• Home
  • Berita Lokal
  • Ingat, Data Penduduk Akan Diblokir Jika Lewati Batas Ketentuan

Lokal
Share this on:

Ingat, Data Penduduk Akan Diblokir Jika Lewati Batas Ketentuan

  • Ingat, Data Penduduk Akan Diblokir Jika Lewati Batas Ketentuan
  • Ingat, Data Penduduk Akan Diblokir Jika Lewati Batas Ketentuan

BREBES - Pemerintah mengancam akan memblokir data kependudukan warga yang berusia 23 tahun lebih, tapi belum melakukan perekaman KTP-el hingga 31 Desember mendatang.

Itu sebagai tindak lanjut dari rakornas II Direktorat Jenderal Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) di Semarang, Kamis (13/9) lalu. Aturan ini berlaku bagi sisa penduduk dewasa usia di atas 23 tahun atau nonpemilih pemula yang belum melakukan perekaman.

"Apabila sampai dengan tanggal 31 Desember nanti belum merekam, datanya akan dinonaktifkan. Itu sanksi bagi warga yang tidak turut berpartisipasi dalam ketertiban data kependudukan," kata Plt. Kepala Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dindukcapil) Kabupaten Brebes Mayang Sri Herdimo, kemarin. Namun jangan khawatir, data itu akan kembali diaktifkan jika warga tersebut melakukan perekaman KTP-el sebagai identitas kependudukannya.

Hingga saat ini, kata dia, dari data Dirjen Kependudukan dan Pencatatan Sipil terdapat sekitar 10,5 juta penduduk yang belum merekam data e-KTP. Dari jumlah itu, sekitar 6 juta adalah penduduk dewasa dan sisanya penduduk yang akan berusia 17 tahun pada April 2019.

"Kemendagri menghimbau kepada para Dindukcapil di setiap daerah untuk menyisir sekitar 6 juta penduduk dewasa yang belum melakukan perekaman data e-KTP. Hal itu dilakukan untuk mewujudkan data kependudukan yang lebih akurat jelang Pemilu 2019," tambahnya.

Seperti diketahui, sebelum adanya sistem KTP-el, banyak penduduk yang memiliki data KTP lebih dari satu. Ada kemungkian, ada penduduk dewasa yang sudah melakukan perekaman KTP-el, tetapi dengan identitas yang berbeda.

Meski begitu, ada kemungkinan penduduk dewasa yang tidak memiliki data ganda, tetapi tetap belum melakukan perekaman. Karenanya, pemerintah memberikan waktu hingga 31 Desember mendatang.

Mayang menjelaskan, meski nanti ada pemblokiran, Kemendagri juga bisa membuka kembali akses data kependudukan tersebut. Syaratnya yakni penduduk dewasa tersebut datang ke Dinas Pencatatan Sipil setempat dan melakukan perekaman KTP-el.

Jika tidak, maka data itu tidak akan pernah aktif. "Itu sebagai sanksi saja. Warga pasti akan butuh identitas kependudukan saat hendak mengurus keperluannya, seperti membuat BPJS dan lainnya. Ini juga untuk menjaring pemilih pemula saat pemilu 2019 nanti," tandasnya. (fid/ism/zul)

Berita Sebelumnya

Masih Digaji Daerah, Tujuh Bacaleg Disoal
Masih Digaji Daerah, Tujuh Bacaleg Disoal

Berita Berikutnya


Berita Sejenis

Berjemur di Atas Rel, Pria di Tegal Tewas Tersambar KA Kaligung

Berjemur di Atas Rel, Pria di Tegal Tewas Tersambar KA Kaligung

Berjemur di bawah sinar matahari pagi, tidak selamanya menguntungkan. Apalagi jika dilakukan di tempat yang penuh risiko seperti rel kereta api.


Rusak, 5.634 KTP Elektronik Akan Dipotongi

Rusak, 5.634 KTP Elektronik Akan Dipotongi

Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Disdukcapil) Kota Tegal akan memusnahkan 5.634 KTP elektronik (KTP el).


Jelang Libur Natal dan Tahun Baru, Kesehatan Sopir Bus Akan Dicek

Jelang Libur Natal dan Tahun Baru, Kesehatan Sopir Bus Akan Dicek

Guna menekan angka kecelakaan kesehatan para sopir bus yang akan membawa angkutan natal dan tahun baru bakal dicek.


4.752 Keping KTP Elektronik Tak Terpakai Digunting dan Dibolongi

4.752 Keping KTP Elektronik Tak Terpakai Digunting dan Dibolongi

Disdukcapil Kabupaten Tegal mengumpulkan Kartu Tanda Penduduk Elektronik (E-KTP) yang tidak terpakai dan menumpuk di kecamatan.


Dana Desa di Kabupaten Tegal Meningkat Rp340,9 Miliar

Dana Desa di Kabupaten Tegal Meningkat Rp340,9 Miliar

Dana Desa yang dialokasikan untuk 281 desa di Kabupaten Tegal akan bertambah tahun depan. Pemerintah desa diminta berinovasi.


Data Pemilih 8 Kelurahan Belum Terupload, Penetapan DPTHP2 Ditunda

Data Pemilih 8 Kelurahan Belum Terupload, Penetapan DPTHP2 Ditunda

Rapat pleno penetapan Daftar Pemilih Tetap Hasil Perbaikan (DPTHP2) yang seyogyanya dilakukan, Senin (10/12), terpaksa ditunda.


Pemilih Pemula di Pilkades, Wajib Bawa e-KTP saat Akan Nyoblos

Pemilih Pemula di Pilkades, Wajib Bawa e-KTP saat Akan Nyoblos

Pemilih yang berusia 17 saat hari pencoblosan pemilihan kepala desa serentak harus bawa E-KTP jika ingin menggunakan hak pilihnya.


Pak Wali Kota, Ada 12.180 Warga di Kota Tegal Belum Rekam KTP Eleltronik

Pak Wali Kota, Ada 12.180 Warga di Kota Tegal Belum Rekam KTP Eleltronik

Hingga menjelang pergantian tahun, 12.180 warga Kota Tegal belum melakukan perekaman data KTP Elektronik (KTP El). Penyebabnya karena sejumlah faktor.


Underpass Karangsawah Diklaim Tidak Akan Terendam Banjir

Underpass Karangsawah Diklaim Tidak Akan Terendam Banjir

Underpass atau terowongan di bawah perlintasan kereta api Karangsawah di ruas jalan Tegal-Purwokerto Kecamatan Tonjong Kabupaten Brebes sudah diujicoba.


Aturan Main Pilkades Serentak 115 Desa Rawan Picu Konflik

Aturan Main Pilkades Serentak 115 Desa Rawan Picu Konflik

Pemilihan kepala desa (pilkades) serentak gelombang II yang akan digelar di 115 desa di Kabupaten Tegal dinilai rawan konflik.



Maaf tidak bisa mengambil data, ada masalah dengan server kami!