• Home
  • Berita Lokal
  • Hingga Pertengahan November, Ada 3.000 Janda Baru di Kabupaten Tegal

Lokal
Share this on:

Hingga Pertengahan November, Ada 3.000 Janda Baru di Kabupaten Tegal

  • Hingga Pertengahan November, Ada 3.000 Janda Baru di Kabupaten Tegal
  • Hingga Pertengahan November, Ada 3.000 Janda Baru di Kabupaten Tegal

KALKULASI - Humas Pengadilan Agama Slawi merinci jumlah gugatan perceraian di ruang kerjanya, kemarin. (hermas purwadi/radar slawi)

SLAWI - Kasus perceraian di Kabupaten Tegal ternyata cukup tinggi. Hingga pertengahan November (hari ini, Red), sudah ada 3.000 perkara yang diputus, dari 3.474 kasus gugatan perceraian yang terdaftar, dan 474 gugatan sisanya sedang proses sidang.

Ironisnya, mereka yang memilih mengakhiri biduk rumah tangganya itu rata-rata masih di kisaran usia produktif, antara 30-35 tahun. Kepala Pengadilan Agama Slawi H. Nuharo melalui Humas PA Slawi H. Sobirin mengungkapkan, untuk wilayah se-eks Karesidenan Pekalongan, angka kasusnya tertinggi kedua, setelah Kabupaten Pemalang.

Posisi ke-3 dengan angka perceraian paling tinggi diduduki Kabupaten Brebes. ”Ada beberapa faktor utama yamg membuat angka perceraian di Kabupaten Tegal tinggi, yakni masalah ekonomi, pernikahan dini, dan hadirnya pihak ketiga,” jelasnya.

Dia menyebut, dulu sempat digulirkan penyuluhan terpadu antara Pengadilan Agama, Kantor Kemenag, dan Pemkab Tegal. Namun, di tahun ini terhenti. Dia berharap, tahun depan penyuluhan terpadu bisa diaktifkan kembali di masing-maisng kecamatan untuk menekan angka perceraian di Kabupaten Tegal.

Kesadaran hukum tersebut harus dibina agar masyarakat lebih memperbaiki kehidupan pernikahan. Pihaknya memang selalu mengusahakan jalan damai agar tidak muncul perceraian. Namun, upaya itu persentase keberhasilannya kecil. Karena kalau sudah mau cerai ya susah.

Ditambahkan Sobirin, saat ini ada 291 permohonan yang sebagian besar berasal dari kasus pernikahan dini atau di bawah umur. Permohonan dispensasi pernikahan dini diberikan ketika ada kasus usia pasangan pengantin baru 14 tahun.

”Sesuai UU Nomor 1/1974 Pasal 7 tentang Perkawinan mensyaratkan batasan usia pernikahan untuk laki-laki 19 tahun dan perempuan 16 tahun. Dan menurut aturan kompilasi hukum Islam Pasal 15 juga mengatur aturan yang sama,” terangnya.

Sobirin menyebut, insititusinya tidak hanya menangani masalah perceraian saja, namun juga masalah adopsi anak dan syariah. Secara hukum, Pengadilan Agama berupaya menegakkan legimitasi hukum Islam yang ada di Kabupaten Tegal, salah satunya menyangkut soal waris. (her/wan/fat/zul)

Berita Sebelumnya

Berita Berikutnya


Berita Sejenis

Warga Tegal Desak Kapolri Usut Dalang Kerusuhan 22 Mei

Warga Tegal Desak Kapolri Usut Dalang Kerusuhan 22 Mei

Ratusan warga dari berbagai elemen masyarakat mendesak Kapolri mengusut tuntas dalang kerusuhan dalam aksi unjuk rasa 22 Mei di Jakarta.


Amankan Mudik, Polres tegal Kota Siagakan 600 Personel

Amankan Mudik, Polres tegal Kota Siagakan 600 Personel

Menghadapi arus mudik tahun ini, Polres Tegal Kota menerjunkan ratusan personel pengamanan.


Jaga KPU dan Bawaslu, Polisi Dihadiahi Bunga Mawar

Jaga KPU dan Bawaslu, Polisi Dihadiahi Bunga Mawar

Personel polisi yang bertugas di KPU dan Bawaslu mendapatkan suntikan semangat dari Relawan Lalu Lintas Indonesia (Relasi) Kabupaten Tegal, Jumat (24/5) sore.


Tersisa Enam Bulan, Pembangunan Pasar Margasasri Harus Dikebut

Tersisa Enam Bulan, Pembangunan Pasar Margasasri Harus Dikebut

Wakil Ketua Komisi III DPRD Kabupaten Tegal sangsi pembangunan Pasar Margasari dapat selesai tepat waktu.


Delapan Oknum PNS dan Honorer Terjaring Razia saat Berbelanja di Mal

Delapan Oknum PNS dan Honorer Terjaring Razia saat Berbelanja di Mal

Delapan oknum pegawai negeri sipil atau apapatur sipil nasional (ASN) dan tenaga honorer di Pemkab Tegal terjaring razia, Jumat (24/5).


Kabur usai Tabrak Warga, Sopir Dibekuk di Cilacap

Kabur usai Tabrak Warga, Sopir Dibekuk di Cilacap

Polisi akhirnya berhasil mengungkap kasus tabrak lari yang menewaskan korbannya di Jalingkut Tegal.


NU Dorong Polri Ungkap Dalang Kerusuhan Aksi 22 Mei

NU Dorong Polri Ungkap Dalang Kerusuhan Aksi 22 Mei

PCNU Kabupaten Tegal mendorong Polri untuk segera mengungkap siapa dalang dibalik kerusuhan aksi 22 Mei lalu.


Film Tegalan Baskara ke Wukir Tembus Festival Film Malaysia

Film Tegalan Baskara ke Wukir Tembus Festival Film Malaysia

Prestasi ditorehkan sineas muda berbakat asal Dukuh Sulang Desa Mejasem Timur Kecamatan Kramat Kabupaten Tegal, Latifah Fauziyah Rosidin.


Gawat, Daya Tampung TPA Penujah Hampir Full

Gawat, Daya Tampung TPA Penujah Hampir Full

Bupati Tegal Umi Azizah mengatakan persoalan sampah sangat serius untuk mendapat perhatian.


Sisa 30 Persen Jalan di Kabupaten Tegal Tak Laik Fungsi

Sisa 30 Persen Jalan di Kabupaten Tegal Tak Laik Fungsi

Dinas Pekerjaan Umum (DPU) Kabupaten Tegal mengakui ada sekitar 30 persen jalan di Kabupaten Tegal tidak laik fungsi.



Video

Maaf tidak bisa mengambil data, ada masalah dengan server kami!