• Home
  • Berita Lokal
  • Kecewa, Warga Desa Sukareja Blokir Jalan dan Hadang Dump Truk Material Proyek Tol Pejagan-Pemalang

Lokal
Share this on:

Kecewa, Warga Desa Sukareja Blokir Jalan dan Hadang Dump Truk Material Proyek Tol Pejagan-Pemalang

  • Kecewa, Warga Desa Sukareja Blokir Jalan dan Hadang Dump Truk Material Proyek Tol Pejagan-Pemalang
  • Kecewa, Warga Desa Sukareja Blokir Jalan dan Hadang Dump Truk Material Proyek Tol Pejagan-Pemalang

** WARUREJA** - Warga Desa Sukareja Kecamatan Warureja Kabupaten Tegal kembali memblokir jalan desa yang digunakan untuk akses lewat dump truk pengangkut material proyek jalan tol Pejagan-Pemalang, Selasa (14/11) malam. Warga kecewa karena PT Waskita Karya selaku pelaksana proyek jalan tol ingkar janji.

Pemblokiran mulai dilakukan sejak sekitar pukul 21.00 WIB di ruas jalan desa di depan Masjid Baiturahman. Sekitar 50 warga yang memenuhi jalan‎ memberhentikan tiap dump truk pengangkut material proyek jalan tol yang melintas dari arah utara.

Sedikitnya terdapat 30 dump truk yang diberhentikan paksa oleh warga. Hujan yang turun tak menyurutkan warga untuk berdatangan.

Hingga pukul 24.00 dinihari WIB, aksi pemblokiran masih berlangsung.

‎Salah satu warga Ikhwanudin mengatakan, pemblokiran jalan kembali dilakukan karena warga kecewa dengan PT Waskita Karya yang tak menepati janji memperbaiki jalan yang rusak. Kerusakan tersebut disebabkan lalu lalang dump truk pengangkut material proyek jalan tol Pejagan/Pemalang seksi III dan IV.

"PT Waskita memang melakukan perbaikan tapi tidak sesuai janji. Aspal yang digunakan aspal bekas dan pakai alat manual. Sedangkan janjinya adalah pakai hotmix. Sehingga warga warah," katanya, Selasa (14/11) malam.

‎Selain tak sesuai janji yang disampaikan ke warga dengan disaksikan Kapolsek dan Danramil Warureja, pengerjaan perbaikan juga terhenti di tengah jalan.

"Pengerjaan hanya dilakukan hanya sampai, Minggu (12/11). Setelah itu berhenti. Tidak ada perbaikan lagi. Itu pun jalan yang diperbaiki hanya 100 meter saja. Padahal yang rusak kan 10 kilometer ada," ucapnya.

‎Ikhwanudin berujar, pemblokiran akan terus dilakukan hingga PT Waskita menjalankan janji dan komitmen perbaikan jalan yang sudah disampaikan ke warga saat menggelar demo beberapa waktu lalu.

"Selain di sini (Desa Sukareja). Pemblokiran juga dilakukan di Desa Kedungjati (Kecamatan Warureja) oleh warga di sana, dibantu warga dari sini. Jadi dari utara dan selatan kita blokir," ungkapnya. (far/zul)

TERTAHAN - Dump truk-dump truck pengangkut material proyek jalan tol diberhentikan warga di Desa Sukareja Kecamatan Warureja Kabupaten Tegal, Selasa (14/11) malam. (farid firdaus/radartegal.com)


Berita Sejenis

Bayi Tujuh Hari Tak Tertolong, Korban Tewas Kecelakaan Maut Jadi Lima Orang

Bayi Tujuh Hari Tak Tertolong, Korban Tewas Kecelakaan Maut Jadi Lima Orang

Korban tewas dalam kecelakaan maut di Jalan Raya Purwokerto-Tegal Desa Jatisawit Kecamatan Bumiay Kabupaten Brebes bertambah menjadi lima orang.


Seberangi Sungai, Nenek Tewas Tenggelam Terseret Arus

Seberangi Sungai, Nenek Tewas Tenggelam Terseret Arus

Ruski (65), seorang petani warga Dukuh Salagading Desa Ciseureh Kecamatan Ketanggungan Kabupaten Brebes, terpeleset hingga tenggelam .


13 Pejabat Eselon II Dilantik, Tiga Jabatan Staf Ahli Dibiarkan Kosong

13 Pejabat Eselon II Dilantik, Tiga Jabatan Staf Ahli Dibiarkan Kosong

13 pejabat eselon II di Pemkab Brebes dilantik dan dikukuhkan untuk mengisi sejumlah jabatan lama yang kosong, Senin (10/12).


Pemilih Pemula di Pilkades, Wajib Bawa e-KTP saat Akan Nyoblos

Pemilih Pemula di Pilkades, Wajib Bawa e-KTP saat Akan Nyoblos

Pemilih yang berusia 17 saat hari pencoblosan pemilihan kepala desa serentak harus bawa E-KTP jika ingin menggunakan hak pilihnya.


Awas! Longsor, Bantaran Sungai Ketiwon Nyaris Jebol

Awas! Longsor, Bantaran Sungai Ketiwon Nyaris Jebol

Bantaran Sungai Ketiwon di Pedukuhan Petiangan Kelurahan Dampyak Kecamatan Kramat Kabupaten Tegal kritis dan nyaris jebol.


Di Pemalang Ada Guru Wiyata bakti yang Digaji Rp50 Per Bulannya

Di Pemalang Ada Guru Wiyata bakti yang Digaji Rp50 Per Bulannya

Guru wiyata bakti yang tergabung dalam Forum Guru Wiyata Bakti Non Kategori (FGWB-NK) Pemalang mendatangi DPRD Kabupaten Pemalang, Senin (10/12) kemarin.


Begini Detik-detik Truk yang Tabrak 14 Mobil dan 18 Motor di Bumiayu

Begini Detik-detik Truk yang Tabrak 14 Mobil dan 18 Motor di Bumiayu

Jalur Utama Bumiayu tepatnya di Jalan Raya Pangeran Diponegoro Desa Jatisawit Kecamatan Bumiayu Kabupaten Tegal kembali memakan korban jiwa.


Pak Wali Kota, Ada 12.180 Warga di Kota Tegal Belum Rekam KTP Eleltronik

Pak Wali Kota, Ada 12.180 Warga di Kota Tegal Belum Rekam KTP Eleltronik

Hingga menjelang pergantian tahun, 12.180 warga Kota Tegal belum melakukan perekaman data KTP Elektronik (KTP El). Penyebabnya karena sejumlah faktor.


Ada Empat Warga Tewas, Sopir Truk Terluka Parah

Ada Empat Warga Tewas, Sopir Truk Terluka Parah

Kecelakaan maut kembali lagi terjadi di Bumiayu.


Rem Blong, Truk Tronton Tabrak Rumah Sakit, Empat Tewas

Rem Blong, Truk Tronton Tabrak Rumah Sakit, Empat Tewas

Kecelakaan maut diduga akibat rem blong kembali terjadi di Jalan Raya Purwokerto-Tegal, Bumiayu Kabupaten Brebes, Senin (10/12). Empat orang dilaporkan tewas.



Maaf tidak bisa mengambil data, ada masalah dengan server kami!