• Home
  • Berita Lokal
  • Keluyuran saat Jam Dinas, 11 PNS dan 9 Honorer Diamankan Satpol PP

Lokal
Share this on:

Keluyuran saat Jam Dinas, 11 PNS dan 9 Honorer Diamankan Satpol PP

  • Keluyuran saat Jam Dinas, 11 PNS dan 9 Honorer Diamankan Satpol PP
  • Keluyuran saat Jam Dinas, 11 PNS dan 9 Honorer Diamankan Satpol PP

RAZIA – Satpol PP merazia ASN yang berada di luar kantor saat jam kerja tanpa tujuan yang jelas, kemarin.(rochman gunawan/radar slawi)

SLAWI - Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kabupaten Tegal kembali menjaring puluhan aparatur sipil negara (ASN) saat berada di tempat keramaian pada jam kerja. Mereka tidak bisa berkutik saat dipergoki sedang belanja dan jalan-jalan di super market serta tempat keramaian lainnya.

Kepala Satpol PP Kabupaten Tegal M. Berlian Adjie, melalui Sekretaris Zaenal Arifin mengatakan, razia berhasil menjaring 20 Aparatur Sipil Negara (ASN), 11 di antaranya berstatus Pegawai Negeri Sipil (PNS). Selebihnya 9 orang merupakan tenaga honorer, guru, dan perangkat desa.

”Mereka hanya kami data dan kita bina di tempat. Nanti hasilnya kami laporkan ke Pak Bupati, Sekda, dan BKD untuk pembinaan lebih lanjut. Bagi PNS yang berkali-kali terjaring bisa dapat sanksi penurunan pangkat / penundaan kenaikan pangkat dari bupati,” ujarnya.

Kepala Bidang Tramtibum Susworo mengemukan, razia ASN mendasari Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 53 Tahun 2010 tentang Disiplin Pegawai Negeri Sipil (PNS). Selain itu, pihaknya juga mendasari Peraturan Daerah (Perda) Kabupaten Tegal Nomor 7 Tahun 2011 tentang Ketertiban Umum (tibum). Dalam perda itu, ada 12 tata tertib.

Salah satunya tertib aparatur daerah, seperti pamong desa dan PNS.

Perda itu juga menyatakan bahwa setiap PNS dan lembaga pemerintah daerah dilarang bepergian Saat jam dinas untuk kepentingan pribadi atau golongan dan tidak ada sangkut pautnya dengan kepentingan dinas.

”Kecuali kalau ada surat tugas dari pimpinannya, kami lepaskan,” kata Zaenal.

Susworo menambahkan, razia dibagi menjadi dua tim. Tim I menyasar wilayah utara, meliputi Slawi, Adiwerna, Talang, Pangkah, Tarub dan Kramat. ”Sedangkan tim II menyasar wilayah selatan, meliputi Bojong, Balapulang dan Margasari,” imbuhnya. (gun/fat/zul)

Berita Sebelumnya

Berita Berikutnya


Berita Sejenis

Meski Dibui, Suami NR Bisa Kendalikan Transaksi Sabu

Meski Dibui, Suami NR Bisa Kendalikan Transaksi Sabu

Satuan Narkoba Polres Tegal Kota terus melakukan pemeriksaan terhadap pengungkapan tiga narapidana (napi) dan NR dalam kasus sabu-sabu.


Bakar Sampah, Rumah dan Furniture Jati Ludes Terbakar

Bakar Sampah, Rumah dan Furniture Jati Ludes Terbakar

Kebakaran hebat meluluhlantakan rumah di Desa Terlangu Kecamatan Brebes Kabupaten Brebes, Selasa (17/7) dinihari.


Sudah Setahun, Siswa Harus Seberangi Sungai saat Berangkat Sekolah

Sudah Setahun, Siswa Harus Seberangi Sungai saat Berangkat Sekolah

Warga Dukuh Kembeng Desa Kutamendala Kecamatan Tonjong Kabupaten Brebes yang bersekolah di SMP atau SMA masih dihadapkan minimnya infrastruktur.


Respon Tinggi, Vaksinasi Rabies Gratis Dilanjutkan

Respon Tinggi, Vaksinasi Rabies Gratis Dilanjutkan

Pemberian vaksin gratis oleh Dinas Kelautan, Perikanan, dan Peternakan Kota Tegal mendapat respon luar biasa dari penyayang hewan di Kota Tegal.


Surat Belum Diteken, Ratusan Kapal Tak Bisa Melaut

Surat Belum Diteken, Ratusan Kapal Tak Bisa Melaut

Ratusan kapal berukuran di atas 30 gross ton (GT) di Kabupaten Tegal, dan Kota Tegal tidak bisa berangkat melaut karena terhambat proses perizinan.


Hendak Berangkat Dinas, Polisi Dibacok Dua Orang Misterius

Hendak Berangkat Dinas, Polisi Dibacok Dua Orang Misterius

Seorang anggota Bhabinkamtibmas Polres Brebes menjadi korban pembacokan yang dilakukan orang yang tidak dikenal.


Disergap Polisi, Kernet dan Sopir Truk Muat Kayu Jati Ilegal Nyebur ke Sungai

Disergap Polisi, Kernet dan Sopir Truk Muat Kayu Jati Ilegal Nyebur ke Sungai

Satuan Reseserse Kriminal (Reskrim) Polres Tegal membekuk Solikhin (37), warga Desa Wlahar Kecamatan Larangan Kabupaten Brebes, Selasa (3/7) lalu.


Daftar Haji di Kota Tegal Sekarang, Berangkatnya 18 Tahun Lagi

Daftar Haji di Kota Tegal Sekarang, Berangkatnya 18 Tahun Lagi

Masa tunggu calon jamaah haji (calhaj) Kota Tegal saat ini sudah mencapai 18 tahun. Itu menyusul kuota yang telah ditetapkan Pemerintah Arab Saudi.


Tak Ada Data Ganda di Pilkada, Disdukcapil Incar Pemilih Pemula saat Pilpres

Tak Ada Data Ganda di Pilkada, Disdukcapil Incar Pemilih Pemula saat Pilpres

Kinerja Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Kota Tegal mendapatkan apresiasi dari KPU Kota Tegal.


Bakar Sampah dan Bermain Korek, Dua Lokasi Berbeda Hampir Kebakaran

Bakar Sampah dan Bermain Korek, Dua Lokasi Berbeda Hampir Kebakaran

Di waktu yang hampir bersamaan, dua lokasi berbeda di wilayah Kecamatan Kramat Kabupaten Tegal kebakaran, Rabu (11/7) siang, sekitar pukul 12.00 WIB.



Maaf tidak bisa mengambil data, ada masalah dengan server kami!