Lokal
Share this on:

Kesandung Korupsi, ASN Tak Akan Diadvokasi

  • Kesandung Korupsi, ASN Tak Akan Diadvokasi
  • Kesandung Korupsi, ASN Tak Akan Diadvokasi

BREBES - Sekertaris Daerah (Sekda) Brebes Emastoni Ezam mengaku tidak memberikan bantuan hukum bagi ASN yang tersandung kasus tindak pidana korupsi (tipikor). Pernyataan tersebut sedikit berbeda dengan pernyataan bupati beberapa waktu lalu.

“Tidak ada pendampingan hukum bagi (ASN) yang kena tipikor,” tegasnya, kemarin.

Meski begitu, pihaknya tetap memberikan pendampingan hukum yang sesuai di Bagian Hukum Setda Brebes. "Jadi Bagian Hukum hanya mendampingi pada proses penyelidikan. Namun, kami tidak akan memberikan bantuan hukum pada ASN yang tersandung tindak pidana korupsi," katanya.

Sebagai orang nomor satu di lingkungan ASN Brebes, dia mengimbau kepada seluruh ASN untuk dapat bekerja sesuai dengan aturan yang ada. Salah satunya menggunakan kewenangan dan anggaran sesuai dengan tupoksinya.

"Semoga ke depan tidak ada lagi ASN yang tersandung masalah hukum," ujar Sekda.

Kendati sempat menjanjikan advokasi hukum bagi apataur pemerintah, imbauan senada juga ditegaskan Bupati Brebes Idza Priyanti yang mengingatkan kepada seluruh aparatur pemerintah di Pemkab Brebes untuk bekerja sesuai dengan perundang-undangan yang ada. Salah satunya menggunakan anggaran yang ada sesuai dengan tupoksinya.

"Saya ingatkan kepada aparatur pemerintahan mulai dari desa hingga pejabat di Pemkab Brebes untuk bisa menggunakan anggaran sesuai dengan perundnag-undangan yang ada," ungkapnya saat dikonfirmasi setelah menerima Taruna IPDN magang di Brebes, kemarin.

Selain penggunaan anggaran yang sesuai dengan perundang-undangan, dia juga meminta kepada seluruh aparatur pemerintah untuk bekerja lebih profesional lagi. Dengan begitu, keinginan masyarakat dalam mendapatkan pelayanan yang maksimal bisa berjalan dengan baik.

"Saya ingatkan lagi kepada aparatur pemerintah unutk dapat bekerja sesuai dengan tupoksinya masing-masing. Jangan sampai ada yang bertindak melawan hukum," katanya.

Permintaan bupati tersebut tidak terlepas adanya beberapa aparatur desa yang tersandung kasus dugaan korupsi. Diantaranya, Kades Cipelem, Kecamatan Bulakamba tersandung dugaan kasus korupsi penggunaan Dana Desa (DD) 2016 dan Sekdes Wanatawang, Kecamatan Songgom yang tersandung kasus korupsi penyalahgunaan tanah bengkok desa. (ded/ism/zul)

Berita Sebelumnya

Berita Berikutnya


Berita Sejenis

Ingat, Alun-alun Tegal Tak Boleh untuk Berjualan

Ingat, Alun-alun Tegal Tak Boleh untuk Berjualan

Pemkot Tegal berencana akan melakukan sterilisasi kawasan Alun-alun Tegal di depan Balai Kota dari pedagang kali lima (PKL) yang beraktifitas diatasnya.


Lahir Tanggal 17 Agustus? Anda Bisa Buat SIM Gratis

Lahir Tanggal 17 Agustus? Anda Bisa Buat SIM Gratis

Polres Tegal akan menggelar serangkaian acara untuk memeriahkan HUT Kemerdekaan RI ke-73.


Pengurusan SIPI Sulit, PAD Hasil Lelang Diprediksi Tak Sesuai Target

Pengurusan SIPI Sulit, PAD Hasil Lelang Diprediksi Tak Sesuai Target

Pendapatan asli daerah (PAD) hasil lelang ikan di tiga TPI diprediksi tidak sesuai target. Bahkan, jumlahnya cenderung mengalami penurunan.


Beraksi Tak Sampai 5 Menit, Komplotan Begal Bobol 21 Minimarket

Beraksi Tak Sampai 5 Menit, Komplotan Begal Bobol 21 Minimarket

Satuan Reserse Kriminal Polres Tegal berhasil membekuk komplotan pembobol minimarket‎ yang beroperasi lintas kota. Mereka sudah beraksi di 21 lokasi.


KPU Persilakan Warga Laporkan 546 Caleg jika Ada yang Tak Beres

KPU Persilakan Warga Laporkan 546 Caleg jika Ada yang Tak Beres

Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Tegal sudah menetapkan dan mengumumkan 546 Daftar Caleg Sementara (DCS) dalam pileg 2019.


Stang Stir Patah, Truk Gandeng Nylonong Masuk Rumah

Stang Stir Patah, Truk Gandeng Nylonong Masuk Rumah

Truk gandeng yang baru bongkar muatan tak terkendali dan nylonong masuk ke rumah salah seorang warga di Jalur Pantura tepatnya Jl Martoloyo Kota Tegal.


Setelah Dilantik, Umi-Ardie Akan Evaluasi 22 Aplikasi Pelayanan

Setelah Dilantik, Umi-Ardie Akan Evaluasi 22 Aplikasi Pelayanan

Bupati Tegal terpilih Umi Azizah akan mengevaluasi semua aplikasi pelayanan berbasis Teknologi Informasi (TI) yang dimiliki Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tegal.


Dibohongi karena Sertifikat Tak Jadi-jadi, Warga Kepung Balaidesa

Dibohongi karena Sertifikat Tak Jadi-jadi, Warga Kepung Balaidesa

Sekitar 70-an warga Desa Serang Kecamatan Petarukan Kabupaten Pemalang mendatangi Balaidesa Serang, Jumat (18/8).


Blanko SIM di Polres Pemalang Kosong

Blanko SIM di Polres Pemalang Kosong

Bagi warga pemohon Surat Izin Pengemudi (SIM) yang akan melakukan permohonan pembuatan atau perpanjangan SIM harap sedikit bersabar.


Satu Anggota Panwascam Tegal Barat Mundur

Satu Anggota Panwascam Tegal Barat Mundur

Seorang anggota Panwascam Tegal Barat mengundurkan diri dari jabatannya. Alasannya, karena dia merasa tak bisa bekerja penuh waktu.



Maaf tidak bisa mengambil data, ada masalah dengan server kami!