• Home
  • Berita Lokal
  • Kakek Ini Kayuh Becak Surabaya-Jakarta demi Hadiri Pelantikan Jokowi-Ma'ruf

Lokal
Share this on:

Kakek Ini Kayuh Becak Surabaya-Jakarta demi Hadiri Pelantikan Jokowi-Ma'ruf

  • Kakek Ini Kayuh Becak Surabaya-Jakarta demi Hadiri Pelantikan Jokowi-Ma'ruf
  • Kakek Ini Kayuh Becak Surabaya-Jakarta demi Hadiri Pelantikan Jokowi-Ma'ruf

TEGAL - Sukirman (57) rela mengayuh becak dari Surabaya ke Jakarta untuk menghadiri pelantikan Presiden Jokowi-Ma'ruf Amin, Minggu (20/10) lusa. Menurutnya, ini dilakukannya sebagai bentuk dukungan terhadap presiden terpilih Joko Widodo dan wakilnya Ma'ruf Amin.

Setelah menempuh perjalanan melintasi daerah di Jawa Timur dan Jawa Tengah, Kamis (17/10) siang, Sukirman pun sampai di Kota Tegal. Dia singgah untuk beristirahat di Jalan Pemuda Kelurahan Tegalsari Kecamatan Tegal Barat Kota Tegal.

Saat diwawancarai sejumlah wartawan, Sukirman mengatakan, dia akan menghadiri acara pelantikan presiden dan wakilnya di Komplek DPR/MPR 20 Oktober mendatang bersama dengan relawan pendukung Jokowi lainnya di Jakarta. Dia berangkat dari Kantor DPC Benteng Mberik Surabaya, Selasa (7/10) lalu, dengan mengayuh becaknya.

"Ini atas inisiatif saya sendiri. Demikian pula akomodasi selama perjalanan, juga menggunakan biaya pribadi," katanya.

Sukirman mengungkapkan, dia ingin bertemu langsung Presiden Jokowi. Selain itu, dia ingin menyampaikan secara langsung, pesan semoga periode kedua kepemimpinannya Idonesia semakin maju.

"Setibanya di Jakarta akan langsung menuju Kantor DPP PDI Perjuangan bergabung dengan relawan-relawan lainnya," jelasnya.

Sukirman mengungkapkan, selama perjalanan dia kerap beristirahat di SPBU dan masjid. Selain itu, dia juga menyempatkan diri singgah di beberapa kantor DPRD setempat, untuk bersilahturahmi dengan anggota Fraksi PDI Perjuangan.

Setelah beristirahat beberapa saat, Sukirman kemudian melanjutkan perjalananya menuju Jakarta. Harapanya, dia bisa tiba di Jakarta tepat waktu, sehingga bisa menghadiri pelantikan Joko Widodo dan KH. Maruf Amin, sebagai presiden dan wakil presiden. (muj/zul)

Berita Sebelumnya


Berita Sejenis

Ini Solusi bagi Pendaftar CPNS di Tegal yang Kesulitan Memasukan NIK

Ini Solusi bagi Pendaftar CPNS di Tegal yang Kesulitan Memasukan NIK

Disdukcapil Kota Tegal membantu pendaftar yang mengalami kesulitan memasukan NIK ke sistem pendaftaran CPNS atau SSCN.


Tiga Hari Truk dan Bus Dilarang Lewat Pantura Brebes

Tiga Hari Truk dan Bus Dilarang Lewat Pantura Brebes

Satlantas Polres Brebes, Jumat (8/11) hari ini, akan mulai melakukan rekayasa lalulintas.


Tipu 413 CPNS, Buronan Ini Punya Tiga Rumah Senilai Rp2,7 Miliar

Tipu 413 CPNS, Buronan Ini Punya Tiga Rumah Senilai Rp2,7 Miliar

Ada satu fakta menarik dari tertangkapnya Sugiyanto alias Sugiyanto Joyo Kusumo BSc (68) yang diduga menjadi pelaku penipuan berkedok seleksi CPNS.


Anggota Dewan Kunker, Komisi III ke Jakarta dan Komisi IV ke Yogjakarta

Anggota Dewan Kunker, Komisi III ke Jakarta dan Komisi IV ke Yogjakarta

omisi III dan IV DPRD Kabupaten Tegal melakukan kunjungan kerja di dua tempat yang berbeda.


Ini Penyebab Tanah Retak di Desa Kebandaran

Ini Penyebab Tanah Retak di Desa Kebandaran

Bencana alam berupa tanah retak terjadi di Desa Kebandaran, Kecamatan Bodeh, Pemalang. Kondisi saluran air yang buruk disebut menjadi salah satu penyebabnya.


Pelajar SMK Peristek Digembleng Polisi

Pelajar SMK Peristek Digembleng Polisi

Pelajar SMK Peristek, Pangkah, Kabupaten Tegal yang jumlahnya lebih dari 1000 anak ini mendapat pembinaan mental dari anggota Polsek Pangkah, Selasa (29/10).


Hari Ini, Ribuan Pelanggan PDAM Tak Teraliri Air

Hari Ini, Ribuan Pelanggan PDAM Tak Teraliri Air

Ribuan pelanggan PDAM PDAM Tirta Mulia Pemalang di wilayah Kecamatan Pemalang, Taman, Petarukan dan Ampelgading hari ini tak teraliri air.


Sembilan Tahun Menduda, Kakek di Brebes Nekat Cabuli Anak Bau Kencur

Sembilan Tahun Menduda, Kakek di Brebes Nekat Cabuli Anak Bau Kencur

Diduga karena kelamaan menduda, seorang kakek di Kabupaten Brebes, Rasito (63), tega mencabuli anak yang masih di bawah umur.


Sebelum Bunuh Bapaknya, Pelaku Pernah Celurit Dua Kakak dan Iparnya

Sebelum Bunuh Bapaknya, Pelaku Pernah Celurit Dua Kakak dan Iparnya

Upaya Maudin (28), anak yang tega bunuh bapaknya, untuk mencelakai ayah dan keluarganya ternyata tidak dilakukan kali ini saja.


Jalan Sigedong-Sawangan Gagal Lelang, Warga Kecewa

Jalan Sigedong-Sawangan Gagal Lelang, Warga Kecewa

Proyek peningkatan jalan ruas Sigedong-Sawangan di Kecamatan Bumijawa, Kabupaten Tegal gagal lelang. Hal ini membuat warga Dukuh Sawangan, Desa Sigedong kecewa.



Maaf tidak bisa mengambil data, ada masalah dengan server kami!