• Home
  • Berita Lokal
  • Jika Kepsek Tak Diturunkan, Siswa SMK BP Ancam Mogok Mulai Besok

Lokal
Share this on:

Jika Kepsek Tak Diturunkan, Siswa SMK BP Ancam Mogok Mulai Besok

  • Jika Kepsek Tak Diturunkan, Siswa SMK BP Ancam Mogok Mulai Besok
  • Jika Kepsek Tak Diturunkan, Siswa SMK BP Ancam Mogok Mulai Besok

TALANG - Siswa SMK Bhakti Praja (BP) Talang Kabupaten Tegal berunjuk rasa menuntut kepala sekolah (kepsek) mereka diganti, Senin (12/3). Jika tuntutan tersebut tak dipenuhi, mereka mengancam akan mogok sekolah.

"Kalau kepala sekolah tidak diturunkan, mulai besok pagi (Selasa, Red.), kita semua tidak akan sekolah," kata salah seorang siswa di sela-sela menggelar unjuk rasa.

Siswa lainnya, Soniti yang mewakili teman-temannya mengungkapkan sejumlah alasan kenapa menuntut kepala sekolah, Rofikoh, dicopot dari jabatannya.‎ Di antaranya adalah tindakan kekerasan yang kerap dilakukan Rofikoh kepada siswa.

"Suka main tangan. Saya pernah melihat kakak kelas tidak tahu kesalahannya apa, ditampar. Terlambat ditampar," ucap siswa kelas 11 TKJ 2 ini.

‎Soniti menuturkan, Rofikoh menekankan para guru siswa untuk datang ke sekolah tepat waktu. Namun di sisi lain Rofikoh justru melakukan hal sebaliknya. "Menuntut guru dan siswa datang jam 07.00 WIB pas. Tapi dia sendirinya malah datangnya tidak pernah jam 07.00 WIB," ungkapnya.

Soniti juga mengungkapkan adanya kewajiban untuk membayar setiap kali mau digelar ujian tanpa toleransi. Hal ini dinilai memberatkan para siswa.

"Masa iya tiap mau ujian dituntut untuk bayar sampai bulan itu juga. Bagaimana kalau misalnya orangtua yang tidak punya uang, sudah nggak ada. Mau dibelan-belani utang sama tetangga demi anaknya sekolah," ungkapnya.

Rofikoh saat ditanya perlihal tudingan para siswa tersebut sudah membantah‎. Dia mengaku tak pernah melakukan tindakan kekerasan kepada siswa. Dia juga menyerahkan sepenuhnya kepada yayasan terkait tuntutan para siswa agar dirinya mundur dari jabatannya.

‎"Saya bekerja bukan karena apa-apa. Mau dipake monggo, tidak dipake saya sudah biasa jadi orang kecil. Intinya saya melaksanakan tugas yang diberikan yayasan," ujarnya.‎ (far/zul)

Berita Berikutnya


Berita Sejenis

Heboh Suara Mendengung, BMKG Pastikan Bukan Patahan atau Gempa

Heboh Suara Mendengung, BMKG Pastikan Bukan Patahan atau Gempa

Sejumlah warga di Kabupaten Tegal dan sekitarnya dikejutkan dengan bunyi mendengung yang tak lazim, Jumat (14/12), sekitar pukul 01.10 WIB dinihari.


4.752 Keping KTP Elektronik Tak Terpakai Digunting dan Dibolongi

4.752 Keping KTP Elektronik Tak Terpakai Digunting dan Dibolongi

Disdukcapil Kabupaten Tegal mengumpulkan Kartu Tanda Penduduk Elektronik (E-KTP) yang tidak terpakai dan menumpuk di kecamatan.


Setahun Tak Diperbaiki, Jembatan Miring dan Nyaris Putus

Setahun Tak Diperbaiki, Jembatan Miring dan Nyaris Putus

Jembatan penghubung antara Desa Kalitorong dan Desa Kejene di Kecamatan Randudongkal Kabupaten Pemalang sangat memprihatinkan.


Jempol! Siswa Les di Kabupaten Tegal Ini Bayarnya Pakai Sampah

Jempol! Siswa Les di Kabupaten Tegal Ini Bayarnya Pakai Sampah

Sejumlah warga di RT 13 RW 03 Desa Harjosari Lor Kecamatan Adiwerna Kabupaten Tegal memiliki cara unik dalam mengajarkan kebersihan kepada anak-anak.


Sistem Pengereman Tak Berfungsi, Truk Maut juga Kelebihan Muatan 10 Ton

Sistem Pengereman Tak Berfungsi, Truk Maut juga Kelebihan Muatan 10 Ton

Satlantas Polres Brebes bersama Direktorat Lalu Lintas (Ditlantas) Polda Jateng melakukan penyelidikan kecelakaan truk tronton maut.


Bayi Tujuh Hari Tak Tertolong, Korban Tewas Kecelakaan Maut Jadi Lima Orang

Bayi Tujuh Hari Tak Tertolong, Korban Tewas Kecelakaan Maut Jadi Lima Orang

Korban tewas dalam kecelakaan maut di Jalan Raya Purwokerto-Tegal Desa Jatisawit Kecamatan Bumiay Kabupaten Brebes bertambah menjadi lima orang.


Pemilih Pemula di Pilkades, Wajib Bawa e-KTP saat Akan Nyoblos

Pemilih Pemula di Pilkades, Wajib Bawa e-KTP saat Akan Nyoblos

Pemilih yang berusia 17 saat hari pencoblosan pemilihan kepala desa serentak harus bawa E-KTP jika ingin menggunakan hak pilihnya.


Kasihan, Bayi 40 Hari Tak Punya Anus

Kasihan, Bayi 40 Hari Tak Punya Anus

Malang nian nasib bayi pasangan Resi Oktaviana (21) dan Manis (25), warga Desa Wlahar Kecamatan Larangan Kabupaten Brebes ini.


Empat Hari Tak Jualan, Pedagang Ditemukan Tak Bernyawa di Dalam Kiosnya

Empat Hari Tak Jualan, Pedagang Ditemukan Tak Bernyawa di Dalam Kiosnya

Sejumlah warga dan pedagang di sekitar Pasar Krandon Kota Tegal dibuat heboh dengan berita penemuan mayat di dalam sebuah kios, Kamis (6/12).


Tak Bayar Karyawannya sesuai UMK, Perusahaan Bisa Disanksi

Tak Bayar Karyawannya sesuai UMK, Perusahaan Bisa Disanksi

Dinas Perindustrian dan Tenaga Kerja (Disnakerin) mengingatkan kepada perusahaan di Kota Tegal untuk memberikan gaji sesuai dengan UMK yang telah ditetapkan.



Maaf tidak bisa mengambil data, ada masalah dengan server kami!