• Home
  • Berita Lokal
  • Komisi III Warning Pemkab Tegal Soal Pembelian Lahan TPA di Cenggini

Lokal
Share this on:

Komisi III Warning Pemkab Tegal Soal Pembelian Lahan TPA di Cenggini

  • Komisi III Warning Pemkab Tegal Soal Pembelian Lahan TPA di Cenggini
  • Komisi III Warning Pemkab Tegal Soal Pembelian Lahan TPA di Cenggini

SIDAK - Komisi III DPRD Kabupaten Tegal melakukan inspeksi mendadak ke TPA Desa Penujah, Kecamatan Kedungbanteng.

SLAWI - Rencana pembelian lahan untuk Tempat Pembuangan Akhir (TPA) di Desa Cenggini, Kecamatan Balapulang ditentang Komisi III. Dewan menilai, pembelian lahan di sana hanya menghambur-hamburkan anggaran saja.

Sekretaris Komisi III M. Khuzaeni, Kamis (10/10) mengatakan, sebaiknya rencana Pemkab Tegal membeli lahan untuk TPA di Desa Cenggini dibatalkan saja.

Karena Komisi III tidak akan setuju jika membeli tanah di sana untuk Tempat Pembuangan Akhir (TPA). Pemkab Tegal harus mengkaji ulang.

"Pembelian tanah untuk TPA di Desa Cenggini perlu dikaji ulang. Pemkab Tegal harus memikirkan banyak hal, sebelum melangkah lebih jauh lagi," katanya.

Saat sidak ke TPA Penujah, tambah M. Khuzaeni, Komisi III langsung dipimpin oleh Ketua Komisi Munif.

Pemkab Tegal melalui DLH, rencananya akan membeli tanah untuk TPA di Desa Cenggini pada tahun 2020 untuk perluasan lahan TPA. Komisi III menyarankan untuk membeli tanah di sekitar TPA Penujah.¬

"Lebih baik rencana pembelian lahan dialihkan ke Desa Penujah. Informasinya, pemilik lahan di TPA Penujah juga siap melepaskan tanahnya, asal harganya sesuai. Apabila Pemkab Tegal tidak mengindahkan saran ini, maka akan ada anggaran yang digelontorkan secara cuma-cuma," tambahnya.

Sebab pembangunan TPA, lanjut M. Khuzaeni, tentu membutuhkan biaya yang besar. Selain untuk membangun dermaga, TPA baru juga harus difasilitasi kantor, bak licit, alat-alat berat, serta beberapa sarana lainnya. Dan paling penting, melakukan

sosialisasi ke warga di lingkungan sekitar Desa Cenggini. Dirinya mendapat kabar, warga di Desa Cenggini tidak setuju dengan adanya pembangunan TPA di sana. Jika Pemkab Tegal ada anggaran Rp2 miliar, maka di Penujah bisa mendapatkan tanah seluas 4 hektare. Itu sudah berdasarkan harga apreasure. Sebaliknya, jika dipaksakan pembangunan TPA di Desa Cenggini, dipastikan membutuhkan dana hingga puluhan miliar. (guh/ima)

Berita Sebelumnya

Berita Berikutnya


Berita Sejenis

Tujuh Hektare Lahan Disiapkan untuk Pelabuhan

Tujuh Hektare Lahan Disiapkan untuk Pelabuhan

Pemerintah Kabupaten Pemalang terus mengupayakan pembangunan pelabuhan pengumpan lokal atau niaga.


Miris, 317 Warga Kota Tegal Positif HIV/AIDS

Miris, 317 Warga Kota Tegal Positif HIV/AIDS

Dinas Kesehatan Kota Tegal mencatat 317 warga Kota Tegal dinyatakan positif mengidap HIV/AIDS sejak 2008 hingga 31 Oktober 2019.


Dipergoki Bolos, 10 Pelajar Digelandang Pol PP

Dipergoki Bolos, 10 Pelajar Digelandang Pol PP

Sedikitnya 10 pelajar SMK swasta digelandang petugas Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kabupaten Tegal, Kamis (14/11).


Numpang Nginap, Pasutri Tinggalkan Bayinya di Tegal

Numpang Nginap, Pasutri Tinggalkan Bayinya di Tegal

Pasangan suami istri (pasutri) tega meninggalkan bayinya di rumah salah seorang warga Desa Kesuben Kecamatan Lebaksiu Kabupaten Tegal, Kamis (14/11) siang.


 Guru SMK Islamiyah Ikut Uji Teknis Asesor

Guru SMK Islamiyah Ikut Uji Teknis Asesor

Sejumlah guru SMK Islamiyah Adiwerna, Kabupaten Tegal mengikuti uji teknis asesor.


Kekeringan Meluas, PMI Droping 814 Ribu Liter Air ke 39 Desa

Kekeringan Meluas, PMI Droping 814 Ribu Liter Air ke 39 Desa

Mundurnya musim penghujan membuat sejumlah wilayah di Kabupaten Tegal mengalami kekeringan.


Bawaslu MoU dengan IBN

Bawaslu MoU dengan IBN

Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kabupaten Tegal melakukan Memorandum of Understanding (MoU) dengan Institut Agama Islam Bakti Negara (IBN) Tegal, Rabu (13/11).


Ada Rambu Searah, Pengguna Jalan Kebingungan saat Car Free Day

Ada Rambu Searah, Pengguna Jalan Kebingungan saat Car Free Day

Sejumlah pengguna jalan yang akan melintas ke Jalan Pangeran Diponegoro Kota Tegal mempertanyakan pemberlakuan rekayasa lalu lintas satu arah di Simpang Empat T


Rumah Paten Tarub Sementara Nginduk ke Kecamatan Pangkah

Rumah Paten Tarub Sementara Nginduk ke Kecamatan Pangkah

Kebakaran Kantor Kecamatan Tarub langsung disikapi dengan cepat Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Kabupaten Tegal.


Kantor Kecamatan Tarub Ludes Dilalap Api

Kantor Kecamatan Tarub Ludes Dilalap Api

Kantor Kecamatan Tarub, Kabupaten Tegal ludes terbakar, Rabu (13/11). Kebakaran diduga karena korsleting listrik.



Maaf tidak bisa mengambil data, ada masalah dengan server kami!