Lokal
Share this on:

Jokowi: Politikus Genderuwo Kerap Buat Takut

  • Jokowi: Politikus Genderuwo Kerap Buat Takut
  • Jokowi: Politikus Genderuwo Kerap Buat Takut

SLAWI - Presiden Joko Widodo (Jokowi) menyebut adanya politikus genderuwo karena kerap membuat ketakutan dan kekhawatiran di masyarakat. Jokowi meminta masyarakat tidak terpecah-belah.

Keberadaan politikus genderuwo diungkapkan Jokowi saat memberikan sambutan di acara Penyerahan Sertipikat Tanah untuk Rakyat di GOR Trisanja, Slawi, Jumat (9/11).

Sebelum mengakhiri sambutannya, Jokowi meminta masyarakat menjaga aset terbesar bangsa yakni persatuan dan persaudaraan meski memiliki perbedaan pilihan dalam pemilu.

"Jangan sampai karena pemilihan bupati, gubernur, presiden, tidak saling sapa, tidak rukun dengan tetangga. Kita ini semua saudara sebangsa setanah air. Jangan sampai tidak rukun, tidak bersatu, terpecah gara gara pemilihan bupati, gubernur atau presiden," katanya.

Apalagi sekarang ini, lanjut Jokowi, banyak politikus yang tidak menggunakan etika politik yang baik. Yakni menyebarkan propaganda yang membuat ketakutan dan kekhawatiran di tengah-tengah masyarakat.

"Pertama membuat ketakutan. Yang kedua, membuat sebuah ketikdapastian. Memang digiring ke sana. Dan ketiga membuat masyarakat ragu-ragu. Ini benar atau tidak. Ini cara politik tidak beretika. Masak masyarakat sendiri dibuat ketakutan. Ini yang sering saya sampaikan, politik genderuwo," sentil Jokowi.

Ketika disinggung kembali terkait sebutan yang diungkapkannya itu usai meresmikan tol Pejagan-Pemalang, Jokowi kembali menegaskan jika politik genderuwo adalah cara-cara berpolitik dengan propaganda menakut-nakuti, menimbulkan kekhawatiran dan ketidakpastian di masyarakat.

"Ini cara-cara politik yang seperti itu jangan diteruskan, stop, stop. Kita harapkan politik itu politik yang penuh kegemberiaan, demokrasi kita juga bentuk pesta demokrasi, namanya pesta ya penuh kegembiraan penuh kesenangan," tandasnya.

Menurut Jokowi, masyarakat harus dibuat memilih dengan jernih dan rasional serta diarahkan kepada kematangan dan kedewasaan berpolitik. "Makanya sering saya sampaikan hijrah dari ujaran kebencian kepada ujaran kebenaran, hijrah dari pesimisme ke optimisme, hijrah dari kegaduhan ke persatuan," ujarnya.

Saat ditanya pihak mana yang disebut politikus genderuwo dan kemungkinan polemik yang bisa muncul karena sebutan itu, Jokowi hanya menjawab singkat. "Saya sampaikan politikus genderuwo ya dicari aja politikusnya," ujar Jokowi sembari tersenyum. (far/zul)

Berita Sebelumnya

Berita Berikutnya

Pegawai Non-PNS di Kota Tegal Overload
Pegawai Non-PNS di Kota Tegal Overload

Berita Sejenis

Presiden: Setelah Pegang Sertpikat Disekolahkan, Tidak Apa-apa

Presiden: Setelah Pegang Sertpikat Disekolahkan, Tidak Apa-apa

Presiden Joko Widodo (Jokowi) membagikan 3.000 sertipikat tanah kepada warga Kabupaten Tegal dalam kunjungan kerjanya, Jumat (9/11).


Jokowi: Desember, Merak-Surabaya Sudah Tersambung Tol

Jokowi: Desember, Merak-Surabaya Sudah Tersambung Tol

Jalan tol Pejagan-Pemalang segmen Brebes Timur-Sewaka dan jalan tol Pemalang-Batang segmen Sewaka-Simpang Susun Pemalang resmi dioperasikan, Jumat (9/11).


Diresmikan Besok, Tol Brebes-Pemalang Sudah Bisa Dilewati

Diresmikan Besok, Tol Brebes-Pemalang Sudah Bisa Dilewati

Setelah sempat mundur beberapa kali, Presiden Joko Widodo (Jokowi) dipastikan akan meresmikan jalan tol Pejagan-Pemalang seksi III dan IV, Jumat (9/11).


Panik dan Takut, Akasan EG Bekap Mulut Bayinya sampai Tewas

Panik dan Takut, Akasan EG Bekap Mulut Bayinya sampai Tewas

Masih ingat kasus pembunuhan bayi yang baru dilahirkan oleh oknum mahasiswi sebuah perguruan tinggi beberapa waktu lalu?


Polres Tegal Buat Sistem Pengingat SIM

Polres Tegal Buat Sistem Pengingat SIM

Terobosan baru berhasil dicipta Polres Tegal untuk mengingatkan pemilik SIM agar tidak terlambat melakukan perpanjangan, sebelum masa berlakunya habis.


Komplotan Begal Sadis yang Kerap Bacok Korbannya Dibekuk

Komplotan Begal Sadis yang Kerap Bacok Korbannya Dibekuk

Dua anggota komplotan begal sadis yang kerap beraksi di Kota Tegal dan sekitarnya, berhasil dibekuk Tim Jatanras Polda Jateng bersama anggota Intelmob Sat Brimo


Rujukan Baru Dikeluhkan Ribet, BPJS Kesehatan Segera Lakukan Remapping

Rujukan Baru Dikeluhkan Ribet, BPJS Kesehatan Segera Lakukan Remapping

BPJS Kesehatan Cabang Tegal belakangan kerap mendapat keluhan masyarakat ihwal rujukan berjenjang.


Ribuan Kader Siap Menangkan Jokowi di Tegal

Ribuan Kader Siap Menangkan Jokowi di Tegal

Ribuan kader parpol yang tergabung dalam koalisi Indonesia Kerja menyatakan kesiapannya untuk memenangkan capres nomor urut 1 Jokowi-Makruf Amin.


Masih Nekat Parkir di Trotoar, Pengendara Motor Bisa Disanksi

Masih Nekat Parkir di Trotoar, Pengendara Motor Bisa Disanksi

Meski petugas gabungan kerap melakukan operasi, namun itu tidak membuat sejumlah pemilik motor jera.


13 Tahun Digaji Rp200 Ribu Sebulan, Guru Honorer Ini Ingin Didengar Jokowi

13 Tahun Digaji Rp200 Ribu Sebulan, Guru Honorer Ini Ingin Didengar Jokowi

Tenaga honorer Kabupaten Tegal menyuarakan penolakan terhadap rekrutmen CPNS yang kembali dibuka pada tahun ini



Maaf tidak bisa mengambil data, ada masalah dengan server kami!