• Home
  • Berita Lokal
  • Guru Honorer Mogok, Pendidikan di Kabupaten Tegal Terancam Lumpuh

Lokal
Share this on:

Guru Honorer Mogok, Pendidikan di Kabupaten Tegal Terancam Lumpuh

  • Guru Honorer Mogok, Pendidikan di Kabupaten Tegal Terancam Lumpuh
  • Guru Honorer Mogok, Pendidikan di Kabupaten Tegal Terancam Lumpuh
  • Guru Honorer Mogok, Pendidikan di Kabupaten Tegal Terancam Lumpuh
  • Guru Honorer Mogok, Pendidikan di Kabupaten Tegal Terancam Lumpuh

SLAWI - Tenaga honorer yang tergabung dalam Perkumpulan Honorer Sekolah Negeri (PHSN) Kabupaten Tegal melakukan mogok kerja sejak, Rabu (3/10) lalu setelah menggelar unjuk rasa dengan sejumlah tuntutan. Aksi mogok massal itu dikhawatirkan membuat aktivitas pendidikan lumpuh.

‎Ketua PHSN Kabupaten Tegal Aenurrofiq mengatakan, rencana aksi mogok massal tenaga honorer sudah disampaikan kepada Pemkab Tegal saat unjuk rasa, Senin (1/10) lalu.

"Kami sudah sampaikan melalui pernyataan sikap dan surat resmi kepada Plt Bupati bahwa kami mogok massal mulai Rabu (3/10) sampai waktu yang tidak ditentukan," kata Aenurrofiq, Kamis (4/10).

‎Menurutnya, mogok massal itu akan terus dilakukan sampai sejumlah tuntuan yang disampaikan saat unjuk rasa di kantor Pemkab Tegal dipenuhi pemerintah.

"Kami sudah izin tidak beraktifitas mulai tanggal 3 Oktober sampai tuntutan-tuntutan kami dipenuhi," tegasnya.

Seperti diketahui, tuntutan ‎tersebut yakni pembatalan rekrutmen CPNS umum, tingkatkan status honorer PTK menjadi CPNS berdasarkan masa kerja secara bertahap sesuai kebutuhan dan tanpa tes, kemudian legalitas tenaga honor dengan penerbitan SK bupati atau kepala dinas dengan standar Upah Minimum Kabupaten (UMK).

Ketua Komisi IV DPRD Kabupaten Tegal, Munif, mengkhawatirkan aksi mogok massal tenaga honorer tersebut berdampak pada kegiatan belajar-mengajar (KBM) di sekolah.

"Saya khawatir jika pendidikan di Kabupaten Tegal lumpuh," kata Munif, saat melakukan rapat koordinasi dengan Kepala Dinas Dikbud, Kepala BKD, Ketua PGRI, dan sejumlah kepala UPTD Dikbud se Kabupaten Tegal di Ruang Banggar DPRD, Kamis (4/10) kemarin.

‎Dalam rapat tersebut, kepala UPTD Pendidikan di sejumlah kecamatan menyebut kegiatan belajar-mengajar di sekolah berjalan normal dan tidak terpengaruh aksi mogok massal tenaga honorer karena yang mogok hanya beberapa orang saja. Menanggapi hal itu, Munif mengaku tak percaya.

"Tenaga honorer ‎yang ikut demo kemarin itu jumlahnya ribuan. Mereka tentunya mogok massal semua," tukasnya. (far/zul)


Berita Sejenis

Potong Gembok Pagar, Pencuri Bawa Kabur Innova dr. Ali Sadiq

Potong Gembok Pagar, Pencuri Bawa Kabur Innova dr. Ali Sadiq

Aksi pencurian dengan pemberatan (curat) terjadi di Jalan Surabayan Timur Keluran Panggung Kota Tegal, Selasa (16/10) dinihari WIB, sekitar pukul 03.30 WIB.


Pelamar Formasi Guru Paling Banyak, Dokter Spesalis Hanya Seorang

Pelamar Formasi Guru Paling Banyak, Dokter Spesalis Hanya Seorang

Pendaftaran seleksi CPNS 2018 sudah resmi ditutup tadi malam pukul 23.59 WIB.


Oknum PNS Brebes Pemilik Narkoba Terancam 15 Tahun Hingga Hukuman Mati

Oknum PNS Brebes Pemilik Narkoba Terancam 15 Tahun Hingga Hukuman Mati

Badan Narkotika Nasional (BNN) Kota Tegal melimpahkan berkas kasus narkoba yang menjerat oknum ASN Pemkab Brebes kepada Kejaksaan Negeri Tegal, Selasa (16/10) s


Akses Jamban Sehat di Kabupaten Tegal Masih Urutan ke-23 di Jateng

Akses Jamban Sehat di Kabupaten Tegal Masih Urutan ke-23 di Jateng

Akses jamban sehat di Kabupaten Tegal secara keseluruhan sudah mencapai 83,51 persen. Capaian ini berada di urutan ke-23 dari 35 kabupaten dan kota di Jawa Teng


Irigasi Diratakan untuk Pabrik, Petani Wadul ke Dewan

Irigasi Diratakan untuk Pabrik, Petani Wadul ke Dewan

Petani yang sawahnya terdampak pembangunan pabrik di Desa Bangsri Kecamatan Bulakamba Kabupaten Brebes protes.


Kecewa Kebijakan Pemkab Tegal, Warga Suradadi Ancam Demo

Kecewa Kebijakan Pemkab Tegal, Warga Suradadi Ancam Demo

Warga di Kecamatan Suradadi Kabupaten Tegal mengancam akan menggelar unjuk rasa.


Garansi Bebas Calo, Plt Bupati Wanti-wanti Penipuan Seleksi CPNS

Garansi Bebas Calo, Plt Bupati Wanti-wanti Penipuan Seleksi CPNS

Plt Bupati Tegal Umi Azizah menegaskan penerimaan CPNS yang kembali dibuka tahun ini bebas dari calo.


Pembangunan Infrastruktur Membaik, Dewan Pamer Perda Jalan Kabupaten

Pembangunan Infrastruktur Membaik, Dewan Pamer Perda Jalan Kabupaten

Jaringan infrastruktur jalan memiliki peran penting dalam menunjang pertumbuhan ekonomi wilayah.


Jelang Ditutup, Pendaftar CPNS di Pemkab Tegal Ada 3.456 Orang

Jelang Ditutup, Pendaftar CPNS di Pemkab Tegal Ada 3.456 Orang

Pendaftaran seleksi CPNS akan ditutup Senin (15/10) pukul 23.59 WIB.


Balo-Balo Curi Perhatian Warga Tasikmalaya

Balo-Balo Curi Perhatian Warga Tasikmalaya

Penampilan kesenian khas Kota Tegal Balo-balo yang tergolong unik, berhasil mencuri perhatian ribuan penonton Karnaval Budaya dalam rangka Tasik Oktober Festiva



Maaf tidak bisa mengambil data, ada masalah dengan server kami!