Lokal
Share this on:

Ingat Gaes! STNK Mati 2 Tahun, Data Kendaraan Bisa Dihapus

  • Ingat Gaes! STNK Mati 2 Tahun, Data Kendaraan Bisa Dihapus
  • Ingat Gaes! STNK Mati 2 Tahun, Data Kendaraan Bisa Dihapus

BAYAR PAJAK – Masyarakat tengah mengurus pembayaran pajak kendaraan di Kantor UPPD Kabupaten Brebes. (eko fidiyanto/radar brebes)

BREBES - Sudah seharusnya pada pemilik kendaraan tidak membiarkan Surat Tanda Nomor Kendaraan (STNK) mati. Sebab, jika STNK dibiarkan mati dan tidak diperpanjang selama dua tahun, motor atau mobilnya bakal dihapus dari daftar registrasi dan identifikasi (regident) kendaraan bermotor (ranmor).

Itu sesuai dengan ketentuan Undang-Undang (UU) Nomor 22 Tahun 2009. Saat ini tengah dilakukan sosialisasi terkait peraturan penghapusan legalitas ranmor, jika STNK mati dan tidak diperpanjang selama dua tahun.

Namun, Kasi Pelayanan Pajak Kendaraan Bermotor (PKB) Unit Pelayanan Pajak Daerah (UPPD) Kabupaten Brebes Machfudh Amin mengaku, hingga saat ini Jawa Tengah belum bisa mengimplementasikan UU Nomor 22 Tahun 2009.

”Itu yang sudah dilaksanakan di Jawa Barat. Kalau di Jawa Tengah itu belum, karena kesadaran masyarakat untuk membayar pajak kendaraan bermotor itu masih rendah. Namun, pasti akan diberlakukan undang-undang itu. Saat ini persuasif dulu agar masyarakat sadar membayar pajak,” kata Machfudh, kemarin.

Sementara itu, ketika nantinya kendaraan yang sudah dihapus dari daftar regident ranmor, tidak bisa dilakukan pendaftaran atau registrasi kembali. Kendaraan bermotor yang sudah dinyatakan dihapus, tidak dapat diregistrasi kembali sesuai ketentuan Peraturan Kapolri Nomor 5 Tahun 2012, yang berakibat kendaraan bermotor tidak dapat dioperasionalkan.

”Setelah dihapuskan tidak bisa diregistrasi kembali. Tapi pelaksanaannya di Jawa Tengah itu nanti dan perlu disosialisasikan dulu ke masyarakat. Saat ini di Jawa Tengah sedang membangun kesadaran masyarakat agar tidak menunggak pajak,” tambahnya.

Bagi pemilik kendaraan, lanjut dia, wajib hukumnya untuk melakukan perpanjang STNK. Jangan sampai STNK yang sudah lewat masa berlakunya atau mati tidak diperpanjang selama dua tahun. Jika sekadar menunggak pajak kendaraan bermotor (PKB), sanksi yang diberikan hanya denda. Jadi, pemilik kendaraan wajib membayar PKB ditambah denda tunggakan.

Machfudh melanjutkan, pihaknya akan terus menyadarkan masyarakat dengan melakukan berbagai terobosan. Salah satunya melibatkan pemerintah desa untuk menjadi mitranya dalam menggenjot pajak kendaraan.

Selain itu, pihaknya juga melakukan jemput bola dengan Samsat Keliling untuk memudahkan masyarakat membayar pajak.”Tahun 2017, pajak kendaraan digenjot dan memperoleh pendapatan sampai Rp 200 miliar. Itu butuh kerja yang sangat keras dengan berbagai terobosan yang kami lakukan,” ungkapnya.

Pendapatan dari pajak kendaraan, kata Machfudh, hampir 80 persen menyumbang pendapatan daerah. Dia meminta masyarakat agar tertib dalam membayar pajak kendaraan bermotor demi pembangunan.

”Pasti sanksi sesuai UU Nomor 22 Tahun 2009 tetap dilaksanakan. Karena undang-undang yang harus dilaksanakan. Namun terkait waktunya belum bisa dipastikan,” tandasnya. (fid/fat/zul)

Berita Sebelumnya

Berita Berikutnya


Berita Sejenis

Arus Mudik, Korban Meninggal Naik 233 Persen

Arus Mudik, Korban Meninggal Naik 233 Persen

Arus mudik Lebaran tahun ini untuk wilayah Jateng berjalan lancar, aman dan kondusif.


Duh... Pemkab Tegal Alami Defisit Rp 33 Miliar

Duh... Pemkab Tegal Alami Defisit Rp 33 Miliar

Kabupaten Tegal kembali mengalami defisit anggaran di APBD tahun 2019 sebesar Rp 33 miliar.


Brebes Masuk DPS Pilkades, Warga Masih Bisa Mencoblos

Brebes Masuk DPS Pilkades, Warga Masih Bisa Mencoblos

Pemerintah masih memberikan kesempatan bagi warga desa untuk memilih calon kades meski tidak terdaftar dalam Daftar Pemilih Tetap (DPT).


Duh... Pegawai Uji Kendaraan Ketahuan Tidur di Tempat Kerja

Duh... Pegawai Uji Kendaraan Ketahuan Tidur di Tempat Kerja

Bupati Tegal Umi Azizah menegur pegawai uji kendaraan bermotor Dinas Perhubungan yang tidur di ruang kerjanya.


Museum Purbakala Semedo, Minus Infrastruktur dan Instalasi Air

Museum Purbakala Semedo, Minus Infrastruktur dan Instalasi Air

Keberadaan Museum Purbalaka Semedo yang terletak di Kecamatan Kedungbanteng akan dibuka pada tahun 2020.


Terminal Bayangan Tak Dapat Kursi

Terminal Bayangan Tak Dapat Kursi

Lonjakan penumpang arus balik di Terminal Tanjung, Brebes disinyalir karena pengalaman penumpang pada Lebaran tahun lalu yang berangkat dari terminal bayangan.


Hari Terakhir Arus Balik, Pantura Dipadati Pemotor dan Kendaraan Pribadi

Hari Terakhir Arus Balik, Pantura Dipadati Pemotor dan Kendaraan Pribadi

Memasuki H+5 Idul Fitri 2019 jalur Pantura masih dipadati pemudik mengarah ke Jakarta, Senin (10/6) pagi.


Antisipasi Arus Balik Susulan, Personel Polres Tegal Tetap Siaga

Antisipasi Arus Balik Susulan, Personel Polres Tegal Tetap Siaga

Meski volume kendaraan pemudik dalam arus balik mengalami penurunan, jajaran Polres Tegal tetap bersiaga.


Pemudik Masih Padati Jalur Pantura Brebes

Pemudik Masih Padati Jalur Pantura Brebes

Kendaraan dari arah timur di ruas pantura Brebes merayap. Banyaknya kendaraan yang melintas menyebabkan di sejumlah titik tersendat.


Jalur Selatan Mulai Dipadati Kendaraan Pemudik

Jalur Selatan Mulai Dipadati Kendaraan Pemudik

Memasuki H+4 Idul Fitri, volume kendaraan yang melewati jalur Purwokerto-Tegal, Sabtu (8/6) siang hingga sore hari, mengalami peningkatan.



Maaf tidak bisa mengambil data, ada masalah dengan server kami!