Lokal
Share this on:

Hukuman Ikmal Jaya Ditambah jadi 8 Tahun

  • Hukuman Ikmal Jaya Ditambah jadi 8 Tahun
  • Hukuman Ikmal Jaya Ditambah jadi 8 Tahun

SEMARANG - Hukuman Mantan Wali Kota Tegal Ikmal Jaya ditambah tiga tahun penjara. Itu, setelah upaya banding yang diajukannya ke Pengadilan Tinggi (PT) Semarang ditolak, dan malah memvonisnya delapan tahun penjara, Rabu (16/12) lalu.

Sebelumnya, Ikmal Jaya divonis lima tahun penjara oleh Pengadilan Tipikor Semarang, Selasa (11/8) silam. Saat itu, dia dinyatakan bersalah atas kasus korupsi tukar guling tanah Bokongsemar Kota Tegal tahun 2012.

Merasa keberatan dengan vonis itu, dia pun mengajukan banding ke peradilan tingkat kedua yaitu di Pengadilan Tinggi (PT) Jawa Tengah.

Majelis hakim yang menyidangkan perkaranya, menyatakan Ikmal Jaya terbukti bersalah dan menjatuhi hukuman selama 8 tahun penjara.

"Mengadili, menyatakan terdakwa Ikmal Jaya terbukti bersalah melakukan tindak pidana korupsi. Menjatuhkan kepada terdakwa pidana penjara selama 8 tahun," kata ketua majelis hakim Djoko Sediono, berdasarkan kutipan amar putusannya, kemarin.

Majelis hakim menilai, besaran hukuman yang dijatuhkan oleh Pengadilan tingkat pertama terhadap Ikmal Jaya kurang adil dan tidak memberikan efek jera. Karenanya, majelis hakim berpendapat hukuman terhadap Ikmal harus ditambah, sehingga memberikan efek jera kepada masyarakat agar tidak melakukan korupsi.

Majelis hakim menyatakan tidak menemukan alasan yang dapat membatalkan putusan Pengadilan Tipikor tingkat pertama. Sehingga, majelis hakim menolak permohonan terdakwa Ikmal Jaya.

Selain itu, majelis hakim juga menjatuhkan pidana denda kepada Ikmal Jaya sebesar Rp 300 juta. Apabila tidak dibayarkan dalam waktu yang ditentukan, maka akan diganti pidana penjara selama 3 bulan.

"Menjatuhkan pidana tambahan berupa membayar uang pengganti kerugian negara sebesar Rp 350 juta subsider satu tahun kurungan penjara," tambah hakim.

Selain Ikmal Jaya, majelis hakim PT juga menambah hukuman terhadap terdakwa lain dalam kasus ini yakni Direktur CV Tri Daya Pratama, Syaeful Jamil. Dalam putusannya, hakim menjatuhkan pidana penjara selama 7 tahun. Vonis yang diberikan bertambah 2 tahun dari peradilan tingkat pertama, yang memvonis Syaeful Jamil selama 5 tahun penjara.

Kepada Syaeful Jamil, hakim juga menjatuhkan hukuman pidana tambahan berupa kewajiban membayar uang pengganti kerugian negara senilai Rp22,5 miliar. Jika tidak mampu dibayarkan, maka akan diganti dengan hukuman penjara selama satu tahun. (rtc)

Berita Sebelumnya

Tiga Calon Sekda Direkomendasi Pansel
Tiga Calon Sekda Direkomendasi Pansel

Berita Berikutnya

"Saya Panik Rem Mobil Blong"
"Saya Panik Rem Mobil Blong"

Berita Sejenis

1060 Calhaj Brebes Segera Berangkat ke Tanah Suci

1060 Calhaj Brebes Segera Berangkat ke Tanah Suci

Sebanyak 1060 calon jamaah haji asal Kabupaten Brebes akan berangkat ke tanah suci Makkah untuk menunaikan ibadah haji tahun ini.


Jadi Tersangka, Supir Bus Rosalia Indah Terancam Hukuman 6 Tahun Penjara

Jadi Tersangka, Supir Bus Rosalia Indah Terancam Hukuman 6 Tahun Penjara

Budi Setyo Handoyo (50), supir Bus Rosalia Indah yang terlibat kecelakaan maut di Tol Pejagan-Pemalang


Kereen... Pria di Tegal Berhasil Ubah Sampah Plastik Jadi BBM

Kereen... Pria di Tegal Berhasil Ubah Sampah Plastik Jadi BBM

Seorang pria di Kota Tegal mampu menyulap sampah plastik yang berada di Tempat Pembuangan Sampah Terpadu (TPST) menjadi bahan bakar minyak (BBM).


Bangga Pernah Jadi Dosen IAIBN, Alumninya Banyak Menjadi ASN

Bangga Pernah Jadi Dosen IAIBN, Alumninya Banyak Menjadi ASN

Bupati Tegal Umi Azizah menghadiri acara halalbihalal Fakultas Syariah dan Ushuludin di komplek MI Raden Fatah Desa Grobog Wetan, Kecamatan Pangkah.


Tiga Warga Tegal Jadi Korban Kecelakaan Maut di Tol Cipali

Tiga Warga Tegal Jadi Korban Kecelakaan Maut di Tol Cipali

Kecelakaan beruntun yang terjadi di tol Cipali arah Jakarta juga membawa duka bagi keluarga di Desa Tarub Kabupaten Tegal.


Arus Mudik, Korban Meninggal Naik 233 Persen

Arus Mudik, Korban Meninggal Naik 233 Persen

Arus mudik Lebaran tahun ini untuk wilayah Jateng berjalan lancar, aman dan kondusif.


Duh... Pemkab Tegal Alami Defisit Rp 33 Miliar

Duh... Pemkab Tegal Alami Defisit Rp 33 Miliar

Kabupaten Tegal kembali mengalami defisit anggaran di APBD tahun 2019 sebesar Rp 33 miliar.


Museum Purbakala Semedo, Minus Infrastruktur dan Instalasi Air

Museum Purbakala Semedo, Minus Infrastruktur dan Instalasi Air

Keberadaan Museum Purbalaka Semedo yang terletak di Kecamatan Kedungbanteng akan dibuka pada tahun 2020.


Terminal Bayangan Tak Dapat Kursi

Terminal Bayangan Tak Dapat Kursi

Lonjakan penumpang arus balik di Terminal Tanjung, Brebes disinyalir karena pengalaman penumpang pada Lebaran tahun lalu yang berangkat dari terminal bayangan.


Pantura Sepi, Hanya 43.847 Kendraan yang Lewat

Pantura Sepi, Hanya 43.847 Kendraan yang Lewat

Jumlah kendaraan pemudik yang melintas di jalur Pantura Kota Tegal mengalami penurunan dari tahun sebelumnya.



Maaf tidak bisa mengambil data, ada masalah dengan server kami!