• Home
  • Berita Lokal
  • Keluarga Siswi yang Dicabuli, Minta Oknim Guru Cabul Dihukum Berat

Lokal
Share this on:

Keluarga Siswi yang Dicabuli, Minta Oknim Guru Cabul Dihukum Berat

  • Keluarga Siswi yang Dicabuli, Minta Oknim Guru Cabul Dihukum Berat
  • Keluarga Siswi yang Dicabuli, Minta Oknim Guru Cabul Dihukum Berat

BREBES - Keluarga korban pencabulan yang dilakukan oleh oknum guru SMK swasta di Kecamatan Losari, meminta pelaku dihukum berat. Pasalnya, pelaku merupakan seorang pendidik yang seharusnya memberikan panutan kepada siswnya.

"Penyidik diharapkan bisa bekerja seprofesional mungkin. Keluarga korban, atau klien kamiminta korban dihukum berat sesuai dengan aturan yang berlaku," ungkap kuasa hukum keluarga korban pencabulan, Muhammad Fayyad SH usai mendampingi korban dalam proses pemeriksaan di Mapolres Brebes, kemarin.

Dia menerangkan pelaku bisa dijerat Undang-undang Perlindungan Perempuan dan Anak, juga ditambahkan dengan pasal 81 ayat 3. Dimana, dalam pasal itu disebutkan apabila pelakunya adalah pendidik, maka hukumannya ditambahkan sepertiga dari hukuman minimal.

Dia mengatakan, hingga saat ini penyidikan kasus tersebut masuk dalam tahapan memintai keterangan korban. Setelah itu, korban mendapatkan pemeriksaan dari psikolog yang didatangkan penyidik.

Hal ini lantaran akibat kejadian tersebut, psikologi korban sempat tergangu. "Tadi korban juga sudah dilakukan pemeriksaan oleh tim psikolog yang didatangkan oleh tim penyidik," ujarnya.

Menurut dia, selain ada tim psikolog yang disiapkan penyidik, pihaknya selaku kuasa hukum juga telah berkoodinasi dengan Lembaga Perlindungan Anak Indonesia (LPAI), yang diketua Kak Seto. Bahkan, lembaga itu dalam waktu dekat juga akan turun ke Brebes untuk melakukan pendalaman terkait kondisi psikologi korban.

"Dalam waktu dekat tim dari LPAI akan datang langsung ke Brebes," tandasnya.

Lebih lanjut dia mengatakan, kasus yang terjadi itu bukan delik aduan. Apalagi, korban juga masih di bawah umur, sehingga tidak mungkin pelaku akan lepas dari jerat hukum. "Yang jelas dari pihak korban minta pelaku hukumannya ditmbah. Sebab pelaku seorang pendidik," pungkasnya.

Seperti diberitakan sebelumnya, jajaran Polsek Losari, Kabupaten Brebes, menangkap guru Sekolah Menengah Kejuruan (SMK), yang diduga mencabuli anak di bawah umur, Jumat malam (9/11) lalu. Tersangka adalah M Ma'ruf, 31, warga Desa Losari Kidul, Kecamatan Losari, Brebes.

Dia diamankan polisi setelah tertangkap tangan warga setempat, tengah mencabuli anak di bawan umur. Korban adalah TIP, 16, siswa kelas XI, yang tidak lain siswa dari pelaku sendiri. (ded/ism/zul)

Berita Sebelumnya

Berita Berikutnya


Berita Sejenis

Jaga KPU dan Bawaslu, Polisi Dihadiahi Bunga Mawar

Jaga KPU dan Bawaslu, Polisi Dihadiahi Bunga Mawar

Personel polisi yang bertugas di KPU dan Bawaslu mendapatkan suntikan semangat dari Relawan Lalu Lintas Indonesia (Relasi) Kabupaten Tegal, Jumat (24/5) sore.


Kabur usai Tabrak Warga, Sopir Dibekuk di Cilacap

Kabur usai Tabrak Warga, Sopir Dibekuk di Cilacap

Polisi akhirnya berhasil mengungkap kasus tabrak lari yang menewaskan korbannya di Jalingkut Tegal.


Mangkal di Jalan, 12 Perempuan Malam Diangkut Polisi

Mangkal di Jalan, 12 Perempuan Malam Diangkut Polisi

12 wanita yang diduga pekerja seks komersial (PSK) dan lima orang laki-laki hidung belang, Rabu (22/5) malam, diamankan ke Mapolres Tegal Kota.


Tugu Garuda yang Dirobohkan Akan Dibangun Lagi di Eks Taman Poci

Tugu Garuda yang Dirobohkan Akan Dibangun Lagi di Eks Taman Poci

Tugu Garuda yang menjadi salah satu ikon Kota Tegal di komplek Alun-alun Tegal tinggal kenangan.


Dinkes Brebes Siapkan 25 Posko dan Siagakan 2.532 Paramedis

Dinkes Brebes Siapkan 25 Posko dan Siagakan 2.532 Paramedis

25 posko kesehatan disiapkan Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Brebes untuk menyambut pemudik yang melintas di wilayahnya.


15 Tahun Derita Penyakit Kulit Langka, Keluarga Koriah Minta Bantuan Bupati

15 Tahun Derita Penyakit Kulit Langka, Keluarga Koriah Minta Bantuan Bupati

Sekitar 15 tahun, Koriah (30), warga Desa Begawat RT 5 RW 3 Kecamatan Bumijawa Kabupaten Tegal menderita penyakit kulit.


Ramadan, Komunitas Tangan Kaki Pemuda Ajak Yatim Bersukacita

Ramadan, Komunitas Tangan Kaki Pemuda Ajak Yatim Bersukacita

Ramadhan merupakan bulan yang penuh berkah. Selain sebagai ladang ibadah, bulan mulia itu juga kesempatan untuk berbagi dengan sesama.


Siang-siang, Empat Perampok Bersenpi Beraksi di Pantura

Siang-siang, Empat Perampok Bersenpi Beraksi di Pantura

Perampokan yang diduga dilakukan empat orang tidak dikenal terjadi di sebuah koperasi simpan pinjam yang berada di Jalan Raya Suradadi Kabupaten Tegal, Jumat (1


Satu Keluarga Diduga Keracunan, Sisa Makanan Diamankan untuk Uji Laboratorium

Satu Keluarga Diduga Keracunan, Sisa Makanan Diamankan untuk Uji Laboratorium

Kasus dugaan keracunan makanan yang menimpa satu keluarga di Desa Dermasandi RT 11 RW 03 sudah ditangani Dinas Kesehatan (Dinkes).


Datangu KPU, Peserta Aksi Tolak People Power

Datangu KPU, Peserta Aksi Tolak People Power

Puluhan massa yang mengatasnamakan warga kabupaten Tegal menggeruduk KPU Kabupaten Tegal, Jumat (17/5) siang.



Video

Maaf tidak bisa mengambil data, ada masalah dengan server kami!