pelatihan olahan hasil panen jagung menjadi produk bolu jagung, puding jagung dan yogurt jagung," katanya.

Acara pelatihan ini, tambah Akhmad, dimulai dari pemaparan bahan-bahan yang diperlukan dalam pembuatan olahan pangan tersebut. Selanjutnya dijelaskan mengenai bagaimana prosedur pembuatan produk bolu, puding dan yogurt jagung. Selain itu ada juga pembagian leaflet panduan pembuatan produk-produk olahan pangan tersebut. Dan pada kegiatan pelatihan ini ibu-ibu terlihat sangat antusias.

"Dengan diadakan pelatihan ini diharapkan dapat meningkatkan nilai jual dari hasil panen jagung sehingga meningkatkan tingkat ekonomi masyarakat di Desa Kesuben. Acara ini diikuti oleh seluruh ibu-ibu PKK yang ada di Desa Kesuben. Tampak antusiasme audien dalam menyimak dan mendengarkan pemaparan materi serta demonstrasi pembuatan produk bolu jagung, puding jagung, dan yogurt jagung," tambahnya.

Setelah pelatihan selesai, lanjut Akhmad, audien dari ibu-ibu PKK diberi hasil olahan yang sudah jadi untuk dicicipi. Dan respon ibu-ibu yang mencoba sangat puas dengan hasilnya, karena ini merupakan olahan baru yang unik serta enak dimakan. Bahkan tidak sedikit ibu-ibu PKK yang mengusulkan agar pelatihan ini diperluas lagi. Dan dijadikan produk olahan ini sebagai pekerjaan sampingan ibu-ibu PKK. Karena diyakini kalau dilempar ke pasaran bakal banyak yang membeli. (guh/ima)

Berita Berikutnya


Berita Sejenis

Karyawan Toko Makanan Ditemukan Tewas di Pinggir Jalan Pantura

Karyawan Toko Makanan Ditemukan Tewas di Pinggir Jalan Pantura

Seorang karyawan toko makanan di Pemalang, Suratno (39) warga Ngadirojo Kabupaten Wonogiri, Jumat (18/10) pukul 07.00 WIB


Kereenn... Sungai Pemali di Brebes Jadi Destinasi Ukiran Batu

Kereenn... Sungai Pemali di Brebes Jadi Destinasi Ukiran Batu

Musim kemarau panjang di Kabupaten Brebes tidak melulu pada musibah kekurangan air bersih semata. Tetapi justru bisa memunculkan kreativitas seni.


TPI Larangan Diusulkan Jadi Pelabuhan Besar di Wilayah Pantura

TPI Larangan Diusulkan Jadi Pelabuhan Besar di Wilayah Pantura

Wakil Ketua DPRD Kabupaten Tegal mengusulkan agar Tempat Pelelangan Ikan (TPI) Suradadi, Kabupaten Tegal, menjadi pelabuhan besar.


Domiri, ABK Asal Pemalang Jadi Korban Ambruknya Jembatan di Taiwan. Pihak Keluarga Masih Tunggu Jenazahnya

Domiri, ABK Asal Pemalang Jadi Korban Ambruknya Jembatan di Taiwan. Pihak Keluarga Masih Tunggu Jenazahnya

Muhammad Domiri, pemuda 28 tahun warga Kelurahan Sugihwaras, Kecamatan Pemalang menjadi korban runtuhnya jembatan di Taiwan.


Jual Martabak, Dua Warga Tegal Selamat dari Kerusuhan Wamena

Jual Martabak, Dua Warga Tegal Selamat dari Kerusuhan Wamena

Solihin (45) dan Trisno (35), warga RT 5 RW 1 Dukuh Sempumaja Desa Yamansari Kecamatan Lebaksiu Kabupaten Tegal akhirnya bisa kembali ke kampung halamannya, Sab


Ratusan Mahasiswa dari Berbagai Perguruan Tinggi Gelar Aksi Demo

Ratusan Mahasiswa dari Berbagai Perguruan Tinggi Gelar Aksi Demo

Ratusan mahasiswa dari berbagai perguruan tinggi di Kabupaten dan Kota Tegal menggelar aksi demonstrasi.


Pilih Berkebun, Sarjana Teknik Mesin Ini Tuai Sukses di Jambu Madu

Pilih Berkebun, Sarjana Teknik Mesin Ini Tuai Sukses di Jambu Madu

Diakui atau tidak, saat ini masih jarang anak muda, apalagi yang memiliki latar belakang pendidikan tinggi untuk terjun di dunia pertanian.


Proyek Pasar Jadi Sorotan Demo Mahasiswa di Pemalang

Proyek Pasar Jadi Sorotan Demo Mahasiswa di Pemalang

Selain menuntut penolakan RUUKUHP yang dianggap bermasalah, para mahasiswa yang berunjuk rasa di depan gedung DPRD


Hari Ini, Mahasiswa Tegal Turun ke Jalan Lagi

Hari Ini, Mahasiswa Tegal Turun ke Jalan Lagi

Mahasiswa dari sejumlah perguruan tinggi di Kota dan Kabupaten Tegal berencana melakukan aksi unjuk rasa, Selasa (24/9) hari ini, untuk menolak UU KPK yang baru


Masih Ada 60 Ribu Rumah di Pemalang Tak Layak Huni

Masih Ada 60 Ribu Rumah di Pemalang Tak Layak Huni

Memiliki rumah yang nyaman tentulah jadi dambaan setiap orang.



Maaf tidak bisa mengambil data, ada masalah dengan server kami!