Lokal
Share this on:

Ini Rahasia Mas Yon Bisa Panen Bandeng Dua Bulan Sekali

  • Ini Rahasia Mas Yon Bisa Panen Bandeng Dua Bulan Sekali
  • Ini Rahasia Mas Yon Bisa Panen Bandeng Dua Bulan Sekali

TEBAR PAKAN - Mas Yon saat memberi pakan probiotik untuk ikan bandeng di tambak nya. Foto: Wawan Setiawan

TEGAL - Jika normalnya panen ikan bandeng membutuhkan waktu empat hingga tujuh bulan atausekali sampai dua kali panen dalam setahun---namun itu tak berlaku bagi petani budidaya ikan bandeng asal Kota Tegal, Yon Kristiyono (41).

Bapak tiga anak kelahiran Desa Dampyak, Kecamatan Kramat, Kabupaten Tegal itu sukses menemukan dan menciptakan pakan ikan bandeng probiotik sehingga bisa panen ikan bernama latin 'Chanos Chanos' itu lebih cepat dari waktu 'normalnya'.

Hanya dalam tempo dua bulan, bisa langsung panen. Dan dalam setahun, lelaki yang akrab disapa Mas Yon itu mampu memanen ikan penuh duri tersebut sebanyak lima kali.

Rahasia agar bandeng bisa dipanen cepat, kata Mas Yon, terletak pada pakannya. Hanya dengan memanfaatkan kecanggihan teknologi internet melalui smartphone, dia berhasil menciptakan sendiri pakan probiotik untuk ikan-ikan bandengnya.

"Pakan probiotik bandeng ini saya buat dari campuran susu kedaluarsa dan tetes air tebu (molase). Awalnya pakan ini diberikan dua kali dalam seminggu, kalau ikannya sudah agak besar cukup seminggu sekali. Komposisi pakan probiotik ini hasil belajar otodidak dari petani Israel dan Jepang yang saya lihat di Youtube," katanya yang ditemui radartegal.com di rumah makan milik ibunya di tepi Jalan Raya Pantura Dampyak, Selasa (9/4) pagi.

Meski diberi pakan probiotik, lanjutnya, makanan pokok seperti bekatul tetap diberikan. Mengapa bekatul? Kata Mas Yon, karena harganya lebih murah.

"Satu hektar tambak diisi sekitar 20 ribu bibit ikan bandeng ukuran sebesar batang korek api. Sedangkan pakan probiotiknya sebanyak satu ember untuk satu hektar tambak," ungkap Mas Yon yang memiliki tambak ikan bandeng di sekitar Obyek Wisata Pantai Pulo Kodok, Panggung, Tegal Timur, Kota Tegal.

Mas Yon mengaku sengaja memilih bahan pakan probiotik dari susu kedaluarsa karena mengandung bakteri yang dapat mempercepat pertumbuhan ikan bandeng. Untuk seribu liter pakan probiotik, dia hanya membutuhkan modal Rp 100 ribu. Uang sebanyak itu cukup untuk membeli 10 kilogram susu kedaluarsa, dan 10 tetes tebu dapat menghasilkan 1000 liter probiotik (satu kempu, red).

"Sekali panen dalam tempo dua bulan, saya bisa menghasilkan 3 sampai 3,5 ton ikan bandeng. Satu kilonya berisi 4 sampai 6 ekor dari satu hektar tambak. Sedangkan harga bibitnya Rp 60 sampai Rp 100 per ekor," katanya.

Kini, dampak dari temuannya itu, membuat dirinya kerap disambangi para petani ikan bandeng, baik dari dalam maupun luar Kota Tegal. Termasuk mahasiswa dan insinyur. Mereka datang karena ingin belajar membuat pakan probiotik ikan bandeng yang modalnya minimal namun hasilnya maksimal. Tertarik mencoba? (wawan setiawan)

Berita Sebelumnya

Berita Berikutnya


Berita Sejenis

Hari Ini Karnaval sampai Malam, Ini Jalur Alternatifnya

Hari Ini Karnaval sampai Malam, Ini Jalur Alternatifnya

Sejumlah ruas jalan yang ada direncanakan akan ditutup sementara, Sabtu (24/8) siang ini.


Terjerat Hutang, Bakul Rujak Nekat Gadaikan Motor Saudaranya

Terjerat Hutang, Bakul Rujak Nekat Gadaikan Motor Saudaranya

Satu dari dua pelaku curanmor yakni Liswati (40) yang berprofesi sebagai pedagang rujak di desanya.


16 Pelaku Curaranmor Ditangkap, Dua Emak-emak

16 Pelaku Curaranmor Ditangkap, Dua Emak-emak

Polres Tegal berhasil membekuk 16 orang terkait kasus pencurian kendaraan bermotor yang meresahkan masyarakat di Kabupaten Tegal dan sekitarnya.


Pemilihan Ini Sudah Sesuai Prosedur

Pemilihan Ini Sudah Sesuai Prosedur

Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Kota Tegal dilantik di Rumah Makan ABG Tegal, Kamis (22/8).


Jamin Keamanan, Wali Kota dan Wakil Wali Kota Sambangi Siswa Asal Papua

Jamin Keamanan, Wali Kota dan Wakil Wali Kota Sambangi Siswa Asal Papua

Melihat situasi yang terjadi di beberapa daerah, Wali Kota Tegal Dedy Yon Supriyono dan Wakilnya Muhammad Jumadi menemui siswa dan taruna asal Papua ke salah sa


Setelah AM Setubuhi Korban, Dua Pelaku Sempat Minta 'Jatah' tapi Ditolak

Setelah AM Setubuhi Korban, Dua Pelaku Sempat Minta 'Jatah' tapi Ditolak

Sejumlah fakta di balik pembunuhan Nurhikmah (16), yang mayatnya ditemukan terbungkus karung, Rabu (21/8), semakin terang benderang.


Kakak Ipar Kades Incumbent Jadi Ketua Panitia Pilkades, Kok Bisa?

Kakak Ipar Kades Incumbent Jadi Ketua Panitia Pilkades, Kok Bisa?

Di Desa Kertayasa, Kecamatan Kramat, kakak ipar kades incumbent yang akan maju kembali di pilkades serentak terpilih menjadi ketua panitia.


Saat Setubuhi Anak di Bawah Umur, Pria Ini Baru Tahu 'Burung'nya Loyo

Saat Setubuhi Anak di Bawah Umur, Pria Ini Baru Tahu 'Burung'nya Loyo

Kesepian lama ditinggal setahun istrinya, Daryono (47), warga Dukuh Jubang, Kertasari, Suradadi, Kabupaten Tegal nekat menyetubuhi anak dibawah umur.


Jaringan Air Baku Diharapkan Jadi Solusi Permanen Atasi Kekeringan

Jaringan Air Baku Diharapkan Jadi Solusi Permanen Atasi Kekeringan

Jaringan air baku yang akan dibangun di Kecamatan Pulosari diharapkan bisa menjadi solusi permanen mengatasi persoalan air bersih


Rutin Adakan Sekolah Sungai, Komunitas Ini Raih Juara Harapan Dua Tingkat Jateng

Rutin Adakan Sekolah Sungai, Komunitas Ini Raih Juara Harapan Dua Tingkat Jateng

Di tengah perkembangan teknologi dan maraknya pergaulan bebas, rupanya masih ada sekumpulan anak muda di Pemalang



Maaf tidak bisa mengambil data, ada masalah dengan server kami!