• Home
  • Berita Lokal
  • Kendalikan Sampah Plastik, Siswa Diwajibkan Bawa Alat Makan dari Rumah

Lokal
Share this on:

Kendalikan Sampah Plastik, Siswa Diwajibkan Bawa Alat Makan dari Rumah

  •  Kendalikan Sampah Plastik, Siswa Diwajibkan Bawa Alat Makan dari Rumah
  •  Kendalikan Sampah Plastik, Siswa Diwajibkan Bawa Alat Makan dari Rumah

ANTRE - Puluhan siswa antre membeli makanan di sekolahnya menggunakan alat makan yang dibawa dari rumah, kemarin. (eko fidiyanto/radarbrebes)

BREBES - Salah satu sekolah di Kabupaten Brebes mewajibkan siswanya membawa alat makan sendiri untuk keperluan makan dan minum saat jam istirahat. Kebijakan ini diambil oleh salag satu SMP Negeri di Jatibarang, Brebes untuk mengurangi produksi sampah plastik dari pembungkus makanan dan minuman.

Aturan ini diterapkan oleh pihak sekolah karena didasari keprihatinan produksi sampah terutama plastik yang cukup banyak dalam setiap harinya. Di mana pembungkus makanan dan minuman kemasan berupa plastik, tertumpuk dalam jumlah banyak di tempat sampah lingkungan sekolah.

"Ketika mereka menuju ke kantin saat akan membeli makanan, di situ akan banyak timbunan sampah bekas pembungkus. Untuk menghindari itu kami mewajibkan anak membawa alat makan sendiri," kata Sri Yuliati, Kepala sekolah tersebut, Kamis (13/9).

Dengan membawa alat makan sendiri, lanjut dia, kebersihan makanan lebih terjamin. Karena setiap kali akan membeli makanan dan minuman, masing-masing siswa mencucinya terlebih dulu. Hal itu untuk menjaga kebersihan alat makan sebelum dan sesudah digunakan.

"Ini lebih higienis. Karena tempat makan selalu dicuci sampai bersih saat sebelum dan sesudah makan dari kantin. Karena memakai alat makan sendiri, tidak ada limbah plastik bekas pembungkus makanan," imbuh Sri Yuliati.

Kebijakan ini ditanggapi positif oleh pihak Pemkab Brebes melalui Kepala Dinas Lingkungan Hidup dan Pengelolaan Sampah (DHLPS) Brebes, Edi Kusmartono. Dia mengapresiasi kebijakan ini sangat membantu mengatasi persoalan sampah dan patut ditiru oleh sekolah lain.

Dengan pola ini, kesehatan anak di sekolah akan lebih terjamin. Mengingat alat makan yang mereka pakai selalu bersih. "Ini juga sebagai langkah menanamkan kepada anak didik mengenai kesadaran dalam menangani sampah. Dengan membawa alat makan sendiri bisa mengurangi sampah di lingkungan sekolah hingga 95 persen," tandasnya. (fid/ism/zul)

Berita Sebelumnya

Berita Berikutnya


Berita Sejenis

Tuntut Lanjutan Pemekaran, Ratusan Warga Turun ke Jalan

Tuntut Lanjutan Pemekaran, Ratusan Warga Turun ke Jalan

Masa dari berbagai elemen masyarakat dari wilayah selatan Kabupaten Brebes, menggelar unjuk rasa terkait kelengkapan persyaratan untuk pembentukan DOB.


Keren, Di Bumiayu Ditemukan 60 Uang Logam Kuno Abad ke-7 sampai 11

Keren, Di Bumiayu Ditemukan 60 Uang Logam Kuno Abad ke-7 sampai 11

Tim dari Badan Pelestarian Cagar Budaya (BPCB) Jateng meneliti temuan puluhan uang logam kuno yang saat ini berada di museum mini purbakala Buton.


Pembaca Lokasi dan Joki Begal Sadis, Tinggal di Kota Tegal

Pembaca Lokasi dan Joki Begal Sadis, Tinggal di Kota Tegal

Salah seorang dari dua pelaku pembegalan sadis, yang berhasil dibekuk Polda Jateng, ternyata tinggal di Kota Tegal.


Mulai Hari Ini, 14 Perjalanan Kereta Api Bisa Turun Naik dari Stasiun Prupuk

Mulai Hari Ini, 14 Perjalanan Kereta Api Bisa Turun Naik dari Stasiun Prupuk

Kamis (18/10) hari ini, Stasiun Prupuk di Desa Prupuk Utara Kecamatan Margasari Kabupaten Tegal akan diaktifkan kembali untuk melayani penumpang.


Kepergok Panjat Tembok Rumah, Pencuri Babak Belur Dimassa

Kepergok Panjat Tembok Rumah, Pencuri Babak Belur Dimassa

RS (25), warga Dukuh Gintung Desa Harjosari Lor Kecamatan Adiwerna Kabupaten Tegal menjadi bulan-bulanan warga, Rabu (17/10) dinihari WIB.


Puting Beliung Rusak yang Rusak Rumah Warga di Balapulang

Puting Beliung Rusak yang Rusak Rumah Warga di Balapulang

Memasuki peralihan dari musim kemarau ke musim hujan, masyarakat di wilayah Kabupaten Tegal diminta mewaspadai terjadinya angin puting beliung.


Potong Gembok Pagar, Pencuri Bawa Kabur Innova dr. Ali Sadiq

Potong Gembok Pagar, Pencuri Bawa Kabur Innova dr. Ali Sadiq

Aksi pencurian dengan pemberatan (curat) terjadi di Jalan Surabayan Timur Keluran Panggung Kota Tegal, Selasa (16/10) dinihari WIB, sekitar pukul 03.30 WIB.


Akses Jamban Sehat di Kabupaten Tegal Masih Urutan ke-23 di Jateng

Akses Jamban Sehat di Kabupaten Tegal Masih Urutan ke-23 di Jateng

Akses jamban sehat di Kabupaten Tegal secara keseluruhan sudah mencapai 83,51 persen. Capaian ini berada di urutan ke-23 dari 35 kabupaten dan kota di Jawa Teng


Garansi Bebas Calo, Plt Bupati Wanti-wanti Penipuan Seleksi CPNS

Garansi Bebas Calo, Plt Bupati Wanti-wanti Penipuan Seleksi CPNS

Plt Bupati Tegal Umi Azizah menegaskan penerimaan CPNS yang kembali dibuka tahun ini bebas dari calo.


Tiap Tahun, 11 Ribu Pencari Kerja dari Kabupaten Tegal Beradu Nasib

Tiap Tahun, 11 Ribu Pencari Kerja dari Kabupaten Tegal Beradu Nasib

Peluang penyerapan tenaga kerja di Kabupaten Tegal terutama di sektor industri masih terbuka lebar. Setiap tahunnya jumlah pencari kerja mencapai 11.000 orang.



Maaf tidak bisa mengambil data, ada masalah dengan server kami!