Lokal
Share this on:

Jadilah Pemilih yang Cerdas

  • Jadilah Pemilih yang Cerdas
  • Jadilah Pemilih yang Cerdas
  • Jadilah Pemilih yang Cerdas
  • Jadilah Pemilih yang Cerdas
  • Jadilah Pemilih yang Cerdas
  • Jadilah Pemilih yang Cerdas

TEGAL - Bak seorang pedagang, KPU menawarkan lima pasangan calon (paslon) dalam perhelatan pilwalkot Tegal 2018. Karenanya, warga diminta menjadi pemilih yang cerdas, sehingga tak salah dalam memilih pemimpin.

Itu diungkapkan ketua KPU Kota Tegal Agus Wijonarko SH saat memberikan sambutan dalam kegiatan parade dan deklarasi kampanye damai, kemarin. Menurutnya, kampanye damai dideklarasikan dengan harapan selama perhelatan kampanye dan selesai pilwalkot diharapkan aman dan terntram, sehingga Akan lahir pemimpin yang amanah dan mumpuni untuk Kota Tegal.

"Kami mengimbau kepada masyarakat Kota Tegal untuk memilih dengan tepat. Selidiki dan telitilah dahulu calon yang akan ikut pilwalkot ini sehingga tidak salah pilih," katanya.

Agus menghimbau kepada warga yang memiliki hak pilih agar tidak tergiur politik uang. Bahkan jika nanti ditemukan adanya praktek money politik untuk diharapkan untuk segera melaporkannya.

Ketua Panwaslu Kota Tegal Akbar Kusharyanto dalam sambutannya mengatakan pihaknya berharap seluruh paslon, pendukung dan masyarakat Kota Tegal tidak melakukan money politik. Diharapkan kampanye di Kota Tegal bersih dari money politik, SARA, Identitas, Black Campaign.

"Semua pihak diharapkan mengindahkan semua aturan yang disusun oleh KPU," tandasnya.

Akbar berharap kepada masyarakat agar menggunakan hak pilih secara rasional. Juga melaporkan jika menemukan adanya pelanggaran yang ditemukan. (muj/zul)

Berita Sebelumnya

Berita Berikutnya


Berita Sejenis

Sedapnya Nasi Kebuli, Menu Wajib Jamaah Jamiyahan di Kota Tegal

Sedapnya Nasi Kebuli, Menu Wajib Jamaah Jamiyahan di Kota Tegal

Gelaran pengajian dan pembacaan maulid, tak lengkap rasanya bila tak ada menu yang satu ini.


541 Caleg dari 13 Parpol Berebut Kursi DPRD Kabupaten Tegal

541 Caleg dari 13 Parpol Berebut Kursi DPRD Kabupaten Tegal

KPU Kabupaten Tegal sudah menetapkan 541calon anggota legislatif (caleg) yang akan memperebutkan kursi di DPRD Kabupaten Tegal pada pileg 2019


Ganjar Minta Pramuka Ikut Kawal Pemilu dan Tak Sebar Hoax

Ganjar Minta Pramuka Ikut Kawal Pemilu dan Tak Sebar Hoax

Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo meminta Pramuka ikut berperan dalam mewujudkan pemilihan umum (pemilu) 2019 yang damai.


Produk Asal Kota Tegal Banyak yang Belum Ber-HAKI

Produk Asal Kota Tegal Banyak yang Belum Ber-HAKI

Potensi produk-produk yang dihasilkan di Kota Tegal cukup tinggi. Sayangnya, hingga saat ini produk itu belum memiliki sertifikat Hak Kekayaan Intelektual (HAKI


Lahan Kosong Terbakar, Penghuni Rusunawa Berhamburan Keluar

Lahan Kosong Terbakar, Penghuni Rusunawa Berhamburan Keluar

Sebuah lahan kosong yang terletak didekat rumah susun sederhana sewa (Rusunawa) terbakar, Jumat (21/9) siang, kemarin.


Mangkal di Warung Remang-remang Jalingkos, Empat PSK Dirazia

Mangkal di Warung Remang-remang Jalingkos, Empat PSK Dirazia

Pemkab Tegal melalui Dinas Sosial mengirim empat wanita yang diduga sebagai Pekerja Seks Komersial (PSK) ke Panti Sosial Karya Wanita Pasar Rebo, Jakarta.


Diganti Baru, Kotak Suara Pemilu Lama Dilelang

Diganti Baru, Kotak Suara Pemilu Lama Dilelang

Kotak suara yang telah digunakan pada Pilkada 2018 bakal dilelang. Pasalnya, kotak suara yang juga digunakan sejak Pemilu 2004 bakal diganti dengan yang baru.


Mau ke Arah Purwokerto, Awas Macet Panjang Berjam-jam di Bumiayu

Mau ke Arah Purwokerto, Awas Macet Panjang Berjam-jam di Bumiayu

Bagi para pengendara yang ingin bepergian ke Purwokerto, Cilacap, dan sekitarnya melalui jalur tengah perlu berpikir ulang.


Masuk Tahapan Kampanye Pemilu, Polisi Mulai Diterjunkan

Masuk Tahapan Kampanye Pemilu, Polisi Mulai Diterjunkan

Polres Tegal mengerahkan dua pertiga personel yang dimiliki untuk mengamankan pemilu presiden (pilpres) dan pemilu legislatif (pileg) 2019.


Ingat, Data Penduduk Akan Diblokir Jika Lewati Batas Ketentuan

Ingat, Data Penduduk Akan Diblokir Jika Lewati Batas Ketentuan

Pemerintah mengancam akan memblokir data kependudukan warga yang berusia 23 tahun lebih, tapi belum melakukan perekaman KTP-el hingga 31 Desember mendatang.



Maaf tidak bisa mengambil data, ada masalah dengan server kami!