• Home
  • Berita Lokal
  • Kawanan Begal Bacok Operator SPBU, Uang Setoran Rp180 Juta Dibegal

Lokal
Share this on:

Kawanan Begal Bacok Operator SPBU, Uang Setoran Rp180 Juta Dibegal

  • Kawanan Begal Bacok Operator SPBU, Uang Setoran Rp180 Juta Dibegal
  • Kawanan Begal Bacok Operator SPBU, Uang Setoran Rp180 Juta Dibegal
  • Kawanan Begal Bacok Operator SPBU, Uang Setoran Rp180 Juta Dibegal
  • Kawanan Begal Bacok Operator SPBU, Uang Setoran Rp180 Juta Dibegal
  • Kawanan Begal Bacok Operator SPBU, Uang Setoran Rp180 Juta Dibegal
  • Kawanan Begal Bacok Operator SPBU, Uang Setoran Rp180 Juta Dibegal

MARGADANA - Aksi pembegalan yang dilakukan kawanan begal bersenjata tajam (sajam) kembali terjadi di Kota Tegal. Kali ini menimpa karyawan SPBU Cabawan Kota Tegal, Senin (17/9) sekitar pukul 10.00 WIB. Mereka pun berhasil menggasak uang ratusan juta rupiah setelah melukai korbannya.

Adapun identitas korban diketahui bernama Nafi Iftitahul Amin (34) warga Jalan Ambarawa Kelurahan Margadana Kota Tegal. Korban terpaksa dilarikan ke rumah sakit lantaran terluka pada bagian tangan setelah di sabet menggunakan senjata tajam oleh pelaku saat melakukan perlawanan.

Dedy Irwanto (28), rekan korban menuturkan kejadian bermula saat korban baru saja keluar dari kantor membawa tas berisi uang untuk disetorkan ke bank. Naas, begitu keluar ruangan dua pelaku langsung menghampiri korban dan berupaya merebut tas yang dibawanya.

"Kejadiannya saya tidak tahu persis. Tiba-tiba korban didatangi dua pelaku yang langsung menarik tas korban," katanya.

Menurut Dedy, korban melakukan perlawanan, sehingga pelaku langsung menyabetkan golok yang dibawanya. Setelah melukai korban, pelaku langsung melarikan diri ke arah barat.

"Pelaku jumlahnya empat orang, yang dua orang mendatangi korban dan yang lainnya menunggu," tandasnya.

Dedy menambahkan, jumlah uang yang berhasil dibawa kabur diperkirakan sekitar Rp180 juta. Selanjutnya korban langsung dievakuasi ke RSI harapan Anda, karena menderita luka bacok di tangannya. (muj/zul)

Berita Sebelumnya

Berita Berikutnya


Berita Sejenis

Empat Pembobol ATM Disergap saat Beraksi di SPBU Karanganyar

Empat Pembobol ATM Disergap saat Beraksi di SPBU Karanganyar

Sindikat pembobol Anjungan Tunai Mandiri (ATM) disergap Satreskrim Polres Tegal Kota, Jumat (14/12) siang.


Diduga Pakai Uang Sisa Prona Rp98,5 Juta, Kades di Brebes Digeruduk Warganya

Diduga Pakai Uang Sisa Prona Rp98,5 Juta, Kades di Brebes Digeruduk Warganya

Warga Desa Kedunguter Kecamatan Brebes Kabupaten Brebes, yang tergabung dalam Forum Masyarakat Kedunguter, Jumat (14/12), menggeruduk kantor Desa Kedunguter.


Jumlah Pemilih di Kabupaten Tegal Tembus 1,2 Juta

Jumlah Pemilih di Kabupaten Tegal Tembus 1,2 Juta

Jumlah pemilih Pemilu 2019 mendatang di Kabupaten Tegal ditetapkan sebanyak 1.206.180 orang.


Dua Laki-laki dan Seorang Perempuan Pembobol ATM Disergap di Jalur Pantura

Dua Laki-laki dan Seorang Perempuan Pembobol ATM Disergap di Jalur Pantura

Sebanyak tiga orang yang diduga kawanan sindikat pembobol anjungan tunai mandiri (ATM) ditangkap polisi, Rabu (5/12).


Setahun Ada 12 Kasus Korupsi di Brebes, Uang Negara Rp2,2 M Diselamatkan

Setahun Ada 12 Kasus Korupsi di Brebes, Uang Negara Rp2,2 M Diselamatkan

Tren tindak pidana korupsi di Kabupaten Brebes belum menunjukan perbaikan signifikan.


Buruan Tukar, Empat Uang Kertas Ini Tak Berlaku dan Tidak Bisa Diganti Lagi

Buruan Tukar, Empat Uang Kertas Ini Tak Berlaku dan Tidak Bisa Diganti Lagi

Empat pecahan uang kertas akan ditarik dari peredaran, dan tak berlaku lagi sebagai alat pembayaran yang sah.


Kepala Sekolah dan Wakilnya Ditahan, Yayasan Kembalikan Uang Rp2,053 Miliar

Kepala Sekolah dan Wakilnya Ditahan, Yayasan Kembalikan Uang Rp2,053 Miliar

Kejaksaan Negeri (Kejari) Brebes menerima uang Rp2,053 miliar dari Yayasan SMK Kerabat Kita Bumiayu.


Lima Oknum Wartawan di Pemalang Peras Rp40 Juta Per Kepala Sekolah

Lima Oknum Wartawan di Pemalang Peras Rp40 Juta Per Kepala Sekolah

Polisi alhirnya menetapkan lima oknum wartawan, yakni, Sunardi (48); Sutrisno (46); Riyanto (39); Nawang Elin (43); dan Aris Hadi (36), sebagai tersangka.


Asuransi Nelayan Sudah Cairkan Klaim Rp500 Juta Lebih

Asuransi Nelayan Sudah Cairkan Klaim Rp500 Juta Lebih

Program asuransi nelayan sudah digulirkan sejak 2016.


Guru Honorer di Sekolah Negeri Akan Digaji Mulai Rp1,3-1,6 Juta

Guru Honorer di Sekolah Negeri Akan Digaji Mulai Rp1,3-1,6 Juta

Badan Anggaran (Banggar) DPRD Kota Tegal menyetujui usulan kenaikan kesejahteraan guru non-PNS atau guru honorer yang mengajar di sekolah negeri.



Maaf tidak bisa mengambil data, ada masalah dengan server kami!