• Home
  • Berita Lokal
  • Ilegal, Rumah Esek-esek di Atas Tanah Pemkab Pemalang Dibongkar

Lokal
Share this on:

Ilegal, Rumah Esek-esek di Atas Tanah Pemkab Pemalang Dibongkar

  • Ilegal, Rumah Esek-esek di Atas Tanah Pemkab Pemalang Dibongkar
  • Ilegal, Rumah Esek-esek di Atas Tanah Pemkab Pemalang Dibongkar

DIROBOHKAN - Personel Satpol PP dan Linmas Kabupaten Pemalang membongkar bangunan prostitusi di kawasan Terminal Induk, kemarin. (sulung p/radar pemalang)

PEMALANG - Setelah tiga kali diberi surat peringatan, sejumlah bangunan rumah bordil di kawasan Terminal Induk Pemalang akhirnya dibongkar paksa oleh Satpol PP, kemarin. Bangunan dibongkar karena berdiri secara liar di atas tanah milik pemerintah daerah.

Rencananya, bekas bangunan liar tersebut akan dibuat ruang publik terbuka hijau. Saat itu, tidak kurang satu kompi anggota satpol PP turun ke lokasi.

Mereka juga dibantu anggota polri dan linmas. Dengan perlengkapan seadanya, seperti palu dan bambu, mereka meluluhlantakan bangunan tersebut hingga rata.

"Kita sudah memberikan teguran, pertama secara lisan untuk membongkar sendiri, namun diabaikan. Kemudian kita kirimkan teguran tertulis awal September lalu, dan tetap diabaikan hingga tiga kali. Akhirnya kita melakukan upaya paksa," ujar Kasatpol PP Wahyu Sukarno di lokasi.

Keempat surat teguran itu yakni Surat Teguran Lisan yang disampaikan tanggal 6 September 2017. Surat Teguran Tertulis I No. 300/566/3017 tanggal 11 September 2017, Surat Teguran Tertulis II No. 300/383/2017 tanggal 19 September 2017 dan Surat Teguran Tertulis III No. 300/591/2017 tanggal 28 September 2017.

"Karena tidak mengindahkan, hari ini adalah batas akhir teguran dan kami lakukan pembongkaran paksa," jelasnya lagi.

Tidak ada keributan yang terjadi saat penertiban itu. Sedikitnya, ada sekitar 31 bangunan liar yang dihancurkan. Sebagian semi permanen, sebagian yang lain bahkan dibuat dengan permanen.

Menurut Wahyu, seluruhnya berdiri di atas tanah seluas kurang lebih 1000 meter persegi milik pemda. Dikatakan, para penghuni lokasi tersebut merupakan penghuni liar. Selain membuka warung remang-remang, mereka juga melakukan praktik prostitusi.

Saat penertiban berlangsung, para penghuni liar ini pun dengan sendirinya sudah pulang ke rumah masing-masing. Hanya sekitar 23 yang sempat terjaring untuk diberi pembinaan.

"Kita sempat menjaring sekitar 23 penghuninya. Mereka rata-rata berasal dari luar daerah, meski ada juga yang dari Pemalang," ujar Wahyu.

Sementara, untuk bangunan yang berada di atas tanah milik pribadi, dihimbau untuk tidak melakukan praktik prostitusi. Selain itu, bagi keluarga yang tidak mampu yang kebetulan tinggal di sekitar lokasi tersebut, kini sudah dibawa ke rumah susun. (sul/rid/har/zul)


Berita Sebelumnya

Berita Berikutnya


Berita Sejenis

Warga Karangmulya Geruduk Rumah Kades Dukuh Tengah

Warga Karangmulya Geruduk Rumah Kades Dukuh Tengah

Tidak terima dengan perlakuan suami kepala desa Desa Dukuh Tengah Kecamatan Bojong Kabupaten Tegal, warga Desa Karangmulya mendatangi rumah kades Desa Dukuh Ten


Guru dan Pelajar Diajak Ikut Awasi Pemilu

Guru dan Pelajar Diajak Ikut Awasi Pemilu

Puluhan guru dan pelajar dari sejumlah sekolah lanjutan tingkat atas mengikuti kegiatan Sosialisasi Pengawasan Pemilu partisipatif, Sabtu (9/12).


Bus vs Sepeda Motor, Seorang Dilarikan ke Rumah Sakit

Bus vs Sepeda Motor, Seorang Dilarikan ke Rumah Sakit

Sebuah bus PO Dedy Jaya mengalami kecelakaan di Jalan Raya Yamansari Kecamatan Lebaksiu, Kabupaten Tegal, Jumat (8/11) siang.


Bus Malam Tabrak Rumah di Jalingkut, Dua Terluka

Bus Malam Tabrak Rumah di Jalingkut, Dua Terluka

Diduga menghidari sebuah sepeda yang hendak menyebrang jalan, sebuah bus sarat penumpang menabrak rumah.


Surat Eigendom Ada di Belanda, Sertifikat Tanah SMAN dan SMP 1 Tegal Disoal

Surat Eigendom Ada di Belanda, Sertifikat Tanah SMAN dan SMP 1 Tegal Disoal

Permasalahan tanah ternyata tidak saja terjadi di wilayah RT 7 dan RT 8 RW 3 Kelurahan Panggung Kecamatan Tegal Timur.


Dukung Kegiatan Difabel, Pemkab Tegal Janji Tingkatkan Anggaran Bantuan

Dukung Kegiatan Difabel, Pemkab Tegal Janji Tingkatkan Anggaran Bantuan

Pemkab Tegal mengklaim sudah memberi perhatian kepada para penyandang disabilitas.


Pelopori Safety Riding, Propam Polisi Harus Andal Berkendara

Pelopori Safety Riding, Propam Polisi Harus Andal Berkendara

Tercatat 120 anggota Propam dari Polres Tegal Kota, Slawi, Brebes dan Pemalang mengikuti safety riding di halaman Mapolres Tegal Kota.


20 Desember, Kades Terpilih Pilkades Serentak Dilantik Bupati

20 Desember, Kades Terpilih Pilkades Serentak Dilantik Bupati

Pemkab Tegal akan menggelar pelantikan calon kepala desa terpilih secara serentak di Pendapa Kabupaten Tegal 20 Desember mendatang.


Perbaiki 13 Kilometer Jalan di Pantura, Pemkab Tegal Gelontorkan Rp4,4 Miliar

Perbaiki 13 Kilometer Jalan di Pantura, Pemkab Tegal Gelontorkan Rp4,4 Miliar

Sekitar 13 kilometer (KM) ruas jalan di wilayah pantura Kabupaten Tegal yang mengalami kerusakan parah akan diperbaiki tahun depan.


Dilantik Kali Kedua, Idza-Narjo Masih Punya Banyak PR

Dilantik Kali Kedua, Idza-Narjo Masih Punya Banyak PR

Masih banyak pekerjaan rumah (PR) yang harus dikerjakan oleh Bupati dan Wakil Bupati Brebes, Idza Priyanto dan Narjo.



Kolom

Video

Maaf tidak bisa mengambil data, ada masalah dengan server kami!