• Home
  • Berita Lokal
  • Harus Cetak APK Sendiri, Paslon Umi-Ardie Protes KPU Tidak Adil

Lokal
Share this on:

Harus Cetak APK Sendiri, Paslon Umi-Ardie Protes KPU Tidak Adil

  • Harus Cetak APK Sendiri, Paslon Umi-Ardie Protes KPU Tidak Adil
  • Harus Cetak APK Sendiri, Paslon Umi-Ardie Protes KPU Tidak Adil

SLAWI - Rapat pleno terbuka penetapan pasangan calon (paslon) bupati dan wakil bupati Umi Azizah-Sabilillah Ardi sebagai paslon pengganti Enthus Susmono yang digelar KPU Kabupaten Tegal Kamis (24/5) siang berujung protes dari partai pengusung (parpol) pengusung paslon nomor urut 3 itu.

Protes tersebut terkait penyediaan alat peraga kampanye (APK) dan bahan kampanye (BK) setelah Umi Azizah-Sabilillah Ardi resmi ditetapkan sebagai paslon. Protes tersebut berawal saat Ketua Dewan Pengurus Cabang (DPC) PKB Kabupaten Tegal A Firdaus Assyairozi ‎menanyakan apakah KPU akan memfasilitasi pencetakan APK dan BK untuk paslon yang diusung partainya itu.

‎"Kami menuntut hak yang sama terkait APK dan BK karena sudah ditetapkan sebagai calon bupati dan wakil bupati," kata Firdaus sesaat sebelum rapat pleno ditutup.

Menjawab hal itu‎, Ketua KPU Kabupaten Tegal Sukartono mengatakan, pihaknya tidak akan mencetak APK dan BK untuk paslon Umi Azizah-Sabilillah Ardi setelah ditetapkan sebagai paslon pengganti karena tidak ada dasar hukumnya.

"Kami sudah konsultasi ke KPU pusat. Hasil konsultasi dengan Biro Teknis, bahwa pengadaan APK dan BK untuk calon pengganti tidak ada dasar hukumnya. Tidak diatur dalam peraturan KPU terkait calon pengganti calon yang berhalangan tetap. Yang bisa dilakukan penggantian adalah bahan sosialisasi dan surat suara,"‎ jelasnya.

Selain dari KPU RI, menurut Sukartono, ‎pihaknya juga mendapat petunjuk yang sama dari KPU Provinsi Jateng terkait pengadaan AKP dan BK untuk paslon pengganti. "KPU provinsi juga menegaskan tidak ada pencetakan APK dan BK. Kalau calon mau mencetak APK dan BK silahkan, disesuaikan dengan kebutuhan," ujarnya.

‎Menanggapi jawaban itu, Firdaus menilai KPU berlaku tidak adil terhadap paslon Umi Azizah-Sabilillah Ardi. Hal ini juga kembali ditegaskan Firdaus usai rapat pleno.

Menurutnya, penyediaan APK dan BK untuk paslon nomor urut 3 itu seharusnya tetap dilakukan oleh KPU.‎ "APK harus tetap diadakan KPU, karena sesuai PKPU (Peraturan KPU) jika calon sudah ditetapkan maka KPU harus memfasilitasi APK dan BK. Tidak hanya surat suara dan alat sosialisasi saja,” ujarnya.

Firdaus mengatakan, Umi Azizah-Sabilillah Ardi sudah ditetapkan KPU sebagai paslon bupati-wakil bupati, sehingga KPU berkewajiban untuk menfasilitasi pengadaan APK untuk memenuhi rasa keadilan seperti paslon lainnya.

“PKB selalu pengusung paslon nomor tiga dan tim pemenangan Umi-Ardie akan melayangkan surat protes ke KPU. Ini demi rasa keadilan. Kami juga akan kirim surat ke Panwaslu untuk mengklarifikasi hal itu,” tandasnya.

‎Sementara itu, Sukartono menepis KPU tidak adil karena KPU sebelumnya sudah mencetak APK dan BK untuk semua paslon.‎ Dia juga mempersilahkan jika paslon nomor urut 3 melayangkan surat protes. "Kami mengikuti petunjuk dari KPU pusat dan provinsi," ujarnya. (far/zul)


Berita Sejenis

Pengurusan SIPI Sulit, PAD Hasil Lelang Diprediksi Tak Sesuai Target

Pengurusan SIPI Sulit, PAD Hasil Lelang Diprediksi Tak Sesuai Target

Pendapatan asli daerah (PAD) hasil lelang ikan di tiga TPI diprediksi tidak sesuai target. Bahkan, jumlahnya cenderung mengalami penurunan.


KPU Persilakan Warga Laporkan 546 Caleg jika Ada yang Tak Beres

KPU Persilakan Warga Laporkan 546 Caleg jika Ada yang Tak Beres

Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Tegal sudah menetapkan dan mengumumkan 546 Daftar Caleg Sementara (DCS) dalam pileg 2019.


Setelah Dilantik, Umi-Ardie Akan Evaluasi 22 Aplikasi Pelayanan

Setelah Dilantik, Umi-Ardie Akan Evaluasi 22 Aplikasi Pelayanan

Bupati Tegal terpilih Umi Azizah akan mengevaluasi semua aplikasi pelayanan berbasis Teknologi Informasi (TI) yang dimiliki Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tegal.


13 Karaoke di Kota Tegal Terancam Tutup

13 Karaoke di Kota Tegal Terancam Tutup

13 pengusaha dan pengelola tempat hiburan karaoke diminta untuk tidak lagi mengajukan permohonan perpanjangan izin usaha.


Masih Trauma, Begini Penuturan Korban Perampokan di Bumiayu

Masih Trauma, Begini Penuturan Korban Perampokan di Bumiayu

Siapa yang tidak trauma. Korban perampokan, Roimah, baru saja mengadakan kenduri selamatan tujuh bulan untuk anaknya.


Empat Bakal Caleg Diganti

Empat Bakal Caleg Diganti

KPU Kabupaten Tegal segera mengumumkan Daftar Caleg Sementara (DCS) Pemilu Legislatif 2019 setelah dilakukan tahapan verifikasi berkas persyaratan.


Ketahuan Simpan Foto Pacar, Istri Dicekik sampai Meninggal

Ketahuan Simpan Foto Pacar, Istri Dicekik sampai Meninggal

Satreskrim Polres Pekalongan, Senin (6/8) lalu, menggelar rekonstruksi kasus pembunuhan istri oleh suaminya sendiri di Mapolres.


Nasib Gugatan Habib Ali-Tanty Tunggu Keputusan Panel Hakim MK

Nasib Gugatan Habib Ali-Tanty Tunggu Keputusan Panel Hakim MK

Gugatan perselisihan hasil pemilihan umum yang diajukan paslon nomor 4 Habib Ali-Tanty (Hati) telah bergulir di Mahkamah Konstitusi (MK).


Kades Nyaleg Harus Mengundurkan Diri

Kades Nyaleg Harus Mengundurkan Diri

Banyak kepala desa (kades) di Kabupaten Tegal diketahui mencalonkan diri sebagai anggota DPRD melalui sejumlah partai politik (parpol).


Anggaran Pilkades Serentak Mengacu DPT

Anggaran Pilkades Serentak Mengacu DPT

Daftar pemilih di pilkades serentak gelombang II Desember mendatang tidak akan menggunakan pada Daftar Pemilih Tetap (DPT) dalam pemilihan bupati (pilbup).



Maaf tidak bisa mengambil data, ada masalah dengan server kami!