Lokal
Share this on:

Jalan dan Jembatan Longsor, 2.000 Warga di Brebes Terisolasi

  • Jalan dan Jembatan Longsor, 2.000 Warga di Brebes Terisolasi
  • Jalan dan Jembatan Longsor, 2.000 Warga di Brebes Terisolasi

EVAKUASI - Muspika Ketanggungan bersama warga membersihkan material longsoran yang mengisolasi beberapa pedukuhan di Desa Cisereuh, Ketanggungan, Brebes, kemarin. (eko fidiyanto/radar brebes)

KETANGGUNGAN - Sedikitnya sekitar 2.000 warga di Desa Cisereuh Kecamatan Ketanggungan Kabupaten Brebes terisolir akibat longsor yang terjadi di desa itu pada Minggu malam (11/2). Warga yang terisolir berada di Dukuh Garogol, Salagading, dan Jalawastu. Kini mereka tak bisa mengakses ke luar desa.

Jalan utama dan jembatan yang menghubungkan ketiga pedukuhan itu longsor akibat diguyur hujan pada sore hingga malam hari. Warga yang berada di pengukuhan itu tidak bisa mengakses jalan ke luar desa. Pasalnya desa itu terletak di dataran tinggi dan ujung wilayah Ketanggungan.

Camat Ketanggungan La Ode Vindar Aris Nugroho mengungkapkan, warga yang ada di ketiga dusun itu tidak bisa keluar desa sehingga berdampak pada lumpuhnya jalur perekonomian warga setempat yang biasa menjual hasil bumi pasar Ketanggungan.

"Anak sekolah juga tidak bisa masuk sekolah. Jangankan motor atau mobil, jalan kaki pun sangat sulit dan berbahaya karena jurang lembah yang mengancam serta kondisi tanah sekitar yang masih rawan longsor susulan," ungkap La Ode, kemarin.

Longsornya tebing setinggi 50 meter membuat badan jalan sepanjang kurang lebih 50 meter dan lebar 4 meter amblas ke jurang dengan kedalaman kurang lebih 200 meter yang berakibat putusnya akses jalan yang menghubungkan kampung budaya jalawastu Dukuh Garogol serta Dukuh Salagading menuju Desa Ciseureuh.

“Kejadian bencana tanah longsor tersebut mengalami kerugian materil yang tidak sedikit akibat jalan putus serta jembatan amblas. Tidak ada korban jiwa dalam kejadian ini,” tambahnya.

Selain dilanda longsor, sebagian wilayah Ketanggungan juga terendam banjir akibat meluapnya sungai Babakan. Banjir merendam sekitar 200 rumah warga dan menggenangi jalan nasional yang menghubungkan Ketangguhan-Purwokerto. Bahkan 4 rumah di Desa Sindangjaya rusak parah dan sebagian dinding hanyut diterjang banjir.

"Rumah sudah tidak bisa ditempati lagi oleh pemiliknya, mereka saat ini mengungsi. Kerusakan paling parah adalah rumah yang berada di RT 14 RW 03," katanya.

Sementara di Desa Buara, Pamedaran, dan Cikeusal Lor sedikitnya 200 rumah terendam banjir hingga 1 meter. Hal itu diakibatkan oleh hujan seharian di wilayah selatan Ketanggungan hingga sungai Babakan di wilayah hilir meluap.

"Musibah tadi malam sudah tercatat dan yang jelas sudah ada jembatan penghubung Desa Pamedaran Dukuh Sirambeng yang tiang penyangga tengah jembatan ambrol dan jembatan Dukuh Cikarowok ke Dukuh Platar Desa Buara juga ambrol saking derasnya air luapan sungai babakan," jelasnya.

Pihaknya sudah berkoordinasi dengan Badan penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) untuk meninjau tiga titik tanggul Sungai Babakan yang rawan jebol. Pihaknya pun menghimbau kepada warga yang berada di Daerah Aliran Sungai (DAS) Babakan.

