• Home
  • Berita Lokal
  • Jamin Keamanan, Wali Kota dan Wakil Wali Kota Sambangi Siswa Asal Papua

Lokal
Share this on:

Jamin Keamanan, Wali Kota dan Wakil Wali Kota Sambangi Siswa Asal Papua

  • Jamin Keamanan, Wali Kota dan Wakil Wali Kota Sambangi Siswa Asal Papua
  • Jamin Keamanan, Wali Kota dan Wakil Wali Kota Sambangi Siswa Asal Papua

TEGAL - Melihat situasi yang terjadi di beberapa daerah, Wali Kota Tegal Dedy Yon Supriyono dan Wakilnya Muhammad Jumadi menemui siswa dan taruna asal Papua ke salah satu sekolah kejuruan, Rabu (21/8) siang. Pada kesempatan itu mereka menyempatkan diri bernyanyi bersama.

Dedy Yon mengatakan dirinya sengaja berkunjung ke salah satu sekolah yang terdapat siswa asal Papua. Itu dilakukan agar dirinya bisa berkomunikasi dan memastikan kegiatan belajar mereka tidak terganggu.

"Melihat kondisi pemberitaan saat ini, tentunya saya selaku pemerintah daerah ingin berkomunikasi dan memastikan mereka terganggu," katanya.

Dedy Yon menegaskan, khusus di wilayah Kota Tegal kondisinya aman dan kondusif. Karenanya dirinya berharap selama di kota Bahari bisa nyaman kerasan.

"Kota Tegal dan Papua adalah sama-sama bagian dari NKRI. Mudah-mudhaan tidak terganggu belajarnya. Kita semua bersaudara. Tidak ada pembedaan, NKRI harga mati. Tidak ada bully dan semacamnya," tandasnya.

Hal senada diungkapkan Wakil Wali Kota Tegal Muhammad Jumadi. Menurutnya, Pemerintah harus menjamin seluruh masyarakat termasuk warga Papua.

"Karenanya, tidak usah khawatir, bebas ke mana saja di Kota Tegal. Pada prinsipnya di mana pun berada, kita semua sama," ujar Jumadi.

Wakil Kepala SUPM Negeri Tegal bidang Kurikulum Henry Iskanda mengatakan jumlah siswa asal Papua ada 22 orang dari kelas 10, 11, dan 12. Saat ini kondisinya sehat semua.

"Mereka nyaman. Bisa berbaur dengan siswa dari daerah lain," jelas Henry

‎Henry menegaskan pihaknya tidak membedakan asal-usulnya semua. Mereka juga tidak berpengaruh dengan pemberitaan tentang gejolak di Papua.

Sementara Febyola Lidya Agustina, siswa kelas 11 Agribisnis Perikanan Air Payau dan Laut mengungkapkan sudah dua tahun belajar di SUPM. Selama ini tidak ada persoalan.

"Kami sangat senang, kami mendapat perhatian dari wali kota dan juga teman-teman. Kita selama ini berbaur, tidak ada perbedaan," ungkap Febiola. (muj/zul)

Berita Berikutnya


Berita Sejenis

Picu Kanker, Peredaran Obat Maag Ranitidin di Tegal Diawasi

Picu Kanker, Peredaran Obat Maag Ranitidin di Tegal Diawasi

Lantaran diketahui mengandung zat pemicu kanker, obat asam lambung Ranitidin dilarang diedarkan di seluruh wilayah termasuk Kota Tegal.


Virus Flu Burung yang Serang Unggas di Tegal Dibawa ke Jogyakarta

Virus Flu Burung yang Serang Unggas di Tegal Dibawa ke Jogyakarta

Tim dari Ditjen Peternakan dan Kesehatan Hewan (PKH) Balai Besar Veteriner Wates, Yogyakarta mendatangi Kelurahan Keturen Kecamatan Tegal Selatan Kota Tegal, Ka


Puluhan Papan Reklame dan Spanduk Tak Berizin Ditertibkan

Puluhan Papan Reklame dan Spanduk Tak Berizin Ditertibkan

Kegiatan rutin operasi penertiban dengan sasaran reklame tidak berizin kembali dilakukan anggota Satpol PP di wilayah Kecamatan Dukuhturi.


Jalan Penghubung Rusak, DPU Janjikan Perbaikan Minggu Depan

Jalan Penghubung Rusak, DPU Janjikan Perbaikan Minggu Depan

Jalan tingkat kabupaten yang menghubungkan Desa Bojongnangka dan Kelurahan Kebondalem, Kecamatan Pemalang rusak.


Bawa Gergaji Es Balok, Siswa SMK Diamankan Warga dan Polisi

Bawa Gergaji Es Balok, Siswa SMK Diamankan Warga dan Polisi

Sejumlah pelajar dari salah satu sekolah kejuruan berhasil diamankan warga bersama aparat kepolisian, Rabu (16/10) sore.


Sarana Prasarana Sekolah Belum Lengkap, Penerapan KIA Ditunda

Sarana Prasarana Sekolah Belum Lengkap, Penerapan KIA Ditunda

Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Disdukcapil) Kabupaten Tegal menunda penerapan Kartu Identitas Anak (KIA) hingga beberapa tahun ke depan.


Kakak Beradik asal Brebes Ditangkap Densus 88

Kakak Beradik asal Brebes Ditangkap Densus 88

Kakak beradik asal Desa Kluwut Kecamatan Bulakamba Kabupaten Brebes ditangkap Densus 88 Anti Teror Polri, Selasa (16/10) sore, di Sukoharjo, Jawa Tengah.


Tak Keluar Rumahnya Seharian, Ternyata Sudah Tewas Tergantung

Tak Keluar Rumahnya Seharian, Ternyata Sudah Tewas Tergantung

Seorang pria ditemukan tewas tergantung di dalam rumahnya di Jalan Arjuna Kelurahan Slerok Kecamatan Tegal Timur Kota Tegal, Rabu (16/10) siang, sekitar pukul 1


Krisis Berlanjut, 50 Tangki Air Bersih Dikirimkan ke Belik dan Pulosari

Krisis Berlanjut, 50 Tangki Air Bersih Dikirimkan ke Belik dan Pulosari

Kondisi kesulitan air hingga kini masih dialami sejumlah masyarakat di wilayah Kecamatan Pulosari dan Belik.


Jelang Pelantikan Presiden, BEM dan Polri Mesra

Jelang Pelantikan Presiden, BEM dan Polri Mesra

Isu adanya aksi menjelang pelantikan presiden oleh mahasiswa, tidak begitu dirasakan di Jawa Tengah.



Maaf tidak bisa mengambil data, ada masalah dengan server kami!