Lokal
Share this on:

Kandang Terbakar, 8.000 Ekor Ayam Terpanggang Hidup-hidup

  • Kandang Terbakar, 8.000 Ekor Ayam Terpanggang Hidup-hidup
  • Kandang Terbakar, 8.000 Ekor Ayam Terpanggang Hidup-hidup

ADIWERNA - Sebuah kandang ayam yang berada di Desa Pagiyanten Kecamatan Adiwerna Kabupaten Tegal terbakar, Rabu (11/7) pagi, sekitar pukul 06.00 WIB. Akibatnya, ribuan ekor ayam yang berada di dalamnya terpanggang hidup-hidup.

Dari informasi yang berhasil dihimpun menyebutkan, kebakaran yang menimpa kandang milik Noval (43) diduga berasal dari briket batu bara yang digunakan sebagai penghangat. Saat itu, angin bertiup cukup kencang sehingga bara api membakar dinding kandang hingga membesar.

"Pagi itu, kita melihat sebagian kandang sudah terbakar. Apinya cukuo besar," kata Dini warga sekitar lokasi kejadian.

Dinding kandang yang terbuat dari kayu dan bahan yang mudah terbakar mengakibatkan api dengan cepat membakar seluruh kandang. Hanya dalam kurun waktu sekitar 30 menit kandang berukuran 10 X 100 meter itu ludes terbakar.

Akibatnya, sekitar 8.000 ekor ayam terbakar hidup-hidup. Pemilik juga menderita kerugian hingga sekitar Rp350 juta.

Beberapa saat kemudian tiga unit pemadam kebakaran dari Kota dan Kabupaten Tegal tiba di lokasi. Dibantu personel Koramil, Polsek, dan warga sekitar melakukan penyemprotan agar kebakaran tidak merembet ke lokasi lainnnya. (muj/zul)

Berita Sebelumnya

Berita Berikutnya


Berita Sejenis

Gas Melon Bocor, Dua Orang Terbakar

Gas Melon Bocor, Dua Orang Terbakar

Karyunah (75), warga Kelurahan Keturen Kecamatan Tegal Selatan Kota Tegal harus dilarikan ke RSUD Kardinah untuk menjalani perawatan intensif.


Hingga Pertengahan November, Ada 3.000 Janda Baru di Kabupaten Tegal

Hingga Pertengahan November, Ada 3.000 Janda Baru di Kabupaten Tegal

Kasus perceraian di Kabupaten Tegal ternyata cukup tinggi.


Duh, 47 Ribu Keluarga Miskin di Kabupaten Tegal Masih BAB Sembarangan

Duh, 47 Ribu Keluarga Miskin di Kabupaten Tegal Masih BAB Sembarangan

Sebanyak 47.000 rumah tangga tidak mampu di Kabupaten Tegal masih belum memiliki jamban hingga akhir tahun ini.


Presiden: Setelah Pegang Sertpikat Disekolahkan, Tidak Apa-apa

Presiden: Setelah Pegang Sertpikat Disekolahkan, Tidak Apa-apa

Presiden Joko Widodo (Jokowi) membagikan 3.000 sertipikat tanah kepada warga Kabupaten Tegal dalam kunjungan kerjanya, Jumat (9/11).


Dituduh Mencuri, Dua ABG Disiram Bensin dan Dimasukkan Kandang Monyet

Dituduh Mencuri, Dua ABG Disiram Bensin dan Dimasukkan Kandang Monyet

Tiga pelaku dugaan penganiayaan dengan dalih tuduhan pencurian di Desa Kesesirejo Kecamatan Bodeh Kabupaten Pemalang masih dikejar polisi.


UMK 2019 Diusulkan Rp1,762 Juta

UMK 2019 Diusulkan Rp1,762 Juta

Hasil sidang Dewan Pengupahan Kota Tegal, upah minimum kota tegal 2019 diusulkan naik menjadi Rp1.762.000,00 dari Rp1.630.500,00.


Asapnya Dikeluhkan Ganggu Sekolah, Operasional Insenerator Dihentikan

Asapnya Dikeluhkan Ganggu Sekolah, Operasional Insenerator Dihentikan

Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Tegal menghentikan operasional mesin pembakar sampah atau insenerator di Tempat Pengelolaan Sampah Terpadu (TPST).


Rumah Sekaligus Warung di Margasari Terbakar

Rumah Sekaligus Warung di Margasari Terbakar

Rumah milik Artiyah (55) di Desa Jembayat Kecamatan Margasari Kabupaten Tegal terbakar, Rabu (24/10) malam.


Tiap Tahun, 11 Ribu Pencari Kerja dari Kabupaten Tegal Beradu Nasib

Tiap Tahun, 11 Ribu Pencari Kerja dari Kabupaten Tegal Beradu Nasib

Peluang penyerapan tenaga kerja di Kabupaten Tegal terutama di sektor industri masih terbuka lebar. Setiap tahunnya jumlah pencari kerja mencapai 11.000 orang.


Kenalkan Kopi Lokal, Barista Bagikan 1.000 Cangkir Kopi Gratis

Kenalkan Kopi Lokal, Barista Bagikan 1.000 Cangkir Kopi Gratis

1.000 cangkir kopi dibagikan cuma-cuma saat International Coffee Day sejumlah barista di Bumiayu, Minggu (30/9).



Maaf tidak bisa mengambil data, ada masalah dengan server kami!