• Home
  • Berita Lokal
  • Jangan Buang Sampah di Tempat Ini Jika Tak Ingin Mati Mengenaskan

Lokal
Share this on:

Jangan Buang Sampah di Tempat Ini Jika Tak Ingin Mati Mengenaskan

  • Jangan Buang Sampah di Tempat Ini Jika Tak Ingin Mati Mengenaskan
  • Jangan Buang Sampah di Tempat Ini Jika Tak Ingin Mati Mengenaskan
  • Jangan Buang Sampah di Tempat Ini Jika Tak Ingin Mati Mengenaskan
  • Jangan Buang Sampah di Tempat Ini Jika Tak Ingin Mati Mengenaskan

BISA MATI MENGENASKAN? – Warga Jalan Sumbodro, RT 01 RW IV, Kelurahan Slerok, yang kesal pada pembuang sampah sembarangan akhirnya memasang tulisan bernada ancaman. (Wawan Setiawan/radartegal.com)

**TEGAL ** - Warga yang tinggal di sekitar Jalan Sumbodro, RT 01 RW IV, Kelurahan Slerok, Kecamatan Tegal Timur, rupanya sudah sangat geram dengan orang yang masih seenaknya membuang sampah sembarangan di belakang bangunan SMAN 3 Kota Tegal.

Padahal, tempat pembuangan sampah yang berada tepat di depan pintu masuk Tempat Pemakaman Umum (TPU) Siglugu itu sudah lama ditutup dan dipindahkan ke TPA Sumbodro. Saking kesalnya, warga sekitar akhirnya membuat tulisan bernada ancaman: “Semoga yang Membuang Sampah di Sini Mati dengan Mengenaskan.”

Iis (32) warga sekitar mengatakan, dia dan warga lainnya memang sudah sangat kesal dengan orang yang masih membuang sampah sembarangan di belakang SMAN 3 tersebut. Padahal jelas-jelas lokasi tempat sampah di tempat itu sudah dipindahkan ke TPA Sumbodro yang berjarak hanya seratus meter dari tempat semula.

“Saya nggak habis pikir kok masih ada orang yang bandel buang sampah sembarangan di situ. Padahal, jelas-jelas tempat sampahnya sudah dipindah. Karena kesal, warga akhirnya membuat tulisan seperti itu,” katanya, Sabtu (20/4).

Iis menambahkan, dia dan warga lainnya tidak tahu siapa yang masih membuang sampah sembarangan ke tempat itu. Apalagi isinya bermacam-macam, mulai pampers untuk bayi dan orang tua, juga ada sampah cair lainnya yang menmbulkan aroma tak sedap ke lingkungan sekitar .

Sementara, Udin (36) tukang pengangkut sampah yang biasa membawa sampah ke TPA Sumbodro menyatakan, tempat sampah di belakang SMAN 3 atau di depan TPU Siglugu sudah lama ditutup karena baunya mengganggu lingkungan sekitar. Tapi entah kenapa masih saja ada orang yang membuang sampah di sana.

“Seharusnya buang sampah pada tempat sampah yang disiapkan di depan rumah, atau mengisi dalam karung atau kardus, lalu meletakan di halaman depan rumah agar memudahkan tukang sampah seperti dirinya mengangkutnya,” katanya. (wan)

Berita Sebelumnya


Berita Sejenis


Gawat, Daya Tampung TPA Penujah Hampir Full

Gawat, Daya Tampung TPA Penujah Hampir Full

Bupati Tegal Umi Azizah mengatakan persoalan sampah sangat serius untuk mendapat perhatian.


Sisa 30 Persen Jalan di Kabupaten Tegal Tak Laik Fungsi

Sisa 30 Persen Jalan di Kabupaten Tegal Tak Laik Fungsi

Dinas Pekerjaan Umum (DPU) Kabupaten Tegal mengakui ada sekitar 30 persen jalan di Kabupaten Tegal tidak laik fungsi.


Antisipasi Ikan Berformalin, Dinkes Uji Laboratorium di Lokasi Lelang

Antisipasi Ikan Berformalin, Dinkes Uji Laboratorium di Lokasi Lelang

Tim gabungan Pemkab Tegal melakukan inspeksi mendadak di tempat pelelangan ikan Desa Munjungagung Kecamatan Kramat.


Buka saat Ramadan, Tiga Karaoke Dirazia Satpol PP

Buka saat Ramadan, Tiga Karaoke Dirazia Satpol PP

Tempat hiburan karaoke di Brebes selatan menjadi sasaran razia Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kabupaten Brebes, Jumat (17/5) kemarin.


Tak Terima THR, Silakan Ngadu ke Posko Disnaker

Tak Terima THR, Silakan Ngadu ke Posko Disnaker

Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) Kabupaten Brebes akan membuka posko pengaduan di Kantor Disnakertrans Jalan MT Haryono Brebes.


Stok Beras Aman Hingga Setahun Mendatang

Stok Beras Aman Hingga Setahun Mendatang

Menghadapi Ramadan dan Lebaran tahun ini masyarakat diminta untuk tetap tenang dan berbelanja sesuai kebutuhan.


Fraksi PKB Soroti Bertambahnya Pengangguran di Kabupaten Tegal

Fraksi PKB Soroti Bertambahnya Pengangguran di Kabupaten Tegal

Fraksi PKB DPRD Kabupaten Tegal mengakui angka pengangguran saat ini bertambah dibanding tahun sebelumnya.


Izin Trayek dan KIR Mati, 28 Angkutan Umum Ditilang

Izin Trayek dan KIR Mati, 28 Angkutan Umum Ditilang

Petugas gabungan dari Dinas Perhubungan dan Polres Tegal Kota menggelar uji kelaikan kendaraan di Jalan Raya I Tegal-Slawi, Rabu (15/5).


Tokoh Agama di Kota Tegal Imbau Jamaah Tak Terprovokasi

Tokoh Agama di Kota Tegal Imbau Jamaah Tak Terprovokasi

Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kota Tegal KH. Abuchaer Anur menolak ajakan people power atau pengerahan massa yang bertujuan untuk hal-hal negatif.



Video

Maaf tidak bisa mengambil data, ada masalah dengan server kami!