• Home
  • Berita Lokal
  • Ketahuan Berduaan di Kamar Kos, Dua Pasangan ABG Diangkut Polisi

Lokal
Share this on:

Ketahuan Berduaan di Kamar Kos, Dua Pasangan ABG Diangkut Polisi

  • Ketahuan Berduaan di Kamar Kos, Dua Pasangan ABG Diangkut Polisi
  • Ketahuan Berduaan di Kamar Kos, Dua Pasangan ABG Diangkut Polisi

DIPERIKSA - Petugas Unit Narkoba Bripka Aziz saat memeriksa dan melakukan tes urine pada dua pasangan ABG, kemarin. (agus wibowo/radar tegal)

TEGAL - Operasi Cipta Kondisi yang digelar Polres Tegal Kota bergasil mengamankan dua pasangan anak baru gede (ABG), Minggu (9/9) pagi. Empat ABG yang bukan suami istri itu, terpaksa digelandang petugas, karena diketahui sedang berduaan di dalam kamar kos.

Kepala Bagian Operasi Polres Tegal Kota Kompol Mandala MH menuturkan pihaknya terus melakukan operasi dengan sasaran tempat kos, karena banyak menerima pengaduan dari masyarakat. Karenanya, hari Minggu pun, personelnya tetap melakukan pemeriksaan ke sejumlah kos.

''Untuk sasaran kali ini, kami mendatangi kos-kosan wilayah Tegal Barat. Petugas menyisir sejumlah tempat kos yang dicurigai, kerap digunakan sebagai tempat berkumpul pasangan bukan suami-istri, termasuk di antaranya menyalahgunakan kos-kosan untuk pesta miras maupun narkoba,'' tegasnya.

Operasi yang digelar mulai pukul 08.00 WIB itu, menemukan pasangan yang baru saja bangun tidur. Mereka kaget saat personelnya melakukan pengecekan. Di antaranya KY (21), warga Teluk Jambi Wetan, Karawang dan pasangan perempuannya AN (18), warga Kecamatan Pangkah Kabupaten Tegal.

''Sedangkan satu pasangan lainnya, yakni SW (23), warga Desa Kalisapu Kecamatan Slawi bersama JC (20), yang beralamat di Desa Kagok Kecamatan Slawi Kabupaten Tegal,'' bebernya.

Lantaran pasangan itu tidak bisa menunjukan bukti nikah, dan mereka juga mengakui hanya kumpul kebo, maka keempat orang itu dibawa ke Mapolres Tegal Kota untuk dilakukan pendataan sekaligus pembinaan.

Sementara Kepala Satuan Narkoba AKP Suharta menambahkan, dua pasangan ini langsung tes urine. Namun, hasilnya negatif.

''Selain melakukan pembinaan, dua pasang bukan suami istri itu juga bakal mendatangkan pihak keluarganya untuk menjemput. Selain itu mengingatkan untuk tidak mengulangi lagi perbuatannya,'' pungkasnya. (gus/ela/zul)

Berita Sebelumnya

Berita Berikutnya


Berita Sejenis

Laka Maut di Flyover Kretek, Dua Pemotor Tewas Mengenaskan

Laka Maut di Flyover Kretek, Dua Pemotor Tewas Mengenaskan

Kecelakaan maut kembali terjadi di ruas flyover Kretek Bumiayu Kabupaten Brebes, Rabu (12/12) sore, sekitar pukul 17.50 WIB.


Tolak Pembongkaran, Perempuan Berhijab Hadang Alat Berat Petugas

Tolak Pembongkaran, Perempuan Berhijab Hadang Alat Berat Petugas

Warga di sepanjang Jalur Pantura Desa Grinting Kecamatan Bulakamba Kabupaten Brebes terlibat cekcok dengan polisi, yang mengawal proses pembongkaran jembatan.


Diduga Kelebihan Muatan, Sopir Truk Maut Ditetapkan Jadi Tersangka

Diduga Kelebihan Muatan, Sopir Truk Maut Ditetapkan Jadi Tersangka

Polisi akhirnya menetapkan Wasroni (35), sopir truk maut yang menewaskan lima orang di Bumiayu, Senin (10/12) kemarin.


Kasihan, Bayi 40 Hari Tak Punya Anus

Kasihan, Bayi 40 Hari Tak Punya Anus

Malang nian nasib bayi pasangan Resi Oktaviana (21) dan Manis (25), warga Desa Wlahar Kecamatan Larangan Kabupaten Brebes ini.


AKBP Siti Rondhijah Siap Tuntaskan Sejumlah PR Polisi

AKBP Siti Rondhijah Siap Tuntaskan Sejumlah PR Polisi

Tampuk pimpinan Polres Tegal Kota resmi berpindah dari AKBP Jon Wesly Arianto kepada AKPB Siti Rondhijah.


Polisi Tunggu Visum Penyebab Kematian Pedagang Pasar Krandon

Polisi Tunggu Visum Penyebab Kematian Pedagang Pasar Krandon

Hingga saat ini jajaran Kepolisian masih berupaya mengungkap kematian Evy Trianto (35) pedagang yang ditemukan tewas di dalam kiosnya.


Pimen Kiye, Sembilan Ibu Hamil di Kabupaten Tegal Positif HIV/AIDS

Pimen Kiye, Sembilan Ibu Hamil di Kabupaten Tegal Positif HIV/AIDS

Jumlah penderita HIV/AIDS di Kabupaten Tegal terus bertambah dalam dua tahun terakhir.


Hendak Jual 20 Ton Pupuk Bersubsidi, Pengecer Perempuan Digerebek Polisi

Hendak Jual 20 Ton Pupuk Bersubsidi, Pengecer Perempuan Digerebek Polisi

20 ton pupuk bersubsidi yang hendak dijual ke Kendal dengan harga di atas harga eceran tertinggi (HET) diamankan Tim Resmob Satreskrim Polres Tegal.


Dua Laki-laki dan Seorang Perempuan Pembobol ATM Disergap di Jalur Pantura

Dua Laki-laki dan Seorang Perempuan Pembobol ATM Disergap di Jalur Pantura

Sebanyak tiga orang yang diduga kawanan sindikat pembobol anjungan tunai mandiri (ATM) ditangkap polisi, Rabu (5/12).


Hendak Mandi, ABG Meninggal Tersengat Listrik

Hendak Mandi, ABG Meninggal Tersengat Listrik

Nasib naas menimpa Angela Aura Adelia (17), warga Jl. Sawo Gang Nangka Kelurahan Kraton Kota Tegal.



Maaf tidak bisa mengambil data, ada masalah dengan server kami!