• Home
  • Berita Lokal
  • Keluyuran saat Jam Kantor, Puluhan PNS Terjaring Razia Satpol PP

Lokal
Share this on:

Keluyuran saat Jam Kantor, Puluhan PNS Terjaring Razia Satpol PP

  • Keluyuran saat Jam Kantor, Puluhan PNS Terjaring Razia Satpol PP
  • Keluyuran saat Jam Kantor, Puluhan PNS Terjaring Razia Satpol PP

RAZIA - Anggota Satpol PP merazia aparat sipil negara yang keluyuran saat jam kerja, Jumat (10/8). (teguh ima s/radartegal.com)

SLAWI - Personel SatuanPolisi Pamong Praja (Satpol PP) Kabupaten Tegal merazia pegawai negeri sipil (PNS) yang keluyuran saat jam kerja. PNS-PNS yang tertangkap basah ‘ngantor’ di berbagai pusat keramaian itu langsung dicatat identitasnya dan diserahkan ke BKD.

Kepala Satpol PP Kabupaten Tegal, Berlian Aji, Jumat (10/8) mengatakan, razia dimulai sekitar pukul 09.00 WIB, dengan menyisir titik-titik keramaian di Slawi dan sekitarnya. Hasilnya, anggota menangkap basah beberapa pegawai yang 'ngantor' di pasar burung maupun pusat perbelanjaan.

Mereka, papar Berlian, tidak bisa berkelit karena tidak mampu menunjukkan surat tugas dari pimpinannya. "Mayoritas pegawai yang tertangkap, tidak bisa menunjukkan surat dinas luar. Oleh kami langsung diminta kartu identitasnya, untuk diserahkan ke BKD. Soal sanksi, itu kewenangan BKD," katanya.

Sebelum mereka didata, tambah Berlian, pegawai yang 'ngantor' di pusat keramaian terlebih dahulu mendapat pembinaan dari anggotanya. Disarankan, bila ada keperluan keluar kantor pada jam-jam dinas, untuk meminta surat perjalanan dari pimpinannya masing-masing.

"Yang benar kalau mau meninggalkan tugas pada jam kerja, harus minta surat pada pimpinan. Tapi kalau tidak, tetap kami proses sesuai aturan yang berlaku," tambahnya.

Razia itu, lanjut Berlian, merupakan bentuk sosialisasi kepada PNS yang masih membandel. Razia digelar karena banyaknya laporan masyarakat, terkait PNS yang kerap berada di pusat keramaian saat jam kerja. (guh/zul)

Berita Sebelumnya

Berita Berikutnya

Atraksi Lumba-lumba Pukau Penonton
Atraksi Lumba-lumba Pukau Penonton

Berita Sejenis

Buntut Pertemuan Solo, Bawaslu Periksa Ganjar 1,5 Jam

Buntut Pertemuan Solo, Bawaslu Periksa Ganjar 1,5 Jam

Gubernur Jateng Ganjar Pranowo menghadiri pemeriksaan Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) terkait dugaan pelanggaran kampanye.


Pesta Miras, 103 Pelajar SMP Diangkut Polisi

Pesta Miras, 103 Pelajar SMP Diangkut Polisi

Puluhan dari 103 pelajar tingkat SMP dari 6 sekolah di Kabupaten Brebes digelandang polisi, Sabtu (16/2) sore.


Korban Tenggelam Ditemukan Tewas Terbawa Arus Sejauh 8 Kilometer

Korban Tenggelam Ditemukan Tewas Terbawa Arus Sejauh 8 Kilometer

Yodi Wahyudin, korban tenggelam saat memancing di sungai akhirnya ditemukan, Senin (11/2).


Antisipasi Rusuh di TPS saat Coblosan, Pasukan Dalmas Disiagakan

Antisipasi Rusuh di TPS saat Coblosan, Pasukan Dalmas Disiagakan

Suasana pemungutan suara Pemilu 2019 sebuah TPS di Kota Tegal mendadak ricuh.


Talut Longsor Lagi, Puluhan Rumah Warga Terancam Hanyut

Talut Longsor Lagi, Puluhan Rumah Warga Terancam Hanyut

Puluhan kepala keluarga di Desa Kajen Kecamatan Lebaksiu Kabupaten Tegal kembali waswas, seiring intensitas hujan yang meningkat dalam beberapa hari terakhir.


Lima Pencuri Baterai Tower Seluler Ditangkap, Tiga Dibuat Pincang

Lima Pencuri Baterai Tower Seluler Ditangkap, Tiga Dibuat Pincang

Tim Resmob Satreskrim Polres Tegal berhasil meringkus sindikat pencuri baterai tower provider seluler yang sudah beraksi di puluhan lokasi di wilayah pantura.


Hujan Satu Jam, Ratusan Rumah Warga Terendam Banjir

Hujan Satu Jam, Ratusan Rumah Warga Terendam Banjir

Ratusan rumah di Desa Tembok Banjaran Kecamatan Adiwerna Kabupaten Tegal terendam banjir setelah hujan lebat mengguyur, Selasa (5/2) petang.


Kaki Terlilit Jaring, ABK Tewas Tersedot Arus Air Laut

Kaki Terlilit Jaring, ABK Tewas Tersedot Arus Air Laut

Seorang anak buah kapal (ABK) kapal motor tewas mengenaskan saat mencari ikan di tengah Laut Jawa.


Tekan Angka Kelahiran, 100 Kondom Dibagikan Gratis

Tekan Angka Kelahiran, 100 Kondom Dibagikan Gratis

100-an kondom dibagiakan cuma-cuma saat Sosialisasi Program KB oleh relawan Balai Kependudukan, Keluarga Berencana, dan Pembangunan Keluarga (KKBPK).


Begini Cerita Keberingasan dan Pembacokan yang Tewaskan Seorang Pelajar

Begini Cerita Keberingasan dan Pembacokan yang Tewaskan Seorang Pelajar

Saat jenazah Dimas Nur Afandi (16) dimakamkan di TPU Desa Lebeteng, Tarub, Selasa (29/1), salah seorang korban pembacokan yang selamat, Hilmi Muhammadi.



Maaf tidak bisa mengambil data, ada masalah dengan server kami!