• Home
  • Berita Lokal
  • Hilang saat Dititpkan ke Kakeknya, Balita 4 Tahun Ditemukan Menangis di Guci

Lokal
Share this on:

Hilang saat Dititpkan ke Kakeknya, Balita 4 Tahun Ditemukan Menangis di Guci

  • Hilang saat Dititpkan ke Kakeknya, Balita 4 Tahun Ditemukan Menangis di Guci
  • Hilang saat Dititpkan ke Kakeknya, Balita 4 Tahun Ditemukan Menangis di Guci

BREBES - Azam Aditya Putra (4), warga Desa Kedungbokor Kecamatan Larangan Kabupaten Brebes dikabarkan hilang, Selasa (23/4) malam. Belakangan, putra pasangan dari Imam Saputro (37) dan Kasriah (35) ini ditemukan, Rabu (24/4) petang di kawasan Obyek Wisata Guci Tegal.

Informasi yang berhasil dihimpun menyebutkan, kejadian bermula saat korban tengah dititipkan di rumah kakeknya, Kasud (55). Seperti biasanya, Azam dititipkan saat ayah hendak berangkat bekerja. Sedangkan ibunya di luar negeri menjadi TKI.

"Pada Selasa siang, saat akan berangkat kerja anak saya titipkan ke kakeknya,” ungkap Imam.

Menurut informasi, kata Imam, Santi (19) yang merupakan tante korban mengajak Azam ke Guci menggunakan sepeda motor. Namun, kepergian mereka tidak diketahui Kasud, yang saat itu tengah berada di dalam kamar untuk beristirahat.

"Bahkan sampai Selasa malam Azam tidak juga pulang, sehingga saya melaporkan kehilangan anak saya itu ke Polsek Larangan," sambungnya.

Beruntung, laporan Imam ke Polsek Larangan, langsung ditindaklanjuti dengan melakukan pencarian dan menyebarkan informasi ke polres wilayah lain, termasuk Polres Tegal. Belakangan diketahui, Azam ditemukan warga di kawasan Obyek Wisata Guci Tegal.

"Saat itu korban menangis sendirian memanggil-manggil nama orang tuanya. Oleh warga, Azam dibawa ke Mapolsek Bojong," kata Kasat Reskrim Polres Brebes, AKP Triagung Suryomicho.

Menurut Kasat Reskrim, Azam kemudian dijemput oleh anggota Satreskrim Polres Brebes. Kini, Azam sudah berkumpul kembali di tengah keluarga. (muj/zul)


Berita Sejenis

Empat Sepeda Motor Pengangkut Sampah Desa Slawi Kulon Mangkrak

Empat Sepeda Motor Pengangkut Sampah Desa Slawi Kulon Mangkrak

Empat sepeda motor pengangkut sampah milik Pemdes Slawi Kulon sudah satu tahun lebih mangkrak.


Pelaku Pukul Kepala Istri dengan Palu Masih Buron

Pelaku Pukul Kepala Istri dengan Palu Masih Buron

Pelaku penganiayaan terhadap istrinya sendiri hingga Kamis (22/8) sore, belum ditemukan keberadaannya.


Fantastis, di Karnaval Pelajar Ada Kain Putih Sepanjang 74 Meter

Fantastis, di Karnaval Pelajar Ada Kain Putih Sepanjang 74 Meter

SMP Negeri I Pangkah membuat geger penonton dan pejabat di panggung kehormatan saat karnaval pelajar dan umum.


Berkali-kali Dirazia, PGOT kok Masih Berkeliaran di Kota Tegal

Berkali-kali Dirazia, PGOT kok Masih Berkeliaran di Kota Tegal

19 Pengemis Gelandangan dan Orang Terlantar (PGOT) diamankan petugas saat razia gabungan, Rabu (21/8) siang.


Setelah AM Setubuhi Korban, Dua Pelaku Sempat Minta 'Jatah' tapi Ditolak

Setelah AM Setubuhi Korban, Dua Pelaku Sempat Minta 'Jatah' tapi Ditolak

Sejumlah fakta di balik pembunuhan Nurhikmah (16), yang mayatnya ditemukan terbungkus karung, Rabu (21/8), semakin terang benderang.


Kelima Pelaku Peragakan 35 Adegan saat Eksekusi Mayat ABG Dalam Karung

Kelima Pelaku Peragakan 35 Adegan saat Eksekusi Mayat ABG Dalam Karung

Untuk melengkapi berkas perkara dugaan pembunuhan ABG dalam karung, Polres Tegal menggelar rekonstruksi, Selasa (20/8).


Demi Keamanan, Rekonstruksi Pembunuhan ABG Dalam Karung Digelar di Slawi

Demi Keamanan, Rekonstruksi Pembunuhan ABG Dalam Karung Digelar di Slawi

Rekonstruksi pembunuhan Nurhikmah (16), ABG yang mayatnya ditemukan sudah menjadi tengkorak di dalam karung, Selasa (20/8), digelar Polres Tegal.


Kenal Singkat, Kakek 83 Tahun di Tegal Nikahi Gadis 27 Tahun

Kenal Singkat, Kakek 83 Tahun di Tegal Nikahi Gadis 27 Tahun

Sudirgo (83), warga warga RT 3 RW 5 Desa Pagerbarang, Pagerbarang Kabupaten Tegal menyunting Nuraeni (22) asal Desa Jatilaba, Margasari Kabupaten Tegal, Minggu


Kloter SOC 47 Gelar Upacara HUT RI ke-74 di Mekkah

Kloter SOC 47 Gelar Upacara HUT RI ke-74 di Mekkah

Tak hanya digelar di tanah air, peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) RI ke-74 juga digelar di luar negeri.


Desa Kendaldoyong Makin Hijau dengan Gerakan Tanam 100 Pohon

Desa Kendaldoyong Makin Hijau dengan Gerakan Tanam 100 Pohon

Jumat (16/8) tepat satu hari sebelum Hari Ulang Tahun Kemerdekaan Republik Indonesia (HUT RI) ke-74 tahun, mahasiswa dari Tim 2 KKN (Kuliah Kerja Nyata)



Maaf tidak bisa mengambil data, ada masalah dengan server kami!