Lokal
Share this on:

Hari Ini, 42 Kades Terpilih Dilantik

  • Hari Ini, 42 Kades Terpilih Dilantik
  • Hari Ini, 42 Kades Terpilih Dilantik

BREBES - Sebanyak 42 kepala desa (kades) terpilih dalam pilkades serentak beberapa waktu lalu di wilayah Brebes Selatan hari ini, (15/7) dilantik. Ke 42 kades terpilih tersebut terdapat di enam Kecamatan, yakni Kecamatan Salem, Kecamatan Bantarkawung, Kecamatan Paguyangan, Kecamatan Sirampog, Kecamatan Tonjong dan Kecamatan Bumiayu.

Plt Kepala Bagian (Kabag) Pemerintahan Desa (Pemdes) Setda Kabupaten Brebes La Ode Vindat Aris mengatakan, dari ke enam kecamatan yang melaksanakan oilkades serentak gelombang pertama di wilayah Brebes selatan memiliki jumlah yang berbeda-beda.

Misalnya di Kecamatan Salem yakni ada delapan desa yang mengikuti pilkades. Yaitu Desa Banjaran Capar, Ciputih, Gendoang, Gunungjaya Indrajaya, Salem dan Windusari.

Kecamatan Bantarkawung ada enam desa, yakni Desa Legok, Ciomas, Pangebatan, Banjarsari, Kebandungan dan Desa Bantarkawung. Di Kecamatan Paguyangan ada tujuh desa yang melaksanakan pilkades yakni Desa Winduaji, Wanatirta, Taraban, Pagojengan, Kretek, Cipetung dan Pandansari.

Di Kecamatan Sirampog ada sembilan desa yang melaksanakan pilkades, yakni Desa Wanareja, Dawuhan, Plompong, Mlayang, Kaligiri, Kaliloka, Sridadi, Manggis dan Desa Benda.

Di Kecamatan Tonjong ada lima desa yakni, Desa Kalijurang, Galuhtimur, Linggapura, Tonjong, dan Rajawetan. Sementara di Kecamatan Bumiayu ada tujuh desa yakni, Desa Pruwatan, Kalinusu, Langkap, Kalilangkap, Kalisumur, Bumiayu dan Desa Dukuhturi.

"Dan dari hasil pilkades itu rencananya hari ini akan dilakukan pelantikan secara serentak di Lapangan Asri Bumiayu (khusus wilayah Brebes selatan)," ungkapnya.

Dia menyebutkan, pelantikan tersebut sesuai dengan aturan yang berlaku. Yakni, bupati wajib melantik kades terpilih dalam pilkades dalam kurun waktu 30 hari setelah pemilihan. Meskipun, kata dia, saat ini masih ada beberapa proses gugatan yang terus berjalan.

“Sesuai dengan aturan bupati akan tetap melantik kades terpilih sejak 30 hari ditetapkan sebagai kades terpilih meskipun saat ini masih ada proses gugatan,” ujarnya.

Pelantikan tersebut, lanjutnya, tidak bisa menunggu proses hukum yang diajukan calon kades yang gagal, sampai selesai. Pasalnya, gugatan yang masuk di Pengadilan Negeri (PN) butuh waktu penyelesaian setidaknya 5 bulan lamanya.

Sehingga, jika mengacu pada aturan yang ada yakni bupati wajib melantik kades terpilih 30 hari pascapenetapan itu tidak bisa.

“Jika kades terpilih tidak dilantik karena menunggu proses gugatan selesai, maka akan mengganggu jalannya pemerintahan dan pelayanan publik. Selain itu juga akan menyalahi aturan yaitu Peraturan Bupati (Perbup) tentang Pelaksanaan Pilkades. Jadi kades terpilih tetap akan dilantik,” jelasnya. (ded/ism/ima)

Berita Sebelumnya

Berita Berikutnya


Berita Sejenis

Kloter SOC 47 Gelar Upacara HUT RI ke-74 di Mekkah

Kloter SOC 47 Gelar Upacara HUT RI ke-74 di Mekkah

Tak hanya digelar di tanah air, peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) RI ke-74 juga digelar di luar negeri.


Momen Hari Merdeka, Warga Dukuh Kalisusu Didrop Air Bersih

Momen Hari Merdeka, Warga Dukuh Kalisusu Didrop Air Bersih

Warga Dukuh Kalisusu RT 32 RW 14 Desa Karanganyar, Kecamatan Kedungbanteng, Sabtu (17/8) didroping air bersih oleh BPBD Kabupaten Tegal.


Saat Setubuhi Anak di Bawah Umur, Pria Ini Baru Tahu 'Burung'nya Loyo

Saat Setubuhi Anak di Bawah Umur, Pria Ini Baru Tahu 'Burung'nya Loyo

Kesepian lama ditinggal setahun istrinya, Daryono (47), warga Dukuh Jubang, Kertasari, Suradadi, Kabupaten Tegal nekat menyetubuhi anak dibawah umur.


Rutin Adakan Sekolah Sungai, Komunitas Ini Raih Juara Harapan Dua Tingkat Jateng

Rutin Adakan Sekolah Sungai, Komunitas Ini Raih Juara Harapan Dua Tingkat Jateng

Di tengah perkembangan teknologi dan maraknya pergaulan bebas, rupanya masih ada sekumpulan anak muda di Pemalang


Lima Pelaku Pembunuhan Taburkan Kopi Berbulan-bulan? Ini Penjelasan Polisi

Lima Pelaku Pembunuhan Taburkan Kopi Berbulan-bulan? Ini Penjelasan Polisi

Penemuan mayat dalam karung yang ditemukan di sebuah rumah kosong di Desa Cerih Kecamatan Jatinegara Kabupaten Tegal sempat menimbulkan tanda tanya besar.


Malu Hamil, Oknum Mahasiswi Ini Buang Bayinya

Malu Hamil, Oknum Mahasiswi Ini Buang Bayinya

RS (19), warga Kecamatan Larangan Kabupaten Brebes harus mempertanggungjawabkan perbuatannya membuang bayi yang baru saja dilahirkannya.


Status Waspada, Tradisi Rayakan HUT RI di Puncak Gunung Slamet Sementara Ditutup

Status Waspada, Tradisi Rayakan HUT RI di Puncak Gunung Slamet Sementara Ditutup

Sudah menjadi tradisi bagi komunitas pecinta alam merayakan hari ulang tahun kemerdekaan RI di puncak Gunung Slamet.


Gas Elpiji Tiga Kilogram Langka di Kabupaten Tegal

Gas Elpiji Tiga Kilogram Langka di Kabupaten Tegal

Sejak Hari Raya Idul Adha gas elpiji isi 3 kilogram kembali sulit didapat.


Penahanan Dua Kades Terduga Korupsi Dana Desa dan PBB Dipindah ke Semarang

Penahanan Dua Kades Terduga Korupsi Dana Desa dan PBB Dipindah ke Semarang

Dua tersangka kasus korupsi dana desa (DD) dan pajak bumi bangunan (PBB) di Kabupaten Brebes dititipkan di Lapas Kedungpane Semarang oleh Kejaksaan Negeri (Keja


Air Sulit, Petani Tetap Tanam

Air Sulit, Petani Tetap Tanam

Di tengah kesulitan air, tidak sedikit petani di Pemalang yang tetap menanam padi saat memasuki musim tanam ketiga tahun ini.



Maaf tidak bisa mengambil data, ada masalah dengan server kami!