“Kami bersama Kepala Desa Ketanggungan dan relawan tanggap bencana dari BPBD Kabupaten Brebes sudah meninjau di beberapa titik tanggul yang rawan,” tandasnya. (fid/ism/zul)

Berita Sebelumnya

235 Jiwa Korban Banjir Brebes Masih Ngungsi
235 Jiwa Korban Banjir Brebes Masih Ngungsi

Berita Berikutnya


Berita Sejenis

Di Brebes, Bikin KTP Elektronik Tak Perlu Pakai Surat Pengantar RT/RW

Di Brebes, Bikin KTP Elektronik Tak Perlu Pakai Surat Pengantar RT/RW

Warga di Kabupaten Brebes menyambut positif aturan baru terkait pembuatan TKP-el yang tidak lagi membutuhkan surat pengantar dari RT/RW.


Iseng Sebar Berita Hoaks soal Gempa, Facebooker Ditangkap Polisi

Iseng Sebar Berita Hoaks soal Gempa, Facebooker Ditangkap Polisi

Iseng posting berita gempa di Pulau Jawa, DP (25), seorang Facebooker, warga Kelurahan Keturen Kecamatan Tegal Selatan Kota Tegal ditangkap polisi.


Astaghfirullohaladziim, Dua Pekerja Proyek Jembatan di Pemalang Jatuh

Astaghfirullohaladziim, Dua Pekerja Proyek Jembatan di Pemalang Jatuh

Dua orang pekerja proyek pembangunan jembatan di Desa Purana Kecamatan Bantarbolang Kabupaten Pemalang, dilarikan ke rumah sakit setelah mengalami kecelakaan se


Jalan Rusak Dibiarkan, Warga Ancam Demo Jalan Tol

Jalan Rusak Dibiarkan, Warga Ancam Demo Jalan Tol

Warga Desa Penarukan Kecamatan Adiwerna Kabupaten Tegal mengancam bakal melakukan unjuk rasa di tengah-tengah Jalan Tol Trans Jawa Brebes Timur-Pemalang.


Istri yang Tewas Dipalu Kepalanya oleh Suaminya, ternyata Orang Brebes

Istri yang Tewas Dipalu Kepalanya oleh Suaminya, ternyata Orang Brebes

Tangis histeris pecah saat jenazah Junisah, 37, tiba di kampung halamannya di Dukuh Kalenpandan Desa Jatimakmur Kecamatan Songgom Kabupaten Brebes.


Masuki Musim Hujan, Waspadai Angin Kencang

Masuki Musim Hujan, Waspadai Angin Kencang

Warga di wilayah Kabupaten Tegal dan sekitarnya diminta mewaspadai potensi terjadinya angin kencang setiap saat hingga memasuki musim penghujan pada akhir Novem


Lepas SJI Korwil Tegal, Ketua DPRD Minta Tim Solid dan Hati-hati

Lepas SJI Korwil Tegal, Ketua DPRD Minta Tim Solid dan Hati-hati

Tim Suzuki Jip Indonesia (SJI) Korwil Tegal direncanakan akan mengikuti event off road Central Java VI di Semarang dan Batang.


Pemkot Tegal Siapkan Perda Larangan Memberi kepada Pengemis dan Pengamen

Pemkot Tegal Siapkan Perda Larangan Memberi kepada Pengemis dan Pengamen

Dinas Sosial (Dinsos) Kota Tegal mengimbau masyarakat untuk tidak memberi uang kepada pengamen dan pengemis, utamanya di sepanjang jalan protokol.


Dirazia, Pemilik Gubuk-gubuk Liar di Sungai Kemiri Bukan Warga Tegal

Dirazia, Pemilik Gubuk-gubuk Liar di Sungai Kemiri Bukan Warga Tegal

Dinas Sosial Kota Tegal kembali menggelar razia Penyandang Masalah Kesejahteraan Sosial, Rabu (14/11).


13 Hari Operasi Zebra, 3.281 Kendaraan Ditilang

13 Hari Operasi Zebra, 3.281 Kendaraan Ditilang

Operasi Cipta Kondisi dan Operasi Stasioner Zebra Candi 2018, yang digelar 30 Oktober-12 November lalu berhasil menekan jumlah angka laka lantas.



Maaf tidak bisa mengambil data, ada masalah dengan server kami!