Lokal
Share this on:

Jumlah Rombel SMK/SMA di Kota Tegal Diusulkan Dibatasi

  • Jumlah Rombel SMK/SMA di Kota Tegal Diusulkan Dibatasi
  • Jumlah Rombel SMK/SMA di Kota Tegal Diusulkan Dibatasi

BERJALAN – Siswa sebuah SMA di Kota Tegal tengah berjalan di lorong sekolahnya, Selasa (10/4). (k. anam syahmadani/radar tegal)

TEGAL - Badan Musyawarah Perguruan Swasta (BMPS) Kota Tegal mengusulkan pembatasan jumlah rombongan belajar (rombel) SMA/SMK dan sejenisnya. Usulan tersebut disampaikan BMPS setelah kepengurusan Periode 2018-2023 dilantik Ketua BMPS Jawa Tengah Widadi di Gedung Yayasan Pendidikan Pancasakti Jalan Halmahera, Selasa (17/4) lalu.

Ketua BMPS Kota Tegal Masfuad ES menyampaikan, jumlah rombel untuk SMA sejenisnya diusulkan minimal tiga rombel dan maksimal 27 rombel atau 9 rombel di setiap tingkatan, dengan jumlah siswa dalam satu rombel minimal 20 dan paling banyak 28. Sedang untuk SMK dan sejenisnya, diusulkan minimal tiga rombel dan maksimal 42 rombel atau 14 rombel di setiap tingkatan.

Yakni, dengan jumlah siswa dalam satu rombel minimal 20 dan maksimal 32. “Usulan pembatasan ini dilakukan agar dalam Pendaftaran Peserta Didik Baru nanti, sekolah swasta kebagian siswa,” kata Masfuad yang juga merupakan Dekan Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Pancasakti (UPS) Tegal saat dikonfirmasi lebih lanjut di Kampus UPS, kemarin.

Masfuad berharap Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kota Tegal dapat meneruskan usulan ini ke Pemerintah Provinsi Jawa Tengah yang memiliki kewenangan mengelola SMA/SMK dan sejenisnya. BMPS berharap diterbitkannya Peraturan Gubernur untuk mengatur mekanisme PPDB tentang pembatasan jumlah rombel dan siswa tersebut.

Menurut Masfuad, bagaimanapun juga, sekolah swasta memiliki peran besar, bahkan jauh sebelum Indonesia merdeka. “Karena itu, kami memohon agar tidak ada dikotomi antara sekolah negeri dan sekolah swasta,” ungkap Masfuad.

Kepala Disdikbud Johardi menyampaikan, kewenangan pengelolaan SMA/SMK dan sejenisnya memang di tangan provinsi. Namun demikian, tidak menutup saran dan masukan dari daerah.

Johardi menegaskan selama ini tidak ada pembedaan antara sekolah negeri dan swasta. Dia pun melihat potensi besar yang dimiliki sekolah swasta di Kota Tegal.

“Dengan dilantiknya Pengurus BMPS Kota Tegal Periode 2018-2023, diharapkan bisa meningkatkan komunikasi, kerjasama, dan sinergitas dengan Disdikbud,”.ujar Johardi. (nam/ela/zul)

Berita Sebelumnya


Berita Sejenis

Ribuan Orang Antre Kupon Daging Kurban di Masjid Agung Tegal

Ribuan Orang Antre Kupon Daging Kurban di Masjid Agung Tegal

Seribuan warga berbaris di depan Masjid Agung Kota Tegal Selasa (21/8) pagi. Mereka mengantri untuk mendapatkan kupon pembagian daging kurban Idul Adha 1439 H.


Diduga karena Bakaran Sampah, Hutan Jati Balapulang Terbakar

Diduga karena Bakaran Sampah, Hutan Jati Balapulang Terbakar

Hutan pohon jati Balapulang, Kabupaten Tegal dilalap sijago merah. Peristiwa itu terjadi pada Jumat (17/8) sore.


Ambles, Jalur Provinsi di Perbatasan Brebes-Tegal Kian Parah

Ambles, Jalur Provinsi di Perbatasan Brebes-Tegal Kian Parah

Tanjakan Pengasinan di Ruas jalan Provinsi yang menghubungkan Bumiayu Kabupaten Brebes -Tuwel Kabupaten Tegal, kondisinya semakin parah.


Dukung Ekowisata, Warga Tanam Ratusan Pohon Mangrove

Dukung Ekowisata, Warga Tanam Ratusan Pohon Mangrove

Ratusan warga dari sejumlah elemen masyarakat berkumpul di kawasan Pantai Martoloyo Kelurahan Panggung Kota Tegal, Kamis (16/8) pagi.


Di Desa Ini, Bisa Selfie dengan Bhin Bhin dan Spot Bertema Asian Games

Di Desa Ini, Bisa Selfie dengan Bhin Bhin dan Spot Bertema Asian Games

Euforia Asian Games 2018 yang berlangsung di Jakarta dan Palembang turut menular ke Desa Kepunduhan Kecamatan Kramat Kabupaten Tegal.


Siswa MI Demo Tuntut Ketua Yayasan Mundur, Guru Mogok Ngajar

Siswa MI Demo Tuntut Ketua Yayasan Mundur, Guru Mogok Ngajar

Ratusan siswa Madrasah Ibtidaiyah (MI) Muhajirin Desa Pegirikan Kecamatan Talang Kabupaten Tegal berunjuk rasa, Rabu (15/8).


Rusak Parah, Perbaikan Jalan Jatibogor Dianggarkan Rp10 Miliar

Rusak Parah, Perbaikan Jalan Jatibogor Dianggarkan Rp10 Miliar

Warga Desa Jatibogor Kecamatan Suradadi Kabupaten Tegal mengeluhkan kondisi sejumlah ruas jalan di wilayah setempat yang rusak parah.


Ingat, Alun-alun Tegal Tak Boleh untuk Berjualan

Ingat, Alun-alun Tegal Tak Boleh untuk Berjualan

Pemkot Tegal berencana akan melakukan sterilisasi kawasan Alun-alun Tegal di depan Balai Kota dari pedagang kali lima (PKL) yang beraktifitas diatasnya.


Lahir Tanggal 17 Agustus? Anda Bisa Buat SIM Gratis

Lahir Tanggal 17 Agustus? Anda Bisa Buat SIM Gratis

Polres Tegal akan menggelar serangkaian acara untuk memeriahkan HUT Kemerdekaan RI ke-73.


Beraksi Tak Sampai 5 Menit, Komplotan Begal Bobol 21 Minimarket

Beraksi Tak Sampai 5 Menit, Komplotan Begal Bobol 21 Minimarket

Satuan Reserse Kriminal Polres Tegal berhasil membekuk komplotan pembobol minimarket‎ yang beroperasi lintas kota. Mereka sudah beraksi di 21 lokasi.



Maaf tidak bisa mengambil data, ada masalah dengan server kami!