• Home
  • Berita Lokal
  • Kasihan, Pasar Relokasi Sepi, Banyak Pedagang Kehabisan Modal dan Beralih Profesi

Lokal
Share this on:

Kasihan, Pasar Relokasi Sepi, Banyak Pedagang Kehabisan Modal dan Beralih Profesi

  • Kasihan, Pasar Relokasi Sepi, Banyak Pedagang Kehabisan Modal dan Beralih Profesi
  • Kasihan, Pasar Relokasi Sepi, Banyak Pedagang Kehabisan Modal dan Beralih Profesi
  • Kasihan, Pasar Relokasi Sepi, Banyak Pedagang Kehabisan Modal dan Beralih Profesi
  • Kasihan, Pasar Relokasi Sepi, Banyak Pedagang Kehabisan Modal dan Beralih Profesi

PEMALANG - Semenjak menempati pasar darurat di lapangan sepak bola, pedagang Pasar Randudongkal Pemalang banyak yang memilih beralih profesi. Lokasi pasar darurat yang sepi pengunjung menjadi alasan utama mereka banting setir karena kehabisan modal.

Para pedagang yang masih bertahan berjualan terus berharap pembangunan pasar utama cepat selesai. Namun proyek pembangunan pasar itu sendiri justru mengalami putus kontrak. Dengan begitu pedagang diperkirakan akan bertahan lebih lama lagi di pasar darurat.

Lokasi pasar darurat berada di tengah lapangan, tertutup tembok keliling. Ketika memasukinya, barulah tampak kios-kios pedagang.

Salah satu pedagang, Muhammad Mustaqin menceritakan, sudah hampir dua tahun dirinya berjualan di pasar relokasi. Secara kalkulasi keuntungannya sangat jauh bila dibandingkan berjualan di pasar utama, bahkan bisa dibilang merugi.

"Kalau di pasar utama istilahnya mandi duit, di sini istilahnya tayamum (mandi debu). Bahkan banyak pedagang sampai hutang bank buat gaji karyawannya," keluh Mustaqin saat didatangi di lapak jualannya, Jumat (9/8) siang.

Disebutkan, keseluruhan pedagang Randudongkal sekitar 800 orang. Namun yang menempati kios relokasi sekarang sekitar 180 orang. Selain ada yang berjualan di tempat lain, menurutnya banyak pedagang yang sudah tidak lagi berjualan dan memilih bekerja serabutan lantaran kehabisan modal.

Dia mengaku, berbagai upaya sudah pedagang lakukan, termasuk mendatangi Diskoperindag Pemalang. Selain upaya dhohir menurutnya juga dilakukan usaha batin dengan rutin menggelar doa bersama setiap Jumat malam agar pembangunan pasar utama cepat selesai.

Kepala Diskoperindag Kabupaten Pemalang Hepi Priyanto, saat dikonfirmasi menjelaskan, kelanjutan pembangunan Pasar Randudongkal akan dilakukan tahun ini juga. Pembangunan akan diteruskan pemenang kedua sesuai prosedur.

Dikatakan, rekanan pertama terpaksa diputus kontrak karena dinilai lamban dalam pengerjaannya. Pihak rekanan sudah mendapat peringatan ketiga kalinya hingga akhirnya diputus kontrak dan dibayarkan sesuai hasil pekerjaan.

"Sisa pembangunan masih kita hitung," kata Hepi.

Pasar Randudongkal diketahui akan dibangun tiga lantai. Dengan nilai kontrak Rp59 miliar, kapasitas pasar akan mampu menampung 900 pedagang. Dengan rincian 200 unit kios, dan 700 los. Juga dilengkapi fasilitas pendukung seperti MCK dan kantor. (sul/ima)

Berita Sebelumnya

Berita Berikutnya


Berita Sejenis

Sepi Pendaftar, Istri Tantang Suaminya saat Pilkades Serentak di Brebes

Sepi Pendaftar, Istri Tantang Suaminya saat Pilkades Serentak di Brebes

108 desa di Kabupaten Brebes akan menggelar pemilihan kepala desa (pilkades) serentak Desember mendatang.


Virus Flu Burung yang Serang Unggas di Tegal Dibawa ke Jogyakarta

Virus Flu Burung yang Serang Unggas di Tegal Dibawa ke Jogyakarta

Tim dari Ditjen Peternakan dan Kesehatan Hewan (PKH) Balai Besar Veteriner Wates, Yogyakarta mendatangi Kelurahan Keturen Kecamatan Tegal Selatan Kota Tegal, Ka


Fasilitas Pasar Lebaksiu Minim, Pedagang Kambing Jualan di Depan Koramil

Fasilitas Pasar Lebaksiu Minim, Pedagang Kambing Jualan di Depan Koramil

Fasilitas yang dimiliki Pasar Lebaksiu dinilai sangat minim. Hal ini membuat sejumlah pedagang kecewa.


Puluhan Papan Reklame dan Spanduk Tak Berizin Ditertibkan

Puluhan Papan Reklame dan Spanduk Tak Berizin Ditertibkan

Kegiatan rutin operasi penertiban dengan sasaran reklame tidak berizin kembali dilakukan anggota Satpol PP di wilayah Kecamatan Dukuhturi.


Jalan Penghubung Rusak, DPU Janjikan Perbaikan Minggu Depan

Jalan Penghubung Rusak, DPU Janjikan Perbaikan Minggu Depan

Jalan tingkat kabupaten yang menghubungkan Desa Bojongnangka dan Kelurahan Kebondalem, Kecamatan Pemalang rusak.


Bawa Gergaji Es Balok, Siswa SMK Diamankan Warga dan Polisi

Bawa Gergaji Es Balok, Siswa SMK Diamankan Warga dan Polisi

Sejumlah pelajar dari salah satu sekolah kejuruan berhasil diamankan warga bersama aparat kepolisian, Rabu (16/10) sore.


Kasihan ABG Ini, Umur 11 Tahun Berat Badannya Hanya 8,7 Kg

Kasihan ABG Ini, Umur 11 Tahun Berat Badannya Hanya 8,7 Kg

Slamet Wahyudi (11), warga Desa Tonggara Kecamatan Kedungbanteng Kabupaten Tegal memiliki berat badan yang tak lazim seperti anak seusianya.


Sarana Prasarana Sekolah Belum Lengkap, Penerapan KIA Ditunda

Sarana Prasarana Sekolah Belum Lengkap, Penerapan KIA Ditunda

Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Disdukcapil) Kabupaten Tegal menunda penerapan Kartu Identitas Anak (KIA) hingga beberapa tahun ke depan.


Krisis Berlanjut, 50 Tangki Air Bersih Dikirimkan ke Belik dan Pulosari

Krisis Berlanjut, 50 Tangki Air Bersih Dikirimkan ke Belik dan Pulosari

Kondisi kesulitan air hingga kini masih dialami sejumlah masyarakat di wilayah Kecamatan Pulosari dan Belik.


Jelang Pelantikan Presiden, BEM dan Polri Mesra

Jelang Pelantikan Presiden, BEM dan Polri Mesra

Isu adanya aksi menjelang pelantikan presiden oleh mahasiswa, tidak begitu dirasakan di Jawa Tengah.



Maaf tidak bisa mengambil data, ada masalah dengan server kami!