• Home
  • Berita Lokal
  • Hati-hati, Beredar SMS Ngaku Korban Gempa dan Tsunami Minta Ditransfer Uang

Lokal
Share this on:

Hati-hati, Beredar SMS Ngaku Korban Gempa dan Tsunami Minta Ditransfer Uang

  • Hati-hati, Beredar SMS Ngaku Korban Gempa dan Tsunami Minta Ditransfer Uang
  • Hati-hati, Beredar SMS Ngaku Korban Gempa dan Tsunami Minta Ditransfer Uang

SLAWI - Duka korban gempa dan tsunami yang terjadi di Palu dan Donggala, Sulawesi Tengah, ditengarai justru dimanfaatkan pihak-pihak tertentu untuk mendapat keuntungan. Salah satunya dengan modus meminta sumbangan untuk korban melalui pesan singkat (SMS) sehingga masyarakat harus berhati-hati.

Sejak beberapa hari terakhir, beredar pesan singkat dengan pengirim mengaku keluarga korban gempa dan tsunami Palu dan Donggala. Dalam pesan itu, pengirim meminta bantuan melalui rekening dan turut mencantumkan sebuah nomor rekening di salah satu bank.

"Saya hari ini juga dapat SMS dari sebuah nomor yang mengaku keluarga korban gempa dan tsunami di Palu dan Donggala, meminta tolong dalam bentuk uang. Memang sudah marak beredar," kata salah seorang warga Desa Majasem Barat Kecamatan Kramat Kabupaten Tegal Kuncoro Wijayanto, Selasa (9/10).

Kuncoro mengaku tak menanggapi pesan singkat tersebut karena khawatir itu adalah penipuan dengan modus meminta sumbangan untuk korban gempa dan tsunami di Palu dan Donggala yang sudah menewaskan lebih dari 1.000 orang dan puluhan ribu warga lainnya harus mengungsi.

Apalagi kepolisian juga sudah meminta masyarakat untuk berhati-hati dengan penipuan dengan modus meminta atau menyalurkan bantuan untuk korban gempa dan tsunami Palu dan Donggala yang belakangan mulai muncul.

"Kalau ingin membantu, lebih baik salurkan melalui lembaga pemerintah atau organisasi resmi yang terpercaya," ujar Kuncoro.

Jika pesan singkat itu ternyata benar modus penipuan, Kuncoro menyesalkan ulah pihak tak bertanggungjawab yang tega melakukan hal itu dengan memanfaatkan duka para korban dan kepedulian masyarakat.‎ (far/zul)

Berita Sebelumnya

Berita Berikutnya


Berita Sejenis

BPJS Ketenagakerjaan dan Satwasnaker Wilayah Pekalongan Tingkatkan Pengawasan

BPJS Ketenagakerjaan dan Satwasnaker Wilayah Pekalongan Tingkatkan Pengawasan

Dalam rangka meningkatkan kepatuhan pemberi kerja terhadap pelaksanaan program bpjs ketenagakerjaan


Rutin Adakan Sekolah Sungai, Komunitas Ini Raih Juara Harapan Dua Tingkat Jateng

Rutin Adakan Sekolah Sungai, Komunitas Ini Raih Juara Harapan Dua Tingkat Jateng

Di tengah perkembangan teknologi dan maraknya pergaulan bebas, rupanya masih ada sekumpulan anak muda di Pemalang


Disidak, Elpiji Tiga Kilogram Ternyata Dipakai Bahan Bakar Mesin Pompa Air

Disidak, Elpiji Tiga Kilogram Ternyata Dipakai Bahan Bakar Mesin Pompa Air

Hasil sidak Dinas Perdagangan Koperasi dan UKM bersama Pertamina ke toko-toko di wilayah Dukuhwaru dan Pagerbarang


Saluran Bau dan Penuh Sampah, Bupati Brebes Tegur Sejumlah Kepala Dinas

Saluran Bau dan Penuh Sampah, Bupati Brebes Tegur Sejumlah Kepala Dinas

Bupati Brebes Idza Priyanti naik pitam saat meninjau saluran irigasi di sebelah pasar belakang Markas Kodim 0713/Brebes, Rabu (14/8).


Cemburu dan Sakit Hati, Alasan Para Pelaku Tega Habisi Nurhikmah

Cemburu dan Sakit Hati, Alasan Para Pelaku Tega Habisi Nurhikmah

Misteri pembunuhan terhadap Nurhikmah (16) yang jazadnya ditemukan dalam rumah kosong akhirnya terungkap.


Bolos Sekolah, Delapan Pelajar Diamankan Anggota Satpol PP

Bolos Sekolah, Delapan Pelajar Diamankan Anggota Satpol PP

Delapan pelajar dari SMP dan SMK swasta di Kabupaten Tegal diamankan anggota Satpol PP.


Penahanan Dua Kades Terduga Korupsi Dana Desa dan PBB Dipindah ke Semarang

Penahanan Dua Kades Terduga Korupsi Dana Desa dan PBB Dipindah ke Semarang

Dua tersangka kasus korupsi dana desa (DD) dan pajak bumi bangunan (PBB) di Kabupaten Brebes dititipkan di Lapas Kedungpane Semarang oleh Kejaksaan Negeri (Keja


Pemakaman Jazad ABG Dalam Karung Dikawal Ketat Polisi

Pemakaman Jazad ABG Dalam Karung Dikawal Ketat Polisi

Jenazah Nurhikmah (16), anak baru gede (ABG) yang diduga menjadi korban pembunuhan, dimakamkan di Tempat Pemakaman Umum (TPU)


Bandel, Pedagang Pasar Kemantran dan Pepedan Ditertibkan

Bandel, Pedagang Pasar Kemantran dan Pepedan Ditertibkan

Pedagang Pasar Kemantran dan Pepedan yang berjualan di luar lingkungan pasar ditertibkan.


Polisi Amankan Sejumlah Orang Terkait Mayat ABG Dalam Karung

Polisi Amankan Sejumlah Orang Terkait Mayat ABG Dalam Karung

Misteri penemuan mayat dalam karung yang mulai membusuk dan tangannya terikat rafia mulai menemui titik terang.



Maaf tidak bisa mengambil data, ada masalah dengan server kami!