• Home
  • Berita Lokal
  • Hartanya Ludes Dijual, Korban Penipuan Uang Ghoib Tidur di Truk

Lokal
Share this on:

Hartanya Ludes Dijual, Korban Penipuan Uang Ghoib Tidur di Truk

  • Hartanya Ludes Dijual, Korban Penipuan Uang Ghoib Tidur di Truk
  • Hartanya Ludes Dijual, Korban Penipuan Uang Ghoib Tidur di Truk

SLAWI - Enam warga di Kabupaten Tegal dan Kota Tegal menjadi korban penipuan bermodus penggandaan uang melalui rekening ghoib yang dilakukan oleh Kholis (39), warga Desa Sikasur Kecamatan Belik Kabupaten Pemalang. Saking lihainya pria lulusan SD itu dalam melancarkan aksi tipu-tipu, salah seorang korban sampai rela menjual seluruh harta bendanya.

Kanit Reskrim Polsek Adiwerna Aiptu Ardiyanto SH mengungkapkan, ada enam korban yang menjadi korban penipuan tersangka. Lima warga Kabupaten Tegal dan satu warga Kota Tegal.

"Yang Kabupaten Tegal tiga orang warga Kecamatan Adiwerna dan dua warga Kecamatan Pangkah. Para korban ini bapak-bapak semua," ungkapnya kepada radartegal.com.

Ardiyanto juga mengungkapkan, salah seorang korban yang merupakan warga Desa Pener Kecamatan Pangkah menyetorkan uang kepada tersangka hingga Rp225 juta. Korban tergiur dan percaya dengan janji tersangka bisa mencairkan uang dari rekening ghoib.

Akibatnya sungguh miris. Kini korban yang bekerja sebagai sopir truk pengangkut material dan mengontrak rumah di Desa Pesalakan Kecamatan Adiwerna tersebut jatuh miskin, karena seluruh harta miliknya sudah dijual.

"Korban ini yang setor paling banyak, sampai Rp225 juta. Uangnya dari hasil jual tanah dan rumah. Sekarang sudah tidak punya apa-apa. Sudah tidak bisa ngontrak rumah. Tidurnya di truk," ungkapnya

Menurut Ardiyanto, korban mengetahui tersangka bisa menggandakan uang dari seseorang yang mempromosikan kemampuan tersangka. Setelah mendatangi rumah tersangka, korban kemudian menyetorkan uang kepada rekening istri tersangka secara bertahap sejak 2017 hingga 2018.

Begitu uang sudah disetorkan, korban dijak tersangka melakukan ritual ke sejumlah tempat keramat. Tersangka menjanjikan uang yang disetorkan akan berlipat ganda enam bulan setelah melakukan ritual di tempat keramat.

Namun uang ghoib berjumlah ratusan miliaran rupiah yang dijanjikan tersangka itu ternyata tak pernah diterimanya. Korban pun akhirnya sadar sudah ditipu dan melaporkan tersangka ke Polsek Adiwerna.

"Dari total uang yang sudah disetorkan para korban, tersangka menjanjikan bisa bertambah menjadi Rp210 miliar," imbuh Ardiyanto.

Sebelumnya diberitakan, Kholis (39), warga Desa Sikasur Kecamatan Belik Kabupaten Pemalang ditangkap Unit Reskrim Polsek Adiwerna dan Satreskrim Polres Tegal karena melakukan penipuan dengan modus penggandaan uang atau uang ghoib.

Para korbannya diperdaya tersangka dengan dijanjikan bisa mendapat uang banyak dengan cepat dan mudah, sehingga mau menyetorkan uang antara Rp80-225 juta. Total uang korban yang dibawa kabur ‚Äémencapai Rp654 juta. (far/zul)


Berita Sejenis

Dijual Rp20 Ribu, Warga Berebut Paket Sembako Murah

Dijual Rp20 Ribu, Warga Berebut Paket Sembako Murah

Warga di Kabupaten Brebes berdesak-desakan untuk mendapatkan paket sembako murah yang dijual Pemkab Brebes di Alun-alun Brebes, Senin (13/5).


Daging Sapi dan Ayam yang Dijual di Pasar Tradisional Disidak

Daging Sapi dan Ayam yang Dijual di Pasar Tradisional Disidak

Memasukinya hari kelima Ramadan, petugas gabungan melakukan sidak ke sejumlah pasar tradisional di Kota Tegal.


Tiket Kereta Api Mudik dan Balik dari Tegal ke Berbagai Tujuan Ludes

Tiket Kereta Api Mudik dan Balik dari Tegal ke Berbagai Tujuan Ludes

Meski Ramadan baru dua hari, namun sejumlah tiket kereta api untuk arus mudik dan balik sudah habis terjual.


Sempat Melawan saat Ditusuk Penumpangnya, Tukang Ojek Berlumuran Darah

Sempat Melawan saat Ditusuk Penumpangnya, Tukang Ojek Berlumuran Darah

Seorang tukang ojek diduga menjadi korban penganiayaan pria tak dikenal yang menjadi penumpangnya, Rabu (1/5) malam, sekitar pukul 23.30 WIB.


Sebelum Ditemukan Meninggal, Santi Sempat Minta Uang

Sebelum Ditemukan Meninggal, Santi Sempat Minta Uang

Kasud (55) mengakui anaknya Santi (19) mengidap epilepsi.


Pakai Innova, Tiga Anggota KPK Datangi Kantor DPMPTSP Kabupaten Tegal

Pakai Innova, Tiga Anggota KPK Datangi Kantor DPMPTSP Kabupaten Tegal

Dugaan kasus tindak pidana pencucian uang dengan tersangka Bupati Mojokerto Jawa Timur Haji Mustofa Kamal Pasa sampai ke Kabupaten Tegal.


Antisipasi Korban Jiwa, Tim Medis Periksa Petugas PPK yang Mulai Kelelahan

Antisipasi Korban Jiwa, Tim Medis Periksa Petugas PPK yang Mulai Kelelahan

Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Tegal menggandeng Dinas Kesehatan untuk memeriksa anggota Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK) yang sedang melakukan rekapitu


Korban Sudah Tak Kuat saat Awasi Rekapitulasi C1

Korban Sudah Tak Kuat saat Awasi Rekapitulasi C1

Komisioner Bawaslu Kabupaten Brebes Ahmad Ma'ruf menyampaikan belasungkawa yang sedalam-dalamnya atas meninggalnya H Abdul Ghofur, anggota Panwaslu Kecamatan Br


Antisipasi Korban Jiwa saat Rekapitulasi, Anggota Pengamanan Dicek Kesehatannya

Antisipasi Korban Jiwa saat Rekapitulasi, Anggota Pengamanan Dicek Kesehatannya

Sejumlah polisi dan personel TNI yang tengah melaksanakan tugas pengamanan pentahapan Pemilu 2019 diketahui meninggal dunia di berbagai wilayah.


Alhamdulillah, Uang Insentif Guru Agama Cair

Alhamdulillah, Uang Insentif Guru Agama Cair

Uang insentif untuk ribuan guru ngaji di Kabupaten Brebes akhirnya cair.



Maaf tidak bisa mengambil data, ada masalah dengan server kami!