Lokal
Share this on:

Ingat ya, PNS Wajib Sarjana

  • Ingat ya, PNS Wajib Sarjana
  • Ingat ya, PNS Wajib Sarjana

PENYERAHAN - Kepala BKD Kabupaten Tegal Edi Budiyanto menyerahkan Surat Izin Belajar dan Surat Keterangan Penggunaan Gelar kepada 61 PNS di lingkungan Pemkab Tegal, kemarin. (yerry novel/radar slawi)

SLAWI - Pegawai negeri sipil (PNS) wajib memiliki gelar sarjana. Itu menyusul adanya Undang-Undang Nomor 5 Tahun 2014 tentang Aparatur Sipil Negara (ASN) bahwa pengembangan karir PNS tidak lagi menggunakan sistem Daftar Urut Kepangkatan (DUK). Melainkan dengan sistem merit.

Sistem merit itu yakni pengembangan karir PNS hanya mengacu pada kualifikasi, kompetensi, kinerja secara adil dan wajar, tanpa membedakan latar belakang politik, ras, warna kulit, agama, asal usul, jenis kelamin, status pernikahan, umur, dan kondisi kecacatan.

"Untuk itu, PNS wajib melanjutkan sekolahnya ke jenjang yang lebih tinggi jika belum memiliki ijazah sarjana," kata Kepala Badan Kepegawaian Pendidikan dan Pelatihan Daerah (BKD) Kabupaten Tegal Edi Budiyanto, saat menyerahkan Surat Izin Belajar dan Surat Keterangan Penggunaan Gelar kepada 61 PNS di lingkungan Pemerintah Kabupaten Tegal, kemarin.

Dia mengungkapkan, tahun ini ada 12 PNS di lingkungan Pemkab Tegal yang akan melanjutkan sekolah ke perguruan tinggi. Sedangkan yang sudah lulus dan mendapatkan gelar sarjana, sebanyak 49 orang. "Saya sangat mengapresiasi kepada PNS yang melanjutkan sekolahnya tanpa bantuan dari APBD," ujarnya.

Kepala Bidang Pendidikan dan Latihan (Diklat) BKD Kabupaten Tegal Agung Budi Waluyo menambahkan, untuk melanjutkan studi dan penggunaan gelar akademik bagi PNS ada aturan dan syarat yang harus dipenuhi.

Minimal, kata Agung, harus membuat surat permohonan kepada BKD setempat. Agung tak menampik, masih ada beberapa PNS yang belum tahu tentang aturan izin melanjutkan studi meski BKD sudah acapkali memberikan sosialisasi.

"Masih banyak PNS yang belum mengajukan permohonan izin belajar padahal batas maksimal pengajuan adalah 6 bulan setelah diterima di lembaga pendidikan tinggi," ungkapnya. (yer/ima/zul)

Berita Sebelumnya

12 Polisi Ditugasi Pelototi Medsos
12 Polisi Ditugasi Pelototi Medsos

Berita Berikutnya


Berita Sejenis

Ingat, Data Penduduk Akan Diblokir Jika Lewati Batas Ketentuan

Ingat, Data Penduduk Akan Diblokir Jika Lewati Batas Ketentuan

Pemerintah mengancam akan memblokir data kependudukan warga yang berusia 23 tahun lebih, tapi belum melakukan perekaman KTP-el hingga 31 Desember mendatang.


Ingat Gaes! STNK Mati 2 Tahun, Data Kendaraan Bisa Dihapus

Ingat Gaes! STNK Mati 2 Tahun, Data Kendaraan Bisa Dihapus

Sudah seharusnya pada pemilik kendaraan tidak membiarkan Surat Tanda Nomor Kendaraan (STNK) mati.


Oknum PNS Pemilik Sabu Terancam Dipecat dan Dikurung 12 Tahun

Oknum PNS Pemilik Sabu Terancam Dipecat dan Dikurung 12 Tahun

Oknum PNS Pemkab Brebes yang tertangkap tangan memiliki sabu, terancam hukuman pidana 12 tahun. Bahkan, dia juga terancam dipecat dan denda maksimal Rp8 miliar.


Bawa Sabu, Oknum PNS Pemkab Brebes Sempat Kejar-Kejaran dengan Petugas BNN

Bawa Sabu, Oknum PNS Pemkab Brebes Sempat Kejar-Kejaran dengan Petugas BNN

Badan Narkotika Nasional (BNN) Kota Tegal telah mengamankan oknum PNS di salah satu dinas Pemkab Brebes usai melakukan transaksi narkoba jenis sabu.


BNN Brebes Tak Kecolongan, Sekda: Saya Belum Dapat Infonya

BNN Brebes Tak Kecolongan, Sekda: Saya Belum Dapat Infonya

BNN Kabupaten Brebes Atmo Tan Sidik mengaku tidak merasa kecolongan, terkait tertangkapnya oknum PNS di Kabupaten Brebes oleh BNN Kota Tegal.


Ingat Bro, Kampanye di Luar Jadwal Bisa Dibui dan Denda

Ingat Bro, Kampanye di Luar Jadwal Bisa Dibui dan Denda

Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kota Tegal mengingatkan bakal calon legislatif (bacaleg) tidak melakukan kampanye di luar jadwal yang sudah ditentukan.


Ingat, Alun-alun Tegal Tak Boleh untuk Berjualan

Ingat, Alun-alun Tegal Tak Boleh untuk Berjualan

Pemkot Tegal berencana akan melakukan sterilisasi kawasan Alun-alun Tegal di depan Balai Kota dari pedagang kali lima (PKL) yang beraktifitas diatasnya.


Keluyuran saat Jam Kantor, Puluhan PNS Terjaring Razia Satpol PP

Keluyuran saat Jam Kantor, Puluhan PNS Terjaring Razia Satpol PP

Personel SatuanPolisi Pamong Praja (Satpol PP) Kabupaten Tegal merazia pegawai negeri sipil (PNS) yang keluyuran saat jam kerja.


Ingat! Karaoke di Tegal Tak Boleh Sediakan Miras dan PL

Ingat! Karaoke di Tegal Tak Boleh Sediakan Miras dan PL

Komisi II DPRD Kota Tegal mendesak Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) lebih memperketat pengawasan izin tempat karaoke.


Pemkot Tegal Butuh 2.062 PNS, Formasi CPNS Belum Turun

Pemkot Tegal Butuh 2.062 PNS, Formasi CPNS Belum Turun

Hingga pertengahan 2018, BKPPD Kota Tegal memastikan formasi PNS yang menjadi kewenangan penuh dari Kemenpan RB) belum turun ke daerah, termasuk Kota Tegal.



Maaf tidak bisa mengambil data, ada masalah dengan server kami!