• Home
  • Berita Lokal
  • Kekeringan Makin Parah, Warga Harus Jalan Kaki Dua Kilometer Cari Air

Lokal
Share this on:

Kekeringan Makin Parah, Warga Harus Jalan Kaki Dua Kilometer Cari Air

  • Kekeringan Makin Parah, Warga Harus Jalan Kaki Dua Kilometer Cari Air
  • Kekeringan Makin Parah, Warga Harus Jalan Kaki Dua Kilometer Cari Air
  • Kekeringan Makin Parah, Warga Harus Jalan Kaki Dua Kilometer Cari Air
  • Kekeringan Makin Parah, Warga Harus Jalan Kaki Dua Kilometer Cari Air

PANGKAH - Ratusan kepala keluarga (KK) di Desa Dermasuci Kecamatan Pangkah Kabupaten Tegal kesulitan mendapatkan air bersih akibat musim kemarau panjang. Setiap hari mereka harus mencari sumber air yang berjarak cukup jauh dari tempat tinggal mereka.

Kekeringan sudah melanda wilayah yang berbatasan dengan Kecamatan Jatinegara itu sejak Juni. Kekeringan bertambah parah dalam dua bulan terakhir karena sama sekali belum turun hujan. Sementara, pendistribusian bantuan air bersih tak sampai ke wilayah itu. Warga pun harus mencari sumber air karena sumur-sumur di rumah mereka sudah mengering.

Tak sedikit warga yang harus berjalan kaki sejauh satu hingga dua kilometer untuk mencari sumber air yang digunakan untuk keperluan sehari-hari seperti mandi, mencuci, memasak, dan minum. Sumber air itu di antaranya dikais dari sungai Cacaban yang kondisinya juga mengering.

"Sumur sudah kering jadi kesulitan ‎untuk mandi, nyuci, masak, dan minum. Harus nyari ke sungai. Kalaupun di sumur ada airnya, sedikit sekali," kata salah satu warga RT 04 RW 01, Roillah, Kamis (11/10).

‎Setiap hari Roilah bersama warga lainnya harus mandi dan mengambil air dari sungai Cacaban yang berjarak sekitar satu kilometer dari rumahnya. Kondisi debit air sungai itu sendiri sudah menyusut drastis. "Setiap hari ngambil air lima sampai enam kali," ujarnya.

Kepala Desa Dermasuci Mulyanto mengatakan, ada sekitar 450 KK di tiga RW yang terdampak kekeringan karena musim kemarau panjang. "Setiap hari mereka memang kesulitan mendapatkan air bersih karena sumur masing-masing mengering. Harus cari sumber air yang jaraknya satu sampai dua kilometer," katanya, Kamis (11/10).

Menurutnya, warga belum pernah mendapatkan bantuan air bersih yang sangat mereka butuhkan. Padahal desa sudah pernah meminta bantuan droping air bersih ke Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD).

"Saya sudah datang ke kantor BPBD untuk minta droping air bersih. Tapi belum ada distribusi air bersih ke sini sampai sekarang," ungkapnya.

Mulyanto menambahkan, selain sumur-sumur warga, kekeringan juga melanda ratusan hektare sawah di wilayahnya. "Ratusan hektare padi dan jagung juga kena dampak kekeringan," ucapnya. (far/zul)

Berita Sebelumnya

Berita Berikutnya


Berita Sejenis

Pimen Kiye, 6.309 Warga Kabupaten Tegal Masih Belum Perekaman e-KTP

Pimen Kiye, 6.309 Warga Kabupaten Tegal Masih Belum Perekaman e-KTP

Dua bulan menjelang pemilu serentak 2019, ribuan warga Kabupaten Tegal masih belum melakukan perekaman kartu tanda penduduk elektronik (e-KTP).


Tak Kunjung Pulang, ternyata Meninggal Jatuh dari Tebing Setinggi 4 Meter

Tak Kunjung Pulang, ternyata Meninggal Jatuh dari Tebing Setinggi 4 Meter

Tirah (55), warga Desa Tundagan Kecamatan Watukumpul Kabupaten Pemalang ditemukan meninggal dunia, jatuh dari tebing setinggi sekitar 4 meter.


Diduga Dibuang, Bayi Laki-laki Berumur Sehari Tergeletak di Tepi Saluran Irigasi

Diduga Dibuang, Bayi Laki-laki Berumur Sehari Tergeletak di Tepi Saluran Irigasi

Warga sekitar areal persawahan di Desa Pagejugan Kecamatan Brebes Kabupaten Brebes heboh.


Tebing Longsor, Jalan Penghubung Dua Kecamatan Tertutup

Tebing Longsor, Jalan Penghubung Dua Kecamatan Tertutup

Hujan lebat yang mengguyur wilayah Desa Jemasih Kecamatan Ketanggungan Kabupaten Brebes mengakibatkan tanah di sekitar Gunung Sunia longsor, Senin (18/2) malam.


Pisah dengan Istrinya dan Sakit-sakitan, Pria Nekat Kendat

Pisah dengan Istrinya dan Sakit-sakitan, Pria Nekat Kendat

Hariri, warga Dukuh Waru RT 06 RW 04 Desa Pagojengan Kecamatan Paguyangan Kabupaten Brebes ditemukan meninggal dunia menggantung pada blandar rumahnya.


Slamet Ambari Tutup Usia, Selamat Jalan Jadag

Slamet Ambari Tutup Usia, Selamat Jalan Jadag

Pemeran Jadag di film Turah, Slamet Ambari dikabarkan tutup usia di RS Karyadi Semarang, Senin (18/2) pagi.


Jazad Warga yang Hanyut Ditemukan Tiga Kilometer Tertutup Sampah

Jazad Warga yang Hanyut Ditemukan Tiga Kilometer Tertutup Sampah

Tim SAR gabungan berhasil menemukan Sugiono, warga RT 4 RW 2 Desa Setu Kecamatan Tarub Kabupaten Tegal yang hilang di sungai Kamis (14/2) lalu.


Gendeng! Ayah Cabuli Anak Tirinya Sejak 2016

Gendeng! Ayah Cabuli Anak Tirinya Sejak 2016

Suparman alias Parman (43), warga Dusun Gombong RT 05 RW 03 Desa Warungpring Kecamatan Warungpring divonis 13 tahun penjara dan denda Rp10 juta.


Air Sungai Deras dan Penuh Bambu, Pencarian Korban Hanyut Dihentikan

Air Sungai Deras dan Penuh Bambu, Pencarian Korban Hanyut Dihentikan

Pencarian Sugiono (50), warga RT 4 RW 2 Desa Setu Kecamatan Tarub Kabupaten Tegal yang hilang di sungai di wilayah setempat dihentikan sementara.


Pamit Buang Air, Pria Hilang Hanya Sandal Jepit yang Ditemukan Terpisah

Pamit Buang Air, Pria Hilang Hanya Sandal Jepit yang Ditemukan Terpisah

Seorang pria dilaporkan hilang di aliran sungai Desa Setu RT 4 RW 2 Kecamatan Tarub Kabupaten Tegal, Kamis (14/2) sore, sekitar pukul 17.00 WIB.



Video

Maaf tidak bisa mengambil data, ada masalah dengan server kami!