• Home
  • Berita Lokal
  • Komisi III : Pemkab Tegal Jangan Ulangi Kesalahan Ketiga Kalinya

Lokal
Share this on:

Komisi III : Pemkab Tegal Jangan Ulangi Kesalahan Ketiga Kalinya

  • Komisi III : Pemkab Tegal Jangan Ulangi Kesalahan Ketiga Kalinya
  • Komisi III : Pemkab Tegal Jangan Ulangi Kesalahan Ketiga Kalinya

BELUM DIKERJAKAN - Kondisi Pasar Margasari saat ini pasca pengumuman pemenang lelang belum juga dikerjakan oleh rekanan. (iman teguh s./radartegal.com)

SLAWI - Ketua Komisi III mengingatkan Pemkab Tegal untuk tidak mengulangi kesalahan dalam pembangunan pasar tradisional. Terutama soal waktu pengerjaan proyek dan mutu pekerjaan yang digarap oleh rekanan pemenang tender.

Ketua Komisi III Bambang Ramdhon Irawan, Kamis (11/7) mengatakan, kasus pembangunan Pasar Lebaksiu dan Bojong yang hingga kini masih mensisakan masalah bisa dijadikan pelajaran. Karena sebentar lagi, pembangunan Pasar Margasari akan dikerjakan oleh rekanan pemenang tender.

"Komisi III memberi warning pada bupati agar kasus Pasar Lebaksiu dan Bojong tidak terulang. Apalagi Pasar Margasari akan digarap oleh orang yang sama, meski beda bendera," katanya.

Komisi III akan mengawal, tambah Irawan, pembangunan Pasar Margasari agar tidak seperti Pasar Lebaksiu dan Bojong. Dimana para pedagang justeru mengeluh soal sarana prasarana dan mutu bangunan itu sendiri. Mengingat anggaran untuk pembangunan Pasar Margasari nilainya cukup fantastis, Rp 24,35 miliar.

"Jangan sampai ada anggaran tidak terserap karena rekanan tidak bisa menyelesaikan pembangunan. Kita belajar dari Pasar Bojong dan Lebaksiu, pedagang yang dirugikan. Bangunan baru tapi kalau hujan bocor sehingga pedagang merugi," tambahnya.

Pada dinas yang bertanggungjawab, lanjut Irawan, segera meminta rekanan untuk memulai pekerjaan. Mengingat rekanan hanya punya waktu lima bulan lebih.

"Pemenang lelang jangan beralasan waktu pengerjaan sangat mepet, sehingga mutu bangunan kurang diperhatikan. Karena ini adalah tanggung jawab dinas. Kalau sampai tiga kali pembangunan pasar tradisional dikeluhkan oleh para pedagang, Komisi III akan meminta pada pimpinan membuat pansus. " tandas dia. (guh/ima)

Berita Sebelumnya

Berita Berikutnya


Berita Sejenis

Mahasiswa Tegal Turun ke Jalan Tolak UU KPK

Mahasiswa Tegal Turun ke Jalan Tolak UU KPK

Massa Aliansi Mahasiswa Pancasakti menggeruduk DPRD Kota Tegal Jumat (20/9).


Korban Ambulans Maut Bertambah Jadi Lima Orang

Korban Ambulans Maut Bertambah Jadi Lima Orang

Korban tewas akibat kecelakaan maut di Tol Pejagan-Pemalang, tepatnya di Desa Kendayakan Kecamatan Warureja Kabupaten Tegal, Kamis (19/9) sore, bertambah.


Polisi Bentuk Tim Atasi Kebakaran Lereng Gunung Slamet

Polisi Bentuk Tim Atasi Kebakaran Lereng Gunung Slamet

Untuk mengatasi kebakaran 18 hektare hutan lindung yang berada di Petak 48 dan 16, Polres Tegal membentuk tim penanggulangan.


Alat Kelengkapan Dewan Dibagi Rata dengan Partai Koalisi

Alat Kelengkapan Dewan Dibagi Rata dengan Partai Koalisi

Pertemuan ketua partai peroleh kursi di DPRD Kabupaten Tegal telah sepakat untuk berkoalisi.


Partai Peroleh Kursi DPRD Sepakat Bentuk Koalisi Bersama

Partai Peroleh Kursi DPRD Sepakat Bentuk Koalisi Bersama

Seluruh partai politik peroleh kursi di DPRD Kabupaten Tegal sepakat membentuk koalisi. Langkah itu dilakukan agar roda pemerintahan dapat berjalan dengan baik.


Dosen dan Mahasiswa di Tegal Tolak UU KPK yang Baru

Dosen dan Mahasiswa di Tegal Tolak UU KPK yang Baru

Puluhan mahasiswa dan civitas akademika dari salah satu universitas ternama di Kota Tegal menggelar aksi penolakan disyahkannya Undang-undang (UU) KPK yang baru


Panitia Pilkades Gumayun Diduga Teledor

Panitia Pilkades Gumayun Diduga Teledor

Riak kecil mulai mengemuka di tahapan Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) serentak gelombang ketiga yang akan digelar 20 November 2019.


Kekeringan di Pantura Semakin Parah

Kekeringan di Pantura Semakin Parah

Kekeringan di wilayah Pantura Kabupaten Tegal semakin parah. Sumur warga sudah banyak yang mengering. Lahan pertanian juga mengalami hal serupa.


247 Pejabat Dilantik, Bupati Minta Laporkan Bila Ada Oknum

247 Pejabat Dilantik, Bupati Minta Laporkan Bila Ada Oknum

Sebanyak 247 pejabat struktural dan fungsional di lingkungan Pemkab Pemalang baru saja dilantik dan diambil sumpahnya, Rabu (18/9) di pendapa kabupaten.


Emak-emak yang Mobilnya Tertabrak Kereta di Tirus Mengaku Salah dan Minta Maaf

Emak-emak yang Mobilnya Tertabrak Kereta di Tirus Mengaku Salah dan Minta Maaf

Dyah Widyastuti (56), emak-emak pengemudi yang mobilnya terperosok lalu tertabrak Kereta Api Argo Cirebon di Perlintasan Tirus Kota Tegal, Jumat (13/9) lalu



Maaf tidak bisa mengambil data, ada masalah dengan server kami!