Lokal
Share this on:

Jelang UNBK, Siswa Ditariki Uang Rp1 Juta

  • Jelang UNBK, Siswa Ditariki Uang Rp1 Juta
  • Jelang UNBK, Siswa Ditariki Uang Rp1 Juta

SLAWI - Tak lama lagi, siswa sekolah menengah pertama (SMP) dan sekolah menangah atas (SMA) akan mengikuti Ujian Nasional Berbasis Komputer (UNBK). Namun, ujian serentak tersebut seakan dipaksakan bagi sekolah yang belum siap menyediakan sarana komputer.

Di mana ada beberapa sekolah membebani orang tua siswa untuk iuran. Besarannya juga luamayan. Yakni tiap siswa sekitar Rp 1 juta.

Kondisi tersebut diketahui Bupati Tegal Umi Azizah dan anggota DPRD Kabupaten Tegal. Sebab, selain mengadu ke bupati, para orang tua juga banyak yang mengadu ke DPRD. Melihat persoalan itu, bupati maupun anggota DPRD mengaku kecewa. Padahal, iuaran atau pungutan seharusnya tidak terjadi di sekolah.

Kekecewaaan Bupati Tegal Umi Azizah itu disampaikan saat saat melantik 59 kepala SD dan SMP serta Pengawas Sekolah di Aula Kantor Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Kabupaten Tegal, Selasa (19/3) kemarin.

Dia mengaku kecewa dengan sejumlah sekolah di Kabupaten Tegal yang masih memungut iuran dari orangtua siswa untuk pelaksanaan UNBK. Dia mengaku mengetahui hal itu setelah ada beberapa aduan dari orang tua siswa yang bermunculan jelang pelaksanaan UNBK.

”Iuran itu katanya untuk membeli komputer. Padahal banyak orang tua yang tidak mampu, akhirnya mereka mengadu ke saya,” kata Umi.

Umi menegaskan, bagi sekolah yang belum mampu melaksanakan UNBK, supaya tidak dipaksakan. Pihak sekolah tidka boleh membebani para orang tua. Diharapkan, para kepala sekolah dan pengawas sekolah mampu menjadi agen perubahan serta benchmark layanan pendidikan.

”Tingkatkan metodologi dan kompetensi pengajaran. Kepala sekolah yang merupakan manajer sekolah harus bisa fokus mengembangkan kinerja dan prestasi sekolahnya,” pinta Umi.

Begitu pula dengan pengawas sekolah. Menurut Umi, mereka harus bisa meningkatkan kepekaannya. Sebab, pengawas sekolah cenderung terjebak dalam urusan administrasi.

”Jangan terlalu sibuk dengan dokumen-dokumen administratif, sehingga lupa membantu kepala sekolah dan guru untuk mengembangkan inovasi pendidikan,” pesannya.

Sayangnya, dalam kesempatan itu, Umi Azizah tidak menjelaskan secara rinci, sekolah mana saja yang melakukan pungutan iuran terhadap siswa yang akan mengikuti UNBK tersebut. (yer/ima/zul)

Berita Sebelumnya


Berita Sejenis

130 Siswa Sajikan Perjuangan Bung Tomo Lewat Teater

130 Siswa Sajikan Perjuangan Bung Tomo Lewat Teater

Seni teater hingga sekarang masih terus menggeliat.


Gagal Panen, Petani Bisa Dapat Asuransi Rp6 Juta Per Hektare Loh

Gagal Panen, Petani Bisa Dapat Asuransi Rp6 Juta Per Hektare Loh

Bagi petani Kabupaten Tegal yang mengalami gagal panen tidak perlu risau. Karena Pemkab Tegal akan membantu mengklaimkan ke Asuransi Usaha Tani.


Harga Burung Love Bird Anjlok dari Rp30 Juta, Sekarang Rp3 Juta

Harga Burung Love Bird Anjlok dari Rp30 Juta, Sekarang Rp3 Juta

Burung Love Bird berasal dari Afrika. Tubuhnya mungil dan warna bulunya beragam.


Kerugian Kebakaran Hebat Rumah Warga Pantura Tegal Capai Ratusan Juta

Kerugian Kebakaran Hebat Rumah Warga Pantura Tegal Capai Ratusan Juta

Tiga rumah milik warga di Dukuh Blendung RT 14, RW 05 Desa Bojongsana, (sebelumnya disebut Kertasari) Kecamatan Suradadi, Jumat (9/8).


30 Korban Terus Dicari, Seorang Siswa yang Selamat Akan Dirujuk ke Brebes

30 Korban Terus Dicari, Seorang Siswa yang Selamat Akan Dirujuk ke Brebes

Hingga kini 30 korban tenggelamnya Kapal Motor (KM) Pieces belum ditemukan.


Empat Siswa SMK asal Brebes Korban Kapal Tenggelam Belum Ditemukan

Empat Siswa SMK asal Brebes Korban Kapal Tenggelam Belum Ditemukan

Pencarian korban-korban tenggelamnya Kapal Motor (KM) Pieces masih dilakukan Tim Gabungan, Senin (5/8) hari ini.


Fantastis! Target Bulan Dana PMI Capai Rp1,25 M

Fantastis! Target Bulan Dana PMI Capai Rp1,25 M

Palang Merah Indonesia (PMI) Kabupaten Tegal mentargetkan pada bulan dana tahun ini mencapai Rp1,25 miliar.


Tak Ada Alasan Gas Melon Langka, Kuota Ditambah 42.560 Jelang Idul Adha

Tak Ada Alasan Gas Melon Langka, Kuota Ditambah 42.560 Jelang Idul Adha

Kabupaten Tegal akan mendapat tambahan kuota tabung gas melon isi tiga kilogram menjelang Hari Raya Idul Adha.


Tetap Jaga Keragaman dan Rawat Kebhinekaan

Tetap Jaga Keragaman dan Rawat Kebhinekaan

Staf Ahli Bidang Kemasyarakatan Kushartono meminta pada seluruh siswa-siswi SMK Negeri 2 Slawi untuk menjaga keragaman dan merawat kebhinekaan.


Nunggak Sewa sampai Rp7 Juta, Dua Penghuni Rusunawa Diusir

Nunggak Sewa sampai Rp7 Juta, Dua Penghuni Rusunawa Diusir

Disperkim) melakukan pengosongan dua los Rumah Susun Sewa Sederhana di Jl. Sawo, Kamis (27/7) siang.



Maaf tidak bisa mengambil data, ada masalah dengan server kami!