Lokal
Share this on:

Harga Sayur dan Cabai Makin Menggila

  • Harga Sayur dan Cabai Makin Menggila
  • Harga Sayur dan Cabai Makin Menggila

MAHAL - Pembeli memilih cabai merah di pasar Bumiayu di tengah harganya yang kian mahal. (teguh supriyanto/radartegal.com)

BUMIAYU - Harga sejumlah sayuran dan cabai merah terus naik di sejumlah pedagang eceran Pasar Bumiayu. Kemarin, Jumat (19/7), bahkan harga cabai merah tembus Rp70 ribu per kilogram.

Heru 38, salah satu pedagang di Pasar Bumiayu menyatakan, harga cabai belum turun ke harga normal akibat menipisnya stok sebagai dampak terjadinya musim kemarau saat ini.

"Sehingga harganya jadi tinggi lagi semenjak masuk musim kemarau. Karena dari sananya (petani, red) pada kering jadi pasokannya menipis," ungkapnya.

Ditambahkan Heru, kenaikan harga cabai terus terjadi sejak beberapa pekan terakhir. Awal Juli, harga cabai merah berada di harga Rp50 ribu per kilogram, selanjutnya naik pada minggu kedua menjadi Rp 60 ribu per kilogram, hingga akhirnya Rp70 ribu per kilogram.

"Kami hanya menyesuaikan harga dari distributor. Selain itu, dengan tingginya harga saat ini, kita tidak berani nyetok banyak. Karena cabai cepat sekali kering," ucapnya.

Selain cabai merah, kemarau juga memicu terjadinya kenaikan harga pada komoditas sayuran lainnya, seperti mentimun, kacang panjang, dan terong. Jika sebelumnya harga mentimun Rp7 ribu per kilogram, naik menjadi Rp12 ribu per kilogram. Sedangkan kacang panjang dari semula Rp8 ribu per kilogram menjadi Rp 10 ribu per kilogram. Terong sebelumnya hanya Rp12 ribu per kilogram, namun saat ini harganya naik menjadi Rp 12 ribu per kilogram.

"Semua naik harga kalau sudah kemarau seperti ini. Sebagai pedagang kami juga bingung menjualnya. Sebab tidak jarang pembeli mengeluh saat mendengar harganya," ungkap Wiwit, 43, pedagang lainnya.

Para pedagang memerkirakan kenaikan harga ini masih akan terus terjadi hingga akhir Agustus mendatang, seiring dengan terjadinya perubahan cuaca di sentra penghasil sayuran.

"Kalau sekarang dari petani kesulitan, sebab banyak tanaman yang kering sehingga hasil panen tidak banyak," katanya.

Kenaikan harga cabai juga diakui Sodikin membuat pendapatannya turun hingga 50 persen. Hal ini karena warga mengurangi jumlah pembeliannya setelah mengetahui tingginya harga cabai dan sayuran lainnya.

"Biasanya orang beli 1 kilogram, sekarang cuma seperempat. Ya saya berharap cepat turun biar pendapatannya bisa normal lagi," ujarnya. (pri/ima)

Berita Sebelumnya

Berita Berikutnya


Berita Sejenis

Jelang Penilaian Adipura, Kota Slawi Belum Siap?

Jelang Penilaian Adipura, Kota Slawi Belum Siap?

Tak lama lagi Tim Penilai Adipura dari pusat dan provinsi masuk ke wilayah Kabupaten Tegal.


Karnaval Meriah, Walikota dan Wakilnya Ikut Gotong Ogoh-ogoh Raksasa

Karnaval Meriah, Walikota dan Wakilnya Ikut Gotong Ogoh-ogoh Raksasa

Dedy Yon dan Jumadi sempat menggotong replika ogoh-ogoh raksasa yang ditampilkan siswa-siswi dan guru SMPN 7 Tegal.


Sedang Nonton TV, Tembok Rumah Tiba-tiba Ambruk

Sedang Nonton TV, Tembok Rumah Tiba-tiba Ambruk

Tembok ruang tamu dan kamar tidur rumah milik Sopani (48) di Desa Mejasem Timur RT 06 RW 05 Kecamatan Kramat Kabupaten Tegal ambruk, Jumat (23/8) malam ,sekitar


16 Pelaku Curaranmor Ditangkap, Dua Emak-emak

16 Pelaku Curaranmor Ditangkap, Dua Emak-emak

Polres Tegal berhasil membekuk 16 orang terkait kasus pencurian kendaraan bermotor yang meresahkan masyarakat di Kabupaten Tegal dan sekitarnya.


Ratusan Kepala Sekolah Ikut Pelatihan

Ratusan Kepala Sekolah Ikut Pelatihan

ebanyak 850 kepala SD dan SMP di Kabupaten Pemalang mengikuti bimbingan dan pelatihan peningkatan kualitas mutu guru dan tenaga pendidik.


Hendak Transaksi, Empat Pemuda Pengedar Narkotika Dibekuk

Hendak Transaksi, Empat Pemuda Pengedar Narkotika Dibekuk

Empat pemuda yang berprofesi sebagai karyawan swasta dan buruh diamankan Polres Tegal secara terpisah, dalam operasi Antik Candi 2019.


Fantastis, di Karnaval Pelajar Ada Kain Putih Sepanjang 74 Meter

Fantastis, di Karnaval Pelajar Ada Kain Putih Sepanjang 74 Meter

SMP Negeri I Pangkah membuat geger penonton dan pejabat di panggung kehormatan saat karnaval pelajar dan umum.


Heboh dan Wow, Pakaian Karnival Buat Kagum Penonton Karnaval

Heboh dan Wow, Pakaian Karnival Buat Kagum Penonton Karnaval

Sebagian besar peserta karnaval pelajar dan umum menampilkan busana karnival.


Berkali-kali Dirazia, PGOT kok Masih Berkeliaran di Kota Tegal

Berkali-kali Dirazia, PGOT kok Masih Berkeliaran di Kota Tegal

19 Pengemis Gelandangan dan Orang Terlantar (PGOT) diamankan petugas saat razia gabungan, Rabu (21/8) siang.


Sakit Hati Dipecat, Kakak Beradik Nekat Curi 31 Laptop

Sakit Hati Dipecat, Kakak Beradik Nekat Curi 31 Laptop

Gara-gara sakit hati dipecat dari pekerjaannya sebagai tukang kebun, tiga orang nekat mencuri sejumlah laptop dan barang elektronik lainnya.



Maaf tidak bisa mengambil data, ada masalah dengan server kami!