Lokal
Share this on:

Kendalikan Banjir, Pemkot Tegal Siagakan Rp18 Miliar

  • Kendalikan Banjir, Pemkot Tegal Siagakan Rp18 Miliar
  • Kendalikan Banjir, Pemkot Tegal Siagakan Rp18 Miliar

TANDA TANGAN – Pimpinan DPRD menandatangani dokumen disaksikan wali kota dalam Rapat Paripurna, Selasa (30/10) lalu. (k. anam syahmadani/radar tegal)

TEGAL - Untuk mengendalikan banjir pada daerah tangkapan air dan badan-badan sungai, Pemkot Tegal mengalokasikan anggaran Rp18 miliar di 2019 mendatang. Itu diungkapkan Wali Kota Tegal Nursholeh saat Rapat Paripurna Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Tegal, Selasa (30/10) lalu.

Sementara untuk Kolam Retensi Tegalsari, anggaran yang disediakan Rp10 miliar, dengan rincian Rp5 miliar untuk membagun kolam isap, dan Rp5 miliar untuk pengadaan dan pemasangan mekanikal untuk pompa dan genset. Pemkot juga mengajukan usulan melalui Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah Provinsi Jawa Tengah sebesar Rp25 miliar.

Usulan tersebut untuk melanjutkan pembangunan Kolam Retensi Tegalsari yang diperuntukkan bagi pembangunan kolam olak, kolam tampung, dan sheet pile. Saat ini, Pemkot sudah melakukan upaya normalisasi sungai, membangun dan memelihara saluran drainase. Selain Kolam Retensi Tegalsari, Kota Tegal mempunyai Kolam Retensi Mintaragen.

“Harapannya, penanganan banjir di Kota Tegal bisa optimal dan Kolam Retensi Tegalsari bisa difungsikan,” kata Nursholeh.

Ketua Fraksi Partai Amanat Nasional untuk Nurani Rakyat (Pantura) Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Kota Tegal Nur Fitriani mengatakan, Fraksi Pantura berharap Pemkot bisa benar-benar meminimalisir banjir yang menjadi permasalahan tahunan dan selalu terjadi di setiap musim hujan. Fraksi Pantura berharap estimasi anggaran dapat berkesinambungan.

“Sehingga, bisa menyelesaikan segala permasalahan yang ada di setiap musim hujan,” ungkap Fitriani. (nam/ela/zul)

Berita Sebelumnya

Berita Berikutnya


Berita Sejenis

Warga Tegal Desak Kapolri Usut Dalang Kerusuhan 22 Mei

Warga Tegal Desak Kapolri Usut Dalang Kerusuhan 22 Mei

Ratusan warga dari berbagai elemen masyarakat mendesak Kapolri mengusut tuntas dalang kerusuhan dalam aksi unjuk rasa 22 Mei di Jakarta.


Amankan Mudik, Polres tegal Kota Siagakan 600 Personel

Amankan Mudik, Polres tegal Kota Siagakan 600 Personel

Menghadapi arus mudik tahun ini, Polres Tegal Kota menerjunkan ratusan personel pengamanan.


Jaga KPU dan Bawaslu, Polisi Dihadiahi Bunga Mawar

Jaga KPU dan Bawaslu, Polisi Dihadiahi Bunga Mawar

Personel polisi yang bertugas di KPU dan Bawaslu mendapatkan suntikan semangat dari Relawan Lalu Lintas Indonesia (Relasi) Kabupaten Tegal, Jumat (24/5) sore.


Tersisa Enam Bulan, Pembangunan Pasar Margasasri Harus Dikebut

Tersisa Enam Bulan, Pembangunan Pasar Margasasri Harus Dikebut

Wakil Ketua Komisi III DPRD Kabupaten Tegal sangsi pembangunan Pasar Margasari dapat selesai tepat waktu.


Delapan Oknum PNS dan Honorer Terjaring Razia saat Berbelanja di Mal

Delapan Oknum PNS dan Honorer Terjaring Razia saat Berbelanja di Mal

Delapan oknum pegawai negeri sipil atau apapatur sipil nasional (ASN) dan tenaga honorer di Pemkab Tegal terjaring razia, Jumat (24/5).


Kabur usai Tabrak Warga, Sopir Dibekuk di Cilacap

Kabur usai Tabrak Warga, Sopir Dibekuk di Cilacap

Polisi akhirnya berhasil mengungkap kasus tabrak lari yang menewaskan korbannya di Jalingkut Tegal.


NU Dorong Polri Ungkap Dalang Kerusuhan Aksi 22 Mei

NU Dorong Polri Ungkap Dalang Kerusuhan Aksi 22 Mei

PCNU Kabupaten Tegal mendorong Polri untuk segera mengungkap siapa dalang dibalik kerusuhan aksi 22 Mei lalu.


Film Tegalan Baskara ke Wukir Tembus Festival Film Malaysia

Film Tegalan Baskara ke Wukir Tembus Festival Film Malaysia

Prestasi ditorehkan sineas muda berbakat asal Dukuh Sulang Desa Mejasem Timur Kecamatan Kramat Kabupaten Tegal, Latifah Fauziyah Rosidin.


Gawat, Daya Tampung TPA Penujah Hampir Full

Gawat, Daya Tampung TPA Penujah Hampir Full

Bupati Tegal Umi Azizah mengatakan persoalan sampah sangat serius untuk mendapat perhatian.


Sisa 30 Persen Jalan di Kabupaten Tegal Tak Laik Fungsi

Sisa 30 Persen Jalan di Kabupaten Tegal Tak Laik Fungsi

Dinas Pekerjaan Umum (DPU) Kabupaten Tegal mengakui ada sekitar 30 persen jalan di Kabupaten Tegal tidak laik fungsi.



Video

Maaf tidak bisa mengambil data, ada masalah dengan server kami